Connect with us

Lampung Selatan

Kunjungi Kunjir & Way Muli, Jokowi Siapkan 2 Hektar Lahan Tuk Bangun Rumah Korban Tsunami

Published

on

Hanuang.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi terdampak tsunami di Desa Kunjir dan Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (2/1/2019).

Dua desa itu merupakan daerah terparah yang terkena dampak tsunami Selat Sunda beberapa hari lalu. Desa kunjir menjadi lokasi pertama yang di kunjungi Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi yang didampingi Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto juga mengunjungi Desa Way Muli Timur.

Tiba di Desa Way Muli Timur sekitar pukul 11.42 Wib, Jokowi sudah ditunggu ratusan warga yang ingin melihat langsung orang nomor satu di Indonesia itu.

Usai menyapa ratusan warga korban tsunami, Jokowi bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto sempat berkeliling meninjau pemukiman warga yang sudah rata dengan tanah.

Menurut Jokowi, rumah warga yang hancur diterjang tsunami akan segera dibangun. Akan tetapi kata dia, lokasinya harus berjarak 400 meter dari bibir pantai, yang lahannya sudah disediakan seluas 2 hektare.

“Setelah masa evakuasi, selanjutnya kita masuk ke tahap rekonstruksi. Ini (rumah) akan langsung dibangun tidak ada hunian sementara, dan harus direlokasi karena disini sangat rawan tsunami,” ujar Jokowi saat diwawancarai awak media.

Jokowi menambahkan, lokasi pemukiman yang berada di bibir pantai merupakan daerah yang sangat rawan tsunami. Sehingga menurutnya, pemerintah perlu melakukan penataan ruang kembali.

“Kita tidak berbicara hari ini, 5-10 tahun, tapi yang kita pikirkan hingga 30-50 tahun kedepan, maka kita perlu tata kembali ruang-ruang yang berada di daerah rawan bencana, terutama tsunami,” kata Jokowi.

Setelah mengunjungi dua desa itu, Jokowi beserta rombongan menuju RSUD Bob Bazar Kalinda untuk melihat kondisi warga yang masih dirawat. Jokowi juga menyambangi ratusan pengungsi yang ada di Lapangan Tenis Indoor, Kalianda. (Arya/Kmf)

2,565 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Lampung Selatan

Hipni : “Saya Ini Salah Satu Matahari Yang Terbit Dari Timur”

Published

on

By

Hanuang.com – Bakal Calon (Bacalon) Bupati Lampung Selatan (Lamsel) asal Kecamatan Palas, H. Hipni, SE, mengembalikan formulir penjaringan di DPD II Partai Golkar setempat, Rabu, (16/10/19).

Keseriusannya mendaftar sebagai bakal calon bupati pada Pilkada Tahun 2020 terlihat dari hampir semua Parpol yang dimasukinya.

“Saya Adalah Salah Satu Matahari Yang Terbit Dari Timur. Saya mendaftar disemua Parpol itu sebagai Bacalon Bupati, dan mudah-mudahan ini diijabah oleh Allah SWT” ungkapnya.

“Karena Visi Misi saya yakni maju sebagai Bupati, Insya Allah apa yang saya sampaikan menjadi solusi bagi masyarakat Lamsel, saya berharap partai Golkar memilih saya dan mengusung saya sebagai calonnya” tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa selama menjadi wakil rakyat, hampir semua desa yang ada di Lamsel telah dikunjunginya, dan itu menurutnya salah satu penunjang popularitasnya.

“Di Lamsel ini ada 265 Desa, dan semuanya saya sudah road show selama menjadi wakil rakyat. Dan untuk wilayah bagian barat, kami punya strategi sendiri, untuk yang pertama kali yakni mendirikan posko pemenangan” tutupnya.

Berdasarkan data yang berhasil, dalam Visi Misinya, Hipni, SE, akan merubah segala tatanan yang ada yang berpihak kepada rakyat dan akan mengutamakan serta mensejahterakan masyarakat lokal. (Arya)

2,414 kali dilihat, 2,414 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Lampung Selatan

Maling HP, Oknum PNS Dishub Lamsel Diamankan Polsek Kalianda

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Reskrim Polsek Kalianda, berhasil membekuk salah seorang oknum PNS Dinas Perhubungan Pemkab Lampung Selatan (Lamsel), Selasa, (14/10/19).

Oknum tersebut yakni, NZ (45), warga Jl. Kusuma Bangsa, Kelurahan Kalianda, Kecamatan Kalianda, Kabupaten setempat.

Oknum PNS tersebut dibekuk di salah satu warnet yang ada disekitar pos lantas Kota Kalianda.

Tertangkapnya NZ, bermula ketika laporan dari salah seorang honorer Sat Pol PP dan Damkar Lamsel yang merasa kehilangan handphone genggam miliknya saat pagi dini hari.

“Kami lihat dan cek di medsos, HP itu ada dan dijual di Konter 212, kami telusuri siapa penjualnya, setelah kami tahu selanjutnya kami menelpon anggota Polsek” ungkap salah seorang anggota Damkar Lamsel.

Dua Unit HP senilai 6 juta rupiah berhasil diamankan sebagai barang bukti, dan pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek setempat guna penyelidikan lebih lanjut. (Arya)

12,262 kali dilihat, 12,262 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Lampung Selatan

Komplotan Maling Sadis Berhasil Dibekuk Tim Tekab 308 Polres Lamsel Di Pulau Jawa

Published

on

By

Hanuang.com – Indomaret di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) disatroni kawanan perampok sadis yang dalam melancarkan aksinya, tidak segan-segan melukai korban.

Setelah berhasil beraksi dengan menggondol uang sejumlah 71 juta rupiah dan berbagai macam dagangan yang ada, para pelaku kabur ke luar daerah, yakni ke Tangerang, Banten.

Meski kabur ke Tangerang para pelaku tetap diburu oleh pihak kepolisian Polres Lamsel (Tim Tekab 308_red) dengan senjata lengkap. Alhasil setelah berhasil ditemukan, keempatnya didiberi hadiah timah panas di kaki masing-masing, karena melakukan perlawanan.

Kapolres Lamsel, AKBP Mohamad Syarhan mengatakan para pelaku membawa senjata api serta senjata tajam saat melakukan aksinya.

“Terjadi pada 3 Oktober pukul 22.30 di Indomaret Natar, alhmdlillah hasil kegiatan penyelidikan dan pemeriksaan pegawai indomaret. Kami melakukan pengungkapan pelaku curas, (pencurian dengan kekerasan). Pelaku masuk Idomaret dengan senjata api dan sajam, pelaku menguras barang yang ada di Indomaret dan mengambil uang 71 juta,” terang Syarhan saat konfrensi pers di Mapolres Lamsel, (16/10/19).

Kawanan maling sadis ini sempat menyekap dan menyandera salah seorang karyawan Indomaret. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian yakni dua pucuk senjata api, dua senjata tajam dan sejumlah barang-barang sisa perampokan.

Para pelaku sendiri diancam dengan Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian Dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun kurungan penjara. (Arya)

3,615 kali dilihat, 3,615 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Trending