Connect with us

Kriminalitas

Mitsubishi L300 Milik Warga Sidomulyo, Raib Digondol Maling

Published

on

Hanuang.com – Kendaraan Roda Empat jenis Mitsubishi L300 dengan Nomor Polisi BE 9000 DL, milik warga Sidomulyo, rain digondol maling, Minggu, (21/07/19).

Adapun pemilik kendaraan yakni, Rudi Napitupulu (46) warga Perumnas Mustika Raya I, Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Menurut Informasi, Korban bersama isteri sepulang dari pasar sayur Pasir Gintung Bandar Lampung. sekira pukul 02.55 WIB, Seperti biasa Mobil yang penuh dengan muatan berupa sayuran, diparkir di halaman rumah. Untuk beristirahat sebelum membawa dagangan ke pasar tradisional di wilayah Kecamatan Candipuro.

“Biasanya habis subuh saya bawa barang dagangan ke pasar, jadi sampai rumah ingin istirahat sebentar, namun dalam hitungan menit, saat saya keluar lagi Mobil sudah tidak ada. saya langsung lapor ke Mapolsek Sidomulyo” ungkapnya.

“Sempat terdengar suara mobil, tapi tidak sadar kalau itu mobil saya” jelasnya.

Setelah melaporkan kejadian yang dialami, korban bersama keluarganya lakukan pengejeran ke arah Kecamatan Way Panji, tapi tidak membuahkan hasil.

“Kami sempat lakukan pengejaran tapi tidak membawa hasil,” ujarnya.

Ditengah perjalanan dalam pencarian, korban di hubungi anggota Polsek Sidomulyo, jika kendaraan miliknya sudah keluar dari pintu tol Lematang, namun upaya pencegatan tidak berhasil, karena pencuri sudah keluar setelah laporan masuk.

“Ternyata pencuri kabur ke arah Kotadalam dan masuk Tol Sidomulyo, di Desa Sukamarga,” bebernya.

Sementara itu Kepala Unit Reskrim Polsek Sidomulyo, Aipda Suparno mengatakan kasus tersebut dalam penyelidikan kepolisian.

“Masih dalam penyelidikan, setelah mendapat laporan  kami langsung melakukan pengejaran hingga subuh,” kata dia saat dihubungi melalui pesan WhatsAppnya. (Arya/Sugeng)

 8,396 total views,  3 views today

Kriminalitas

Gelapkan Uang Setoran Hampir Setengah Milyar, Karyawan Indomaret Dicomot Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – PT. Indomarco Adi Prima yang berada di Jalan Lintas Sumatera Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) mengalami kebobolan uang setoran senilai ratusan juta.

Berdasarkan release yang disampaikan ke media, uang setoran tersebut diduga digondol salah seorang karyawan perusahaan, yakni Haryadi (24) warga Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Pemuda berkulit sawo matang ini merupakan sales marketing di PT. Indomarco Adi Prima. Ia melakukan penggelapan uang perusahaan tersebut pada Kamis (3/1/2020) lalu.

Kasat Reskrim Iptu Edy Yulianto mengungkapkan, pelaku melakukan penggelapan uang perusahaan dengan cara menggunakan faktur fiktif.

“Setelah barang dikirim oleh driver, pelaku menyuruh untuk mengirimkan barang-barang sesuai orderan tersebut ke toko lain. Kemudian, barang milik Indomarco tersebut dijual secara tunai oleh pelaku. Terlebih, uang penjualan barang itu tidak di setorkan ke PT. Indomarco Adi Prima. Akibatnya, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp. 471.718.635,” Ungkap Iptu Edy Yulianto, Jum’at (15/1/2021).

Ia melanjutkan, atas kejadian tersebut pihak perusahaan kemudian melaporkan tindakan pelaku ke Polres Lamsel. Berdasarkan laporan tersebut, Unit Tipidter Sstreskrim Polres Lamsel langsung bertindak cepat.

“Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mendapat informasi bahwa pelaku berada di kediamannya, yaitu di Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

“Pada hari kamis tanggal 14 Januari 2021 sekira jam 00.30 Wib anggota Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Lamsel berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya,” Imbuh Kasat Reskrim.

