Connect with us

Tulang Bawang Barat

MTQ Ke 47 Di Tubaba, Nanang Semangati Kafilah Lamsel

Published

on

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt). Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto, beri semangat Kafilah Lamsel yang akan mengikuti MTQ ke- 47 Tingkat Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Rombongan tiba sekitar pukul 16.00 WIB di pemondokan Kafilah Lamsel di Desa Tirta Makmur Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Sabtu, (27/04/19).

Nanang Ermanto menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan kafilah Lampung Selatan yang berjumlah 50 (lima puluh) orang.

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Winarni Nanang Ermanto, Staf Ahli Bidang Ekobang, Syahlani, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, Kepala Dinas Pendidikan, Thomas Americo, serta Kabag BMS, M. Kholil, Plt. Bupati Lamsel tersebut menekankan kepada para Kafilah untuk menjaga kesehatan, menjaga etika dan menjaga nama baik Lampung Selatan.

“Jaga nama baik Lampung Selatan, kalian hadir disini untuk mengharumkan nama Lampung Selatan,”kata Nanang.

“Jangan takut, jangan minder dengan peserta lain, termasuk dengan peserta tuan rumah. Yakinkan bahwa diri kalian mampu untuk menjadi juara. Saya bangga khafilah kita memang anak-anak kita yang berasal dari Lampung Selatan, bukan nyewa dari daerah lain,”ungkap Nanang.

“Adik-adik adalah duta yang akan membawa nama baik Kabupaten Lampung Selatan, tunjukan bahwa Lampung Selatan “bisa”, imbuh Nanang.

Gelaran MTQ Ke-47 Tingkat Provinsi Lampung kali ini, dilaksanakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat, dari tanggal 27 April sampai 3 Mei 2019 yang di ikuti 14 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (Arya)

 2,424 total views,  5 views today

Bandar Lampung

Hasil Kesepakatan Bersama, Tahun Ini Salat Ied Berjamaah di Masjid dan di Lapangan Ditiadakan

Published

on

By

Keterangan Foto : Gambar Merupakan Ilustrasi Salat Ied Yang Diambil Dari Google

Hanuang.com – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.

Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.

Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).

Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan.

Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (*)

 10,069 total views,  68 views today

Continue Reading

Tulang Bawang Barat

Dandim Lamsel Ikuti Trail Adventure di Tubaba

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol INF Enrico, Setyo Nugroho, S. sos, M.tr (Han), bersama komunitas trail Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), mengikuti kegiatan adventure trail yang digelar diwilayah setempat, Sabtu (10/10/20).

Peserta adventure trail dalam aksinya dihadapkan pada medan yang cukup ekstrim, dengan melewati jalur perbukitan, sungai, yang licin dan cukup sulit untuk dilalui.

sekitar 5 jam lebih para peserta berkendara trail, dan tak sedikit peserta yang mengalami hambatan di beberapa titik rute dijalan, dan membutuhkan pertolongan dari pihak panitia penyelenggara yang telah disiapkan.

“Saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan adventure trail di Tubaba ini, karena selain harus melewati medan yang cukup ekstrim, namun juga kerjasama peserta tim sangat dibutuhkan, terlebih saat kendaraan tidak lagi mampu melewati medan becek dan berair, disini dibutuhkan kerjasama yang kuat, itulah seninya ngetrail” ujarnya. (*)

 974 total views,  5 views today

Continue Reading

Tulang Bawang Barat

MTQ Ke 47, Dekranasda Lamsel Kembali Tampilkan Kain Inuh & Tukkus Lampung

Published

on

By

Hanuang.com – Beragam kerajinan kreasi pengrajin lokal dari Kabupaten Lampung Selatan kembali tampil dalam pameran produk unggulan pada gelaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 47 tingkat Provinsi Lampung, di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Keikutsertaan Kabupaten Lampung Selatan melalui Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) dalam pameran pada MTQ ke 47 ini, menjadi upaya memperkenalkan produk kerajinan kabupaten berjuluk Khagom Mufakat di event yang diikuti kabupaten/kota se-Provinsi Lampung tersebut.

Pantauan tim ini, pameran yang digelar di Taman Kuliner Keagungan Ratu, Kabupaten Tubabar dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Hasiah Bachtiar Basri ditandai dengan alunan suara angklung dan didampingi Ketua Dekranasda kabupaten/kota yang turut hadir.

Berbagai produk lokal yang dipamerkan dalam stand Dekranasda Lampung Selatan seperti kain tapis, kain tenun Inuh, tukkus, topi dengan motif tapia, gerabahan, kopi Krakatoa dan makanan hasil olahan ikan yang merupakan ciri khas Lampung Selatan menjadi daya tarik tersendiri pengunjung yang hadir.

Bahkan, tukkus yang di produksi oleh CV Khaja Muda Kalianda, telah terjual sebanyak lima buah sebelum acara dibuka secara resmi. Selain itu, ada juga topi motif tapis dan kopi Krakatoa yang ikut dibeli pengunjung.

“Produk yang kami pamerkan ini, murni hasil kreasi pengrajin dan pelaku usaha kecil mikro menengah di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Ketua Bidang Pameran dan Kerjasama Dekranasda Lampung Selatan Noviar Akmal ditemui tim ini di lokasi pameran.

Sementara, Ketua Dekranasda Lampung Selatan, Winarni mengatakan, produk unggulan yang ditampilkan dalam pameran tersebut adalah kain tenun Inuh, yang diproduksi para pengrajin lokal di kantor Dekranasda Lampung Selatan.

“Selain kain tenun Inuh yang memang ciri khas Lampung Selatan, kita juga punya tukkus, yaitu tutup kepala yang dulu biasa digunakan Pahlawan Nasional Radin Inten II sewaktu berperang mengusir penjajah dari tanah Lampung,” ujar Winarni.

Sebelumnya, Dekranasda Lampung Selatan juga telah mengikuti pameran bergengsi pada Inacraft 2019 di Jakarta, dan pada pameran di Lampung Fair di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. (Arya)

 4,143 total views,  5 views today

Continue Reading

Trending Topic