Connect with us

Lampung Selatan

Mendapatkan Nomor Urut 01, Nanang : “Alhamdulillah, Ini Mencerminkan Persatuan”

Published

on

Hanuang.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat pleno penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Rapat pleno tersebut dilaksanakan di Aula Pertemuan Kantor KPU setempat, Kamis (24/9/2020). Penetapan nomor urut yang hanya dihadiri satu pasangan calon bupati dan wakil bupati tersebut turut disaksikan ketua dan anggota Bawaslu Lampung Selatan.

Berbeda dari biasanya, dalam prosesi penetapan nomor urut kali ini tanpa dilakukan pengundian terlebih dahulu.

Ketua KPU Lampung Selatan, Ansurasta Razak langsung menetapkan nomor urut bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati H. Nanang Ermanto-Pandu Kusuma Dewangsa.

“Pasangan calon bupati dan wakil bupati H. Nanang Ermanto dan Pandu Kusuma Dewangsa nomor urut 1,” kata Ansurasta Razak dalam rapat pleno tersebut.

Pria yang akrab disapa Aan ini menjelaskan, sesuai dengan surat KPU RI Nomor 788, jika hanya terdapat satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, maka secara otomatis pasangan tersebut ditetapkan sebagai nomor urut 1.

“Dalam surat KPU RI itu disebutkan, apabila hanya ada satu pasangan calon dan pasangan lainnya masih dalam proses pemulihan Covid-19, ya otomatis pasangan yang sudah ditetapkan mendapat nomor 1,” terang Aan usai rapat pleno.

Sedangkan untuk pasangan bakal calon lainnya yakni Tony Eka Candra dan Antoni Imam, penetapannya baru akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2020. Tahapan bagi pasangan ini diundur, karena bakal calon wakil bupati Antoni Imam positif Covid-19 saat proses pendaftaran.

“Penetapan pasangan Tony Eka Candra dan Antoni Imam tanggal 1 Oktober. Untuk penetapan nomor urut tanggal 2 Oktober 2020,” tandasnya.

Diketahui, dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Lampung Selatan 2020 belum ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati oleh KPU Lampung Selatan.

Dua pasangan tersebut yakni Hipni-Melin Haryani yang diusung PAN, Gerindra, PKB dan Tony Eka Candra-Antoni Imam yang diusung Golkar, PKS, Demokrat

Sebelumnya, KPU Lampung Selatan telah menggelar rapat pleno tertutup penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan di Kantor KPU setempat, Rabu 23 September 2020.

Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Hipni-Melin Haryani gagal ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Lampung Selatan 2020.

Komisioner KPU Lampung Selatan Divisi Hukum Mislamudin mengatakan, pasangan calon bupati dan wakil bupati Hipni-Melin dinyatakan tidak memenuhi syarat pencalonan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2020 tentang perubahan keempat PKPU nomor 3 tahun 2020, tentang pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota.

Dia menjelaskan, dalam Pasal 4 ayat (2d) menyatakan bahwa, jangka waktu lima tahun selesai menjalani pidana penjara, sebagaimana yang dimaksud pada ayat 2 a terhitung sejak bakal calon yang bersangkutan, selesai menjalani pidana hingga saat pendaftaran.

“Untuk pasangan bakal calon wakil Melin Hariyani Wijaya, belum lima tahun selesai menjalani pidana setelah kasusnya tahun 2015 lalu. Jadi kami hanya menetapkan Nanang Ermanto dan Pandu Kusuma Dewangsa,” kata Mislamudin dikutip dari berbagai media.

Sementara itu, pasangan calon bupati dan wakil bupati H. Nanang Ermanto dan Pandu Kusuma Dewangsa yang diusung oleh PDI-P, Nasdem, Hanura, dan Perindo mengaku bersyukur mendapat nomor urut 1.

“Alhamdulillah kita bersyukur. Nomor 1 ini mencerminkan persatuan. Bagaimana dengan persatuan ini kita bangun Kabupaten Lampung Selatan kedepan lebih baik lagi,” ujar Nanang Ermanto usai mengikuti rapat pleno itu. (Aziz)

 1,075 total views,  4 views today

Lampung Selatan

Dihadiri Semua Paslon, KPU Lamsel Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2020

Published

on

By

Hanuang.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan menggelar deklarasi kampanye damai pemilihan bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Aula Pertemuan, Kantor KPU setempat, Senin siang (19/10/2020).

