Connect with us

Lampung Selatan

Masyarakat Palas Nilai Pemkab Lamsel Lambat Perbaiki Jalan Poros

Published

on

Hanuang.com – Sejumlah masyarakat Kecamatan Palas, Lampung Selatan menilai upaya perbaikan ruas Jalan poros kecamatan setempat lambat. Hingga kini Pemkab Lamsel belum juga memperbaiki kerusakan jalan penghubung Kecamatan Palas-Sragi.

Padahal, jalan poros tersebut dikabarkan akan diperbaiki oleh Pemkab Lamsel pada 2019. Adapun anggaran yang dialokasikan sebesar Rp5 miliar. Hal itu juga diperjelas saat Musrenbang Kecamatan Palas di Desa Tanjungsari beberapa waktu lalu.

Seperti yang diungkapkan, Edi Sutardi, warga Desa Palasjaya mengaku prihatin dengan kondisi ruas jalan poros kecamatan hingga kini belum diperbaiki. Padahal, kondisinya dibeberapa titik alami kerusakan parah.

“Tidak jarang mobil ambles dan patah as. Bahkan, ada yang alami kecelakaan. Ini seharusnya menjadi perhatian khusus bagi Pemkab Lamsel. Apalagi Kecamatan Palas dan Sragi merupakan lumbung padi,” kata dia, Kamis (25/7/2019).

Dia mengaku Pemkab Lamsel lambat dalam penanganan perbaikan jalan poros Kecamatan Palas. Bahkan, hingga kini belum ada proyek dari Pemerintah setempat. Sedangkan, masyarakat harus tepat waktu dalam pembayaran PBB.

“Jelas, perbaikan ini lambat. Katanya mau di perbaiki. Tapi sudah pertengahan tahun belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Jangan sampai masyarakat melakukan aksi seperti dulu,” kata dia.

Hal senada diungkapkan, Fitriani, warga lainnya. Dia mengaku bosan setiap hari harus menikmati debu tebal yang berasal dari jalan rusak tepat depan rumahnya. Bahkan, ia kerap menimbun jalan tepat bagian yang berlubang.

“Kami setiap hari harus menerima debu yang tebal dari jalan rusak itu. Kami butuh pemimpin yang cepat merespon keluhan masyarakat. Ini sejak pergantian Gubernur dan bupati baru, belum pernah perbaikan,” kata dia. (Arya/Herwan)

 912 total views,  6 views today

Lampung Selatan

Penyelundupan Belasan Karung Daging Celeng Berhasil Digagalkan KSKP Bakauheni

Published

on

By

Hanuang.com – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni berhasil menggagalkan penyelundupan daging Celeng (Babi), Kamis (29/7/2021) sekitar pukul 23.30 wib di Area pintu masuk Seafort Interdiction PT ASDP Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Daging Celeng sebanyak 18 karung yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang syah ini, rencananya akan dikirim ke pulau jawa dengan menggunakan Bus Sami Jaya Putra dengan plat nomor BE 7179 JA ini, diamankan saat para petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap semua kendaraan yang akan melintas atau melakukan penyeberangan melalui pelabuhan Bakauheni menuju Merak Banten.

Kepala KSKP Pelabuhan Bakauheni AKP Ridho Rafika, SH, MM mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Sabtu (31/7/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan 18 karung daging Celeng (babi) tanpa dilengkapi dokumen yang syah dan melanggar pasal 88 huruf a dan c UU RI no. 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

Belasan karung daging celeng tersebut rencanaya akan diselundupkan kepulau jawa dengan menggunakan kendaraan Bus Sami Jaya Putra dengan Nomor Polisi BE 7179 JA warna hitam kombinasi merah yang dikemudikan oleh Sunardi (34) sebagai Supir, Alamat : Desa Subik RT/RW 002/001 Kelurahan Subik, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara dan Bambang Irawan (31) sebagai kernet yang beralamat di desa Subik RT/RW 015/002 Kelurahan Subik, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, mengaku bahwa dirinya menerima upah sebesar Rp. 50 ribu perkarung dari Silalahi, pemilik toko di Pasar Sentral Kotabumi Lampung Utara ” Ungkapnya.

Daging Celeng tersebut rencana pengirimannya dibagi menjadi dua tempat, dengan rincian 5 karung diturunkan di Pol Bus Sami Jaya dan 13 karung diturunkan dipinggir jalan Cikoko Tangerang Banten.

