Connect with us

Nasional

Komjen Pol Agus Andrianto : “BNI Siap Dukung Program Ketahanan Pangan Polri”

Published

on

Hanuang.com, Jakarta – Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima audiensi dan silaturahmi pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI), bertempat di Ruang Kerja Kabaharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020.

Dalam kesempatan ini Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Risyapuddin Nursin SIK, Karowatpres SDM Polri, Brigjen Pol Drs Andi Hartoyo SH, MSi, dan Brigjen Pol Drs Yehu Wangsa. Sementara hadir dari pihak BNI Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BNI, Sis Apik Wijayanto, beserta staf direksi.

Kepada Kabaharkam Polri, Sis Apik menyatakan komitmen BNI yang akan mendukung penuh setiap kegiatan Baharkam Polri dan jajaran melalui dana CSR, terutama dalam rangka kegiatan ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan yang kurang produktif menjadi produktif serta bantuan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

Kabaharkam Polri menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya Polri memang tidak dapat bekerja sendiri, sehingga perlu mengajak komunitas masyarakat untuk mendukung program-program pemeliharaan kamtibmas.

“Kegiatan CSR tersebut memang sebagai kewajiban dari suatu pelaku usaha yang harus dikeluarkan dan disalurkan kepada masyarakat sehingga manfaat kehadiran negara benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya selama masa pandemi,” kata Komjen Pol Agus Andrianto. (*)

 1,881 total views,  3 views today

Nasional

Kasetukpa Lemdiklat Polri pimpin Apel Keberangkatan 44 Dokter BKO Pengamanan PON XX Papua

Published

on

By

Hanuang.com – Bertempat di lapangan Sutadi ronodipuro, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K.,M.Hum pimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan BKO Polda Papua dalam rangka pengamanan PON XX Tahun 2021 di Provinsi Papua, Sukabumi – 24/09/2021.

Sebanyak 44 orang Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Khusus Dokter T.A. 2021 dan 6 Personel Setukpa Lemdiklat Polri diberangkatkan BKO ke Polda papua dalam rangka pengamanan PON XX Papua yang tergabung dalam Sub Satgas Kesehatan sebagai tenaga tambahan vaksinator diarena PON XX Papua yang terbagi di empat Kabupaten dan kota di Provinsi Papua yang menjadi Venue cabang olah raga yang dipertandingkan, diantaranya Kota dan kabupaten jayapura, Mimika dan meraoke.

Dalam apel pemberangkatan tersebut Kasetukpa Brigjen Mardiaz menegaskan beberapa atensi sebagai berikut, laksanakan tugas dengan sungguh sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, jaga kehormatan dan kode etik profesi baik sebagai seorang dokter ataupun sebagai seorang anggota Polri, Waspada terhadap segala ancaman kerawanan, selalu bersinergi dengan satuan samping dan instansi lain juga dengan siswa Bakomsus perawat yang sama sama terlibat dalam kegiatan ini, jaga kedisiplinan patuhi komando, jangan bertindak diluar komando, saling menjaga dan melindungi serta saling mengingatkan satu sama lain untuk keselamatan bersama, jangan lupa selalu berdoa dan jadikan penugasan ini sebagai kebanggaan.

Apel keberangkatan dihadiri oleh seluruh pejabat utama Setukpa Lemdiklat Polri dan siswa SIPSS Khusus Dokter TA. 2021. (*)

 8 total views,  8 views today

Continue Reading

Nasional

Naik 13 Persen, Sektor Logistik Topang Kinerja ASDP Selama Pandemi Covid-19

Published

on

By

Hanuang.com, Jakarta, 23 September 2021 Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan memukul perekonomian berbagai sektor di Tanah Air, termasuk industri penyeberangan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis tetap bertahan di tengah pandemi dengan terus menghadirkan layanan prima utamanya terhadap sektor logistik yang menjadi penopang kinerja perusahaan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, sejak 2020 tren penumpang maupun kendaraan penumