Connect with us

Luar Daerah

Liburan Lebaran, Yuk Main Ke Air Terjun Niagara Indonesia

Published

on

Hanuang.com – Berbicara tentang keindahan alam, Kabupaten Lumajang adalah tempatnya. Disamping memiliki Negeri diatas awan, Kabupaten Lumajang juga mempunya wisata alam Air Terjun yang keindahannya tidak kalah dengan Air Terjun Niagara yang ada di Amerika.

Ya, Air Terjun tumpak sewu namanya. Popularitas Air Terjun Tumpak Sewu sebagai Niagara Jawa Timur bukan tanpa sebab. Lebarnya aliran air terjun ini memang mengingatkan Dolaners pada Niagara Waterfall. Lokasi kedua air terjun ini juga sama-sama di perbatasan. Bedanya, Niagara berada di perbatasan negara, antara Amerika Serikat dan Kanada. Tapi bila ditilik dari debit airnya, memang beda jauh.

Keindahan Air terjun Tumpak Sewu yang sangat indah ini mengundang wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang ingin melihat langsung Air terjun Niagara versi Indonesia. Dengan banyaknya wisatawan yang datang membuat Polres Lumajang juga selalu turun ke lokasi guna memberikan rasa aman dan tenang bagi para wisatawan.

Kapolres Lumajang, AKBP. Muhammad Arsal Sahban, mengungkapkan bahwa pihaknya akan selalu membantu agar wilayah tersebut aman dan kondusif.

“Air terjun Tumpak Sewu ini memang sangat mempesona keindahannya tak heran banyak sekali wisatawan yang datang. Saya akan membantu agar obyek wisata Tumpak Sewu atau Niagara-nya Indonesia ini selalu aman dan kondusif. Saya juga akan bantu supaya bisa semakin dikenal baik secara lokal  maupun sampai mancanegara. Karena Semakin maju pariwisata pasti akan menyerap masyarakat sekitar untuk bekerja di bidang pariwisata seperti penyedia homestay, pemandu wisata, penyedia transportasi, pedagang sekitar obyek wisata dan lain sebagainya. sehingga secara tidak langsung akan menurunkan kriminalitas khususnya street crime di wilayah tersebut” ungkapnya, Kamis, (06/06/19).

Air terjun Tumpak Sewu atau disebut juga Coban Sewu adalah sebuah air terjun berketinggian sekitar 120 meter yang merupakan air terjun terindah di Pulau Jawa dan Indonesia. Air Terjun Tumpak Sewu memiliki formasi unik karena memiliki aliran air yang melebar seperti tirai sehingga termasuk dalam tipe air terjun Tiered.

Lokasi Air Terjun Tumpak Sewu ada di dalam sebuah lembah curam memanjang dengan elevasi 500 meter di atas permukaan air laut. Air Terjun Tumpak Sewu terbentuk di aliran Sungai Glidih yang berhulu di Gunung Semeru.
Tak mengherankan jika Pemprov Jatim dalam Anugerah Wisata Jawa Timur 2018 memberikan penghargaan Tumpak Sewu sebagai wisata alam terbaik di Jawa timur.  Secara berurut yaitu Terbaik I terpilih Air Terjun Tumpak Sewu Kabupaten Lumajang, terbaik II Wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri, dan terbaik III Watu Rumpuk Kabupaten Madiun.

Dimedia sosial khususnya Instagram, Air Terjun Tumpak Sewu juga sudah mendapat predikat sebagai salah satu spot petualangan yang instagrammable. Banyaknya para petualang yang datang ke sini, baik yang berasal dari dalam negeri sendiri maupun mancanegara, dikarenakan oleh treknya yang mudah dilalui letaknya yang mudah dicapai.

Air Terjun Tumpak Sewu berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Meski berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, namun wisata Air Terjun Tumpak Sewu umum dijangkau melalui Kabupaten Lumajang melalui jalan nasional rute 3 lintas selatan Jawa Timur.

Jika berangkat dari Malang, Anda bisa memilih rute perjalanan Bululawang – Dampit – Tirtomoyo – Pronojiwo – perbatasan Lumajang dan Malang. Setelah sampai di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, wisatawan akan melihat pintu masuk obyek wisata Air Terjun Tumpak Sewu di tepi jalan.

Jalan tersebut muat dua kendaraan saat berpapasan. Anda pun bisa langsung parkir di tempat wisata Air Terjun Tumpak Sewu. Air Terjun Tumpak Sewu sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum berupa minibus. Bus-bus dengan rute Lumajang – Malang atau sebaliknya biasanya beroperasi mulai pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB.

Di samping Air Terjun Tumpak Sewu, disekitar lokasi tersebut ada juga wisata lainnya yang tidak kalah menariknya yaitu wisatawan bisa menikmati permainan arum jeram dan bagi pecinta Jeep juga ada wisata jalur offroad di lereng gunung semeru. Sehingga tidak hanya disajikan wisata mata saja tapi juga ada wisata adrenalin. Dengan banyaknya tempat wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Lumajang, makaLumajang semakin terkenal di dalam negeri maupun luar negeri. (Arya)

 2,738 total views,  6 views today

Luar Daerah

Satgas Pamtas Yonif 642 RI-Malaysia Berhasil Gagalkan Penyeludupan Ratusan Botol Miras

Published

on

By

Hanuang.com – Untuk kesekian kalinya, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan botol Minuman Keras (Miras) berbagai merk di jalan tikus perbatasan Indonesia-Malaysia sektor Pos Segumun dan Pos Guna Banir, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Penggagalan penyelundupan Miras di jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia terjadi pada Kamis dini hari (21/1/2021) pukul 01.30 WIB, saat personel Pos Segumun melaksanakan patroli wilayah di Dusun Segumun, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, bertemu dengan 1 orang warga yang tidak diketahui identitasnya.

Ketika didekati, orang tersebut melarikan diri masuk ke wilayah Malaysia, dan meninggalkan bawaannya berupa dua buah karung, yang setelah diperiksa berisi 12 botol Miras merk Vodka, dan 72 botol Miras merk Gin Tanduk.

Penggagalan penyelundupan Miras lainnya dilakukan di jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia pada Kamis pagi pukul 05.30 WIB di saat personel Pos Guna Banir melaksanakan patroli wilayah di Dusun Guna Banir, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau, menemukan dua buah karung mencurigakan di dekat sebuah gubuk.Ketika diperiksa karung tersebut berisi total 60 botol Miras merk Vodka dan Gin Tanduk. (*)

Sumber : Dispenad

 334 total views,  82 views today

Continue Reading

Luar Daerah

Perkuat Sektor Logistik, ASDP Operasikan KMP Ferrindo 5

Published

on

By

Hanuang.com, Subang, 10 Januari 2021PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan siap mendukung optimalisasi Pelabuhan Patimban, Subang melalui pelayaran ferry jarak jauh (long distance ferry/LDF) dengan tiga rute baru yakni Patimban-Panjang, Patimban-Pontianak dan Patimban-Banjarmasin yang akan dilayani dengan KMP Ferrindo 5.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, pengoperasian tahap awal lintasan LDF dari Pelabuhan Patimban,Subang menuju Pelabuhan Panjang, Lampung ini merupakan lintasan LDF keempat yang dilayani ASDP setelah lintasan Surabaya-Lembar, Jakarta-Surabaya, dan Ketapang-Lembar.

“Dengan dibukanya lintasan ini, menjadi salah satu alternatif rute bagi jalur angkutan barang yang akan memperkuat sektor logistik di Pulau Jawa dan Sumatera serta Pulau Kalimantan. Kita tahu selama ini jalur logistik Jawa dan Sumatera melalui penyeberangan terfokus di lintasan Merak-Bakauheni. Kini, dengan adanya layanan melalui Pelabuhan Patimban sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, yang tidak hanya di wilayah Provinsi Jawa Barat dan Lampung, tetapi juga secara nasional,” tutur Ira di sela peluncuran lintasan Patimban-Panjang, di Pelabuhan Patimban, Minggu (10/1).

Rencananya, lintasan LDF Patimban-Panjang sejauh 210 mil dengan waktu tempuh pelayaran 19 jam ini akan dilayani oleh KMP Ferrindo 5 yang dioperasikan ASDP.
Untuk lintas Patimban-Banjarmasin sejauh 444 mil dengan estimasi waktu tempuh 40 jam, dan lintas Patimban-Pontianak 420 mil dengan estimasi waktu tempuh 38 jam. KMP Ferrindo 5  memiliki spesifikasi teknis berukuran 3.566 GT, dengan panjang Kapal (LOA) 91,74 meter, dan lebar kapal 15,5 meter dengan kapasitas angkut 56 orang penumpang dan 109 unit kendaraan campuran.

“Pada pelayaran perdana Patimban-Panjang hari ini KMP Ferrindo 5 memuat 98 unit kendaraan kecil dan 1 truk besar bermuatan 40 unit sepeda motor,” tutur Ira merinci.

Layanan perdana Patimban-Panjang akan berangkat pada Minggu (10/1) pukul 13.00 WIB dari Pelabuhan Patimban dan estimasi tiba di Pelabuhan Panjang pada Senin (11/1) pukul 09.00 WIB. Lalu, kapal akan berangkat lagi dari Pelabuhan Panjang pada Senin (11/1)  pukul 20.00 WIB dan estimasi tiba di Pelabuhan Patimban kembali pada Selasa (12/1) pukul 06.00 WIB.

Selanjutnya, KMP Ferrindo 5 juga akan melayani lintas Patimban-Banjarmasin, yang akan berangkat dari Pelabuhan Patimban pada Jumat (15/1) pukul 14.00 WIB dan akan tiba di Pelabuhan Banjarmasin pada Minggu (17/1) pukul 11.00 WIB. Lalu, kapal akan berangkat kembali dari Pelabuhan Banjarmasin pada Minggu (17/1) pukul 20.00 WIB dan rencana akan tiba kembali di Pelabuhan Patimban pada Selasa (19/1) pukul 17.00 WIB.

Terakhir, KMP Ferrindo 5 juga akan melayani lintas Patimban-Pontianak, yang akan berangkat dari Pelabuhan Patimban pada Jumat (22/1) pukul 14.00 WIB dan akan tiba di Pelabuhan Pontianak pada Minggu (24/1) pukul 11.00 WIB. Lalu, kapal akan berangkat kembali dari Pelabuhan Pontianak pada Minggu (24/1) pukul 20.00 WIB dan akan tiba kembali di Pelabuhan Patimban pada Selasa (26/1).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, penetapan lintas Patimban – Panjang ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan beban jalan akibat volume kendaraan yang besar serta dimensi dan volume muatan kendaraan yang menyalahi ketentuan Over Dimension Over Load (ODOL) serta mengurangi tingkat polusi udara dari emisi gas buang angkutan jalan.

“Hal ini juga untuk memperlancar distribusi logistik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera dan sekitarnya karena Pelabuhan Patimban memiliki peran strategis dalam pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Barat juga secara nasional,” jelas Dirjen Budi.

Dalam pelayaran perdana ini, Dirjen Budi berharap pada operator pelabuhan untuk memberikan pelayanan prima dengan menjaga ketepatan jadwal keberangkatan dan sandar kapal serta kecepatan pelayaran untuk menumbuhkan demand angkutan.
 
“Kami ingin mendukung pertumbuhan sektor penyeberangan dengan munculnya lintas-lintas penyeberangan baru yang menjadi penghubung lintas penyeberangan utama khususnya antara sabuk selatan dan tengah. Dengan kehadiran lintas penyeberangan Patimban- Panjang semoga dapat mendorong pertumbuhan dan pelayanan sektor lainnya seperti industri dan perdagangan di wilayah Provinsi Jawa Barat, Lampung dan sekitarnya serta memberikan multiplier effect pada perekonomian di Jawa Barat dan Lampung,” tutup Dirjen Budi.

Dalan acara peluncuran pelayaran perdana lintas turut hadir dalam acara ini yaitu Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, didampingi Direktur Komersial dan Pelayanan, M Yusuf Hadi dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Harry MAC, Direktur Utama Pelindo 3 U.Saefudin Noor, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Zulmahdiar,Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Ditjen Hubdat, Cucu Mulyana, dan mitra kerja asosiasi logistik. (*)

 1,707 total views,  70 views today

Continue Reading

Luar Daerah

Awali 2021, Imala Band Siap Ramaikan Kancah Musik ‘Indah Bersamamu’

Published

on

By

Hanuang.com, TANGERANG – Sukses dengan single religi yang telah meramaikan industri musik tanah air di tahun 2019 dengan judul ‘Aku Bersujud’, band IMALA kembali akan merilis single kedua diawal tahun 2021.

Single kedua itu, menceritakan pasangan hidup yang terkadang kehadirannya tidak dihargai bahkan tanpa kesan. Ketika kita telah kehilangan, barulah disadari betapa berharga dirinya dalam kehidupan kita. Bahkan, perasaan hampa seperti kehilangan kebiasaan mulai menghampiri.

Imala Band dengan mengusung hits single terbaru yang bertajuk ‘Indah Bersamamu’, berharap agar lagu tersebut dapat menginspirasi orang lain agar saling menghargai, baik sebagai pasangan, keluarga, ataupun sahabat.

Kolaborasi pemain bass Adhi dan gitaris Irul, pencetus lagu ‘Indah Bersamamu’. menurut mereka, lagu itu dibuat berdasarkan pengalaman dari teman-teman yang sering berkeluh kesah dan mereka sangat bersyukur karena sering menjadi tempat curhat sehingga bisa menjadi inspirasi dalam pembuatan sebuah lagu.

“Lirik lagu memang kita buat tidak harus berdasarkan pengalaman sendiri, tapi juga dengan berimajinasi dan dari pengalaman orang lain. Saya dan Irul juga sudah bersahabat sejak di kampus tahun 2006, jadi banyak cerita dan kejadian seru yang bisa kami jadikan bahan dalam membuat lagu,” sebut Adhi yang hoby bersepeda itu.

Leaad guitar Adit, pemain drum Enggo dan Chossy vokalis Imala, merespon positif lagu itu karena bisa mengingatkan banyak orang, agar menghargai apa yamg mereka miliki sebelum kehilangan.

“Dengan mendengarkan single Hits terbaru kami, semoga bisa menebar kebaikan dan menyadarkan bahwa menghargai orang lain tidak perlu menunggu hingga kehilangan,” ucap Chossy diiyakan Adit dan Enggo.

Single terbaru ‘Indah Bersamamu’ dari Imala band akan segera dipublish diberbagai platform musik digital. Lagu yang beraliran pop alternatif dengan beat yang cepat pasti membuat kita makin bersemangat dan jadi mood booster sepanjang hari, berharap membuat musik Indonesia lebih bergairah lagi khususnya dimasa pandemi Covid-19. (*)

 2,557 total views,  70 views today

Continue Reading

Trending Topic