Dikatakannya, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, tersangka dan beberapa alat bukti diamankan ke Mapolres Lamsel. Barang buktinya yaitu berupa copy data diri Haryadi serta pengangkatan kerja di PT. Indomarco, copy 151 faktur dari PT. Indomarco dan copy 16 Stock Loading and Delivery. (*)

 1,151 total views,  193 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Curi Iphone 6, Warga Way Apus Bakauheni Dibekuk Polisi

Published

on

By

Hanuang.com, PENENGAHAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Penengahan Lampung Selatan (Lamsel), berhasil menangkap satu orang buronan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat).

Tersangka Muhammad Azizi Akbar (22), berstatus pengangguran warga Dusun Way Apus, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lamsel.

Kapolsek Penengahan, AKP Hendra Saputra menerangkan, tersangka merupakan buronan yang telah melakukan tindak pidana curat sekira jam 05.00 WIB pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2020 lalu. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Siring Itik, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni.

“Pelaku masuk kerumah korban dengan cara merusak pintu lubang angin, lalu membuka pintu dan mengambil tiga barang berharga milik korban,” urai AKP Hendra, Minggu (10/1/2020).

AKP Hendra melanjutkan, Barang-barang yang diambil pelaku berupa, satu buah tas selempang warna hitam yang berisikan dua unit handphone yaitu merk Iphone 6 warna Silver, merk Xiaomi Redmi warna hitam, sebuah dompet warna cokelat berisi KTP atas nama korban, ATM BRI, ATM BCA, Kartu NPWP, satu buah jam tangan merk Matoa serta uang sekitar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah).

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah). Kemudian, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Penengahan.

“Sekira jam 01.00 WIB, hari Sabtu tanggal 9 Januari 2021. Pelaku berhasil ditangkap di Dusun Muara Piluk, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni,” imbuh AKP Hendra.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku melakukan curat bersama saudara David juga warga Desa Bakauheni yang kini berstatus DPO (daftar pencarian orang). Lalu, Pelaku dan barang bukti berupa satu unit handphone merk Iphone 6 warna Silver
dan satu unit handphone merk Xiaomi Redmi warna hitam dibawa ke Mapolsek Penengahan guna penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka dijerat pasal 363 KUH Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun,” pungkas AKP Hendra. (*)

 4,197 total views,  16 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Satreskrim Polres Lamsel Kembali Tangkap Pelaku Penganiayaan Anggota Polhut

Published

on

By

Hanuang.com – Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan (Lamsel), kembali menahan satu orang tersangka tindak pidana penganiayaan anggota Polisi Kehutanan (Polhut).

Pelaku berinisial AL adalah tersangka ketiga yang berhasil diamankan oleh Team Tekab 308 setelah dilakukan pemantauan terhadap yang bersangkutan.

Sebelumnya, AS dan SF telah ditahan terlebih dahulu yang merupakan dua dari lima orang pelaku yang terlibat dalam perkara penganiayaan yang terjadi pada tanggal 23 April 2020 lalu, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Gedungwani Register 35,Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, Lamsel.

Sedangkan, korban Sainudin (57) anggota Polhut Dinas Kehutanan Lamsel, warga Jl. Buni Nanti Gang Durian 23 LK 1, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Zaky Alkazar Nasution, Kasat Reskrim Iptu Edi Yuliyanto menerangkan, pelaku penganiayaan berjumlah lima orang dan kini tiga tersangka telah dilakukan penahanan.

“Sebelumnya, telah dilakukan penahanan terhadap dua orang pelaku AS dan SF. Kini, bertambah satu orang yakni AL, sehingga total tiga pelaku telah kita amankan,” ungkap Iptu Edi Yulianto kepada awak media, Sabtu (9/1/2020).

Iptu Edi Yulianto menambahkan, dua orang pelaku lainnya yakni IS dan DN berstatus DPO (daftar pencarian orang).

“Para tersangka dijerat pasal 170 jo 351 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” pungkas Iptu Edi Yulianto. (*)

 3,908 total views,  16 views today

Continue Reading

Trending Topic