Deklarasi ini diikuti tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Lampung Selatan. Paslon Nomor Urut 1 (Nanang Ermanto-Pandu Kesuma Dewangsa), Paslon Nomor Urut 2 (Tony Eka Candra-Antoni Imam), dan Paslon Nomor Urut 3 (Hipni-Melin).

Hadir dalam acara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Selatan, Drs. H. Sulpakar, MM, beserta Kajari Hutamrin, Kapolres AKBP Zaky Akazar Nasution, Ketua DPRD Hendry Rosyadi serta perwakilan anggota Forkopimda lainnya dan Ketua Bawaslu Hendra Fauzi.

Ketua KPU Lampung Selatan, Ansurasta Razak mengatakan, masa kampanye Pilkada di Lampung Selatan telah dimulai sejak tanggal 26 September 2020 dan akan berlangsung hingga 5 Desember 2020 mendatang.

Pria yang akrab disapa Aan ini menambahkan, selama masa kampanye, peserta dapat melaksanakan metode kampanye sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku diiringi dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

“Kampanye dimaksud untuk menawarkan visi, misi, program dan citra diri peserta Pilkada. Kampanye juga sebagai upaya peserta untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih. Dan diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih di Lampung Selatan,” ujar Aan dalam sambutannya.

Dirinya pun berharap, para peserta Pilkada dapat melaksanakan kampanye yang damai, harmonis, demokratis, mengedukasi pemilih, tertib, dan tidak menyebarkan isu SARA, serta tidak melakukan politik uang.

“Peserta kampanye dapat memperkenalkan dan menyosialisasikan calon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan dengan cara-cara yang santun tanpa saling menghina dan menghujat satu sama lain,” imbuhnya.

Dia meyakini ketiga paslon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan, memiliki komitmen untuk Pilkada Damai dan Pilkada Sehat di Kabupaten Lampung Selatan.

“Semua pihak yang terlibat dalam proses Pilkada tahun ini akan menjadi pelaku sejarah, peletak pijakan dan dasar dalam pelaksanaan Pilkada di masa pandemi. Mari kita letakkan sejarah gemilang untuk menjadi dasar kedepan dalam melaksanakan pemilihan atau Pemilu dimasa yang tidak biasa,” tuturnya.

Sementara, dalam kesempatan itu, Pjs Bupati Lampung Selatan, Sulpakar berharap, Deklarasi Kampanye Damai tersebut harus dapat menghasilkan kesepakatan antara semua pihak yang terlibat.

Terutama para calon bupati dan wakil bupati untuk berkomitmen menghasilkan Pilkada yang berintegritas dan berkualitas serta mematuhi peraturan penyelenggaraan Pilkada secara baik.

“Deklarasi ini merupakan komitmen bersama terutama bagi setiap pasangan calon, tim kampanye, dan partai pengusung untuk secara bersama menyukseskan Pilkada yang damai, aman dan sehat, tanpa isu SARA dan hoax,” kata Sulpakar saat menyampaikan sambutan.

Menurutnya, untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan tertib, harus ada dukungan dari berbagai pihak yang berkompeten. Yaitu penyelengara Pilkada (KPU), calon atau peserta Pilkada dan tim kampanye serta masyarakat sebagai pemilih.

“Ketiga elemen tersebut harus bersama-sama mematuhi ketentuan perundang-undangan dan berkomitmen untuk menyukseskan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang. Komitmen politik dari para pasangan calon dan tim kampanye dapat mewujudkan Pilkada di Kabupaten Lampung Selatan yang berintegritas dan berkualitas,” katanya.

Disamping itu, Sulpakar juga sangat berharap kepada semua pihak, baik Paslon, tim kampanye dan partai politik pengusung untuk tetap taat dan patuh pada peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Penyelenggara Pemilu dalam melaksanakan kampanye.

Jangan sampai kata dia, ada pelanggaran yang serius dalam melakukan kampanye nanti. Untuk itu, semua pihak harus menjadi contoh yang baik bagi seluruh masyarakat.

“Berikan edukasi yang positif kepada masyarakat. Sehingga mereka antusias dalam menyalurkan hak politiknya pada 9 Desember mendatang. Jangan sampai terjadi golput, apalagi dimasa Pandemi ini. Pasti ada kekhawatiran dan ketakutan akan penularan Covid-19 di tempat pencoblosan nanti,” tandasnya.

Sementara itu, dalam acara itu Ketua KPU Lampung Selatan menyerahkan secara simbolis alat peraga dan bahan kampanye (APK) kepada ketiga paslon.

KPU memfasilitasi pengadaan APK 10% dari jumlah Kepala Keluarga di Lampung Selatan. Nantinya APK tersebut dapat dipasang pada zona pemasangan APK yang telah disepakati bersama dan sesuai dengan aturan. (Aziz)

 3,439 total views,  741 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Danramil Kalianda Hadiri Prosesi Pemakaman Pratu Suhendar Anggota Batalyon 11 Kopassus Grup 1

Published

on

By

Hanuang.com, Lampung Selatan – Danramil 421-04/Kalianda, Mayor Arm Aris Khaerudin menghadiri acara prosesi pemakaman seorang anggota TNI yang bertugas di grup 2 Batalyon 11 Kopassus akibat sakit, saat mengikuti pelatihan spesifikasi Madya Demolisi Lanjutan Pusdikzi, di TPU Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Senin, (19/10/20).

Acara prosesi pemakaman Pratu Suhendra merupakan seorang anak dari pasangan Harun dan Rosilah dan dua orang saudara kandungnya.

Hadir pula dalam acara prosesi pemakaman mayor Czi. Babang Santos dari Pusdikzi, Kapten Czi. Saefudin dari Pusdikzi, Lettu Inf. Iwan S Pasi Intel group 1, Pasipers group 1, Dan unit Inteldim 0421/LS, serta beberapa orang anggota dari satuan Batalyon 11.

“Kami atas nama pribadi dan satuan kodim 0421/LS turut berduka cita, atas meninggalnya pratu Suhendar anggota Batalyon 11 dari group 1, mudah – mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman serta ketabahan, serta almarhum diterima disisi allah SWT diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahnya” ungkapnya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua perwira dan anggota dari kesatuan group 1 Kopasus dan dari Pusdikzi atas kedatangan diwilayah kodim 0421/LS, dan juga mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar almarhum, atas penerimaan kami semua, jadikan ini sebagai pembelajaran bagi kita semua” pungkasnya. (*)

 8,445 total views,  1,639 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Sedang Asyik Pesta Sabu, Warga Bakauheni Dicomot Polisi

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – JR (35) dan S (39), warga Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), terpaksa harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Penengahan.

Kedua pria ini, berhasil diringkus anggota Polsek Penengahan saat tengah pesta narkoba golongan I jenis sabu-sabu, di Dusun Kenyayan Desa Bakauheni, Minggu (18/10/2020) kemarin.

Kapolsek Penengahan AKP Hendra mengungkapkan, sebelumnya polisi telah menerima informasi dari masyarakat mengenai sebuah rumah yang kerap digunakan sebagai tempat pesta narkoba.

“Dari informasi itu, polisi kemudian kita seliduki, hingga akhirnya berhasil melakukan penggrebekan terhadap dua laki-laki yang sedang berpesta sabu-sabu,” Ungkap AKP Hendra, Senin (19/10/2020).

Polisi perawakan tinggi besar ini melanjutkan, saat dilmgrebek, petugas juga melakukan penggeledahan di tempat tersebut. Alhasil, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa peralatan menghisap shabu seperti bong, korek api dan Shabu bekas sisa pakai.

“Selain itu, polisi juga berhasil menemukan 5 paket narkoba jenis shabu yang di bungkus plastik bening di bawah kasur. Saat diintrogasi, kedua pelaku mengakui bahwa barang jenis shabu tersebut adalah milik kedua pelaku,” Lanjutnya.

Setelah itu, kedua pelaku dan barang bukti di bawa ke Mapolsek Penengahan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Untuk diketahui, dari penggrebekan tersebut anggota Polsek Penengahan berhasil mengamankan barang bukti sebagai berikut :

  • 5 klip plastik bening yang berisikan Kristal bening yang diduga narkotika golongan I Jenis shabu
  • 1 klip plastik bening yang berisikan kristal di duga Shabu sisa pakai
  • 1 perangkat alat hisap Shabu (Bong) dan 2 bua korek api gas serta 5 buah HP. (*)

 3,826 total views,  763 views today

Continue Reading

Trending Topic