Connect with us

Lampung Selatan

Masyarakatnya Terkena Banjir, Nanang Tinggalkan Rapat Umum Bersama Megawati

Published

on

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) reaksi cepat dan tanggap dalam merespon banjir yang terjadi dibeberapa wilayah Lamsel akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jum’at dini hari, Sabtu, (01/12/18).

Ada beberapa wilayah yang terdampak banjir akibat derasnya hujan yang turun sejak Jum’at dan Sabtu dini hari. Di beberapa wilayah Kecamatan Kalianda, Sidomulyo, Palas, Penengahan dan Katibung termasuk yang terdampak cukup parah.

Untuk wilayah kecamatan, para Camat secara intens terus melaporkan perkembangan wilayahnya yang terdampak banjir pada group Jejaring Sosial, WhatsApp resmi Pemkab Lamsel.

Sekdakab Lamsel, Fredy SM, sejak jum’at sudah meninjau Desa Rangai Tri Tunggal Kecamatan Katibung yang terdampak banjir cukup parah dan memerintahkan Dinas Sosial untuk segera membuat dapur umum.

“Segera buat dapur umum. Ketinggian air sepinggang orang dewasa, perabotan rumah tangga pasti terendam air, gak mungkin dapat memasak,” kata Fredy kepada Kadis Sosial, Dulkahar melalui sambungan via telepon selulernya.

Sementara itu, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, yang pada jum’at masih dinas luar di Jakarta, segera kembali ke Kalianda Lamsel begitu mendapatkan laporan banjir yang melanda wilayahnya.

“Sebenernya Sabtu ini, saya masih ada rapat di Jakarta. Padahal dalam rapat itu ada ibu Megawati (ketua PDI-P), ada Hasto (Sekretaris PDI-P), ada Cahyo Kumolo (Mendagri), tapi saya gak tenang karna warga saya sedang kena musibah” ungkapnya.

“Atas dasar itu, saya ijin untuk tidak mengikuti rapat lanjutan dan pamit menuju kalianda. Ya sudah, segera kembali ke Kalianda, urus rakyatmu” kata Nanang saat menirukan suara Hasto.

“Dan saya ucapkan terima kasih kepada OPD yang responsif dan tetap kompak dalam menangani permasalahan yang ada di wilayah kita. Meski ini hari libur (sabtu_red) Bapak/Ibu masih menyempatkan hadir untuk kita bersama-sama, berkoordinasi menangani persoalan banjir secara cepat,” puji Nanang.

Diantara beberapa wilayah, Desa Rangai Tri Tunggal Kecamatan Katibung yang terletak di sisi jalan Trans Sumatera, merupakan wilayah terdampak banjir paling parah. Selain menyebabkan kemacetan panjang, genangan air sejak jum’at dinihari (sekitar pukul 01 jum’at dini hari puncak banjir) setinggi pinggang orang dewasa masih menggenangi beberapa rumah warga hingga jum’at malam.

Bahkan air masih menggenangi beberapa rumah warga hingga sabtu. Sementara itu, di wilayah lainnya, kendati genangan air cukup tinggi, akan tetapi lebih cepat surut, berbeda dengan banjir yang terjadi di Desa Rangai Tri Tunggal.

Dengan pertimbangan tersebut, Pemkab Lamsel, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan tenda darurat di Desa Rangai Tri Tunggal, guna mengantisipasi jika terjadi banjir susulan dan tenda tersebut dapat menampung sebanyak 60 orang. Sedangkan Dinas Sosial bersama Tagana membuat dapur umum.

Sekretaris Tagana Lamsel, Hasran Hadi, menjelaskan bahwa dapur umum telah dipersiapkan sejak jum’at sore.

“Ada 30 personil Tagana, sejak jum’at sore kami sudah bekerja. Dan pagi ini kami mulai masak,  dibantu dengan beberapa ibu-ibu warga sekitar” ungkapnya.

Sementara itu, di Desa Talang Baru Kecamatan Sidomulyo, Puskesmas Sidomulyo mendirikan Posko Kesehatan untuk membantu warga bila ada yang terkena penyakit seperti gatal-gatal akibat dari banjir.

“Sekitar pukul 6 pagi, saya diperintahkan Kepala Dinas Kesehatan (Jimmy Banggas Hutapea_red) untuk segera mendirikan Posko Kesehatan. Ada 5 personil yang kita bawa untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir” ungkap Rokcy, KUPT Puskesmas Sidomulyo menjelaskan. (Arya)

 2,032 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Sigap…!!! Babinsa Benahi Lapak Ikan Warga di Desa Kagungan Ratu

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa melakukan Pembersihan lapak ikan milik Yoyos Suwondo yang dikelola oleh Suparno bertempat di Dusun Jatirejo, Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.

Pembersihan tersebut akibat Hujan yang disertai angin mengakibatkan Lapak ikan dan genteng rumah warga rontok terbawa angin dan salah satu rumah warga desa tertimpa pohon tumbang.

Melihat kondisi bangunan rumah warga dan lapak ikan yang hancur Koramil 421-02/Gedong Tataan langsung mengerahkan 4 orang Babinsa bersama pihak Polsek, Sekcam Negeri Katon, Kadus Jatirejo, Ketua RT, dan warga masyarakat sekitar, Jum’at, (16/04/21).

Serma Muslim mengatakan, selaku Babinsa memang sudah menjadi kewajiban untuk membantu kesulitan masyarakat yang terkena musibah.

“Dan kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang punya kepedulian untuk melaksanakan gotong-royong bersama hari ini di rumah saudara kita yang terkena musibah, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas amal baik bapak- bapak semuanya,” tutupnya.

Sedangkan Sekcam Negeri Katon, Data Trianda, usai kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada Babinsa khususnya dan Koramil pada umumnya atas kerjasama yang baik ini.

“Semoga apa yang kita kerjakan bermanfaat untuk Saudara kita yang sedang terkena musibah ini,” tutupnya. (*)

 1,265 total views,  1,265 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

DPR RI Gelar Safari Gemarikan di Lamsel, Nanang : ‘Kita Optimis 2023 Bebas Dari Stunting’

Published

on

By

Hanuang.com – Dalam rangka mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melakukan agenda kegiatan Safari Gemarikan bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE di Kantor Desa Gandri, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), Kamis, (15/4/21).

Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto didampingi Duta Swasembada Gizi Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto beserta jajaran Pemkab Lamsel turut hadir pada kegiatan tersebut untuk ikut serta mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk seluruh Masyarakat di Bumi Khagom Mufakat.

Pada kesempatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan Permasalahan gizi sangat berpotensi menurunkan kualitas hidup dan produktifitas masyarakat dan Kabupaten Lampung Selatan telah melakukan inovasi melalui program Swasembada Gizi, menuju Lampung Selatan bebas Stunting tahun 2023.

Nanang juga menyampaikan, Lamsel memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah di 7 Kecamatan yang berbatasan dengan laut, dengan garis pantai sepanjang 247,76 KM yang diharapkan dengan potensi ikan yang berlimpah pmenuhan gizi masyarakat dapat sesuai dengan target konsumsi ikan nasional.

“Kita tahu Stunting merupakan kondisi terhambatnya tumbuh kembang anak, yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi pada anak sejak lahir. Oleh karenanya, Penanggulangan Stunting perlu mendapatkan perhatian serius dari kita semua, karena hal ini terkait dengan kualitas generasi muda kita sebagai penerus bangsa,” ucapnya.

“Dapat saya sampaikan bahwa, Kabupaten Lampung Selatan memiliki banyak potensi sumberdaya ikan yang melimpah, Dengan potensi ikan yang berlimpah ini harus dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sesuai dengan target konsumsi ikan Nasional Tahun 2021 yaitu 60 kg per kapita per tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE mengatakan dalam sambutannya agar program makan ikan dapat terus didukung oleh pemerintah kabupaten/kota dengan mengkampanyekan Gemarikan didaerahnya masing-masing.

“Manfaat ikan yang begitu banyak harus dipahami oleh masyarakat, saya berharap untuk kedepan pemerintah kabupaten/kota dapat menggaungkan Gerakan Makan Ikan ini di daerahnya. Ikan itu proteinnya sangat tinggi, makanya ini harus terus di kampanyekan. Dengan cara seperti ini tentu gizi di masyarakat akan terus meningkat,” terangnya. (*)

 2,192 total views,  1,566 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Babinsa Bantu Petani Panen Raya Padi di Ketapang

Published

on

By

Hanuang.com – Luasan sawah seluas 1 ha milik Herman, warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), kini saatnya melakukan pemanen di musim tanam tahun ini.

Dalam pengerjaan pemanenan yang dilakukan saat ini, mesin combain turut diterjunkan ke lokasi areal persawahan, guna mempercepat proses panen.

Peltu Gatot Haryono, anggota babinsa Koramil 421-03/Penengahan juga turut membantu saat panen dilakukan, dengan ikut mendampingi operator mesin combain di lapangan, Kamis, (15/04/21).

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak babinsa, yang telah mau membantu saya saat panen ini, tentunya saya sangat merasa terbantu, dan Alhamdulillah musim panen saat ini menghasilkan padi yang cukup lumayan bisa untuk digunakan kebutuhan hidup keluarga kami” ujar Herman.

Sementara itu, Peltu Gatot Haryono juga mengatakan telah menjadi keharusan dalam tugas saya menjadi babinsa, untuk melihat langsung perkembangan dan kondisi sosial masyarakat disegala bidang.

“Karena TNI dalam mengabdi adalah untuk masyarakat, bila masyarakatnya kuat dan sejahtera tentunya TNI juga akan kuat” pungkasnya.

“Saya berpesan setelah musim panen ini, sesegera mungkin untuk melakukan pengolahan lahan kembali, sehingga akan mempercepat musim tanam dan tentunya bisa mempercepat musim panen berikutnya, namun jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan ditengah pandemi covid 19 ini” tutupnya. (*)

 2,235 total views,  1,557 views today

Continue Reading

Trending Topic