Adapun kronologis kejadian tersebut yakni pada hari Kamis (29/7/2021) sekira jam 23.30 wib di areal pemeriksaan Seafort Interdiction pelabuhan Bakauheni, ditemukan 1 (satu) unit kendaraan Bus PT. Sami Jaya Putra warna Merah kombinasi dengan nopol BE 7179 JA yang dikendarai oleh Sunardi (34), setelah dilakukan pemeriksaan di dapati 18 (delapan belas) karung warna putih yang berisikan daging yang diduga daging celeng tanpa dilengkapi dokumen yang sah, dari pengakuan supir, barang tersebut diangkut dari toko di depan Pasar Sentral Kota Bumi Lampung milik Silallahi, dan akan dikirim ke Tangerang, 18 (delapan belas) karung tersebut dibagi 2 (dua) pengirim, 5 (lima) karung diturunkan di depan loket PT. Sami Jaya Bitung dan sisanya 13 (tiga belas) karung diturunkan di pinggir jalan Cikokol Kota Tangerang Banten, dengan upah sebesar Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupih) per karung ” Bebernya.

Saat ini barang bukti berupa daging Celeng sebanyak 18 karung telah diamankan, dan meminta keterangan dari supir dan kernet Bus Sami Jaya Putra, serta berkoordinasi dengan pihak Karantina Wilker Bakauheni Lampung Selatan. (humas)

 7 total views,  7 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Bersama Korem 043/Gatam, Dandim Lamsel Sambut Kedatangan KSAD

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Inf Enrico SN, menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa beserta rombongan di pelabuhan Bakauheni, Sabtu, (31/07/21).

Kedatangan Kasad beserta rombongan dalam rangka meninjau Latma Garuda Shield 15/2021 di Puslatpur Baturaja Sumatera Selatan.

Rombongan tiba di dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni menggunakan KMP PORTLINK III yang selanjutnya menuju Puslatpur Baturaja Sumsel Via Tol Bakauheni – Terbanggi Besar Dengan pengawalan Denpom II/3 Lampung, menuju Medan Latihan LATMA GARUDA SHIELD -15/21 Baturaja Sumatera Selatan. (*)

 322 total views,  322 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Jambret HP di Rejomulyo Berhasil Diamankan Tekab 308 Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Merbau Mataram bersama Tekab 308 Polres Lampung Selatan, berhasil mengamankan para pelaku perampas Handphone (HP), Jumat (30/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib di desa Rejomulyo Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan.

Para pelaku yang berhasil diamankan oleh Korp baju coklat ini yakni Feb (21) LING (20) dan MUS (32) ketiganya tercatat sebagai warga desa Rejomulyo Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan.

Selain ketiga pelaku, penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Merbau Mataram Ipda Benny Ariawan, SH ini, juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit Handphone merk Vivo Y20 warna purist blue, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario warna putih Nopol BE 6978 OS.

Kapolsek Merbau Mataram, Ipda Benny Ariawan, SH mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi membenarkan bahwa pihaknya bersama Tekab 308 Polres Lamsel, Jumat (30/7/2021) telah berhasil mengamankan 3 (tiga) orang pelaku yakni Feb (21) LING (20) dan MUS (32) di desa Rejomulyo Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan.

Ketiga pelaku diamankan setelah sebelumnya, Minggu 27 Juni 2021, pihaknya menerima laporan tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap korban Albert Sopian (13) Alamat perumahan TKBM dusun Sukorejo Desa Tanjung baru Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan ” ungkapnya.

Dalam laporanya, Minggu (27/6/2021) sekitar pukul 02.00 wib korban Albert Sopian (13) yang masih bersatus pelajar ini beralamat di Perumahan TKBM Dusun Sukorejo Desa Tanjung Baru Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lamsel, bermula saat duduk digardu bersama rekanya sambil main Game bersama rekan-rekanya. Kemudian datang para pelaku yang sebelumnya belum diketahui identitasnya dan merampas HP milik korban merk Vivo Y20 SG warna Purist Blue bila ditafsir dengan uang senilai Rp. 2.800.000 (dua juta delapan ratus ribu rupiah). Kemudian atas kejadian tersebut korban bersama keluarganya melaporkan kejadian yang dialaminya kepolsek Merbau Mataram yang selanjutnya ditindak lanjuti.

Berdasarkan laporan dari korban dan keterangan saksi kemudian pihaknya melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku bersama barang buktinya ” pungkasnya.

Saat ini para pelaku yang akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana bersama barang buktinya sudah diamankan di mapolsek Merbau Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut “Tutupnya. (humas)

 2,031 total views,  954 views today

Continue Reading

Trending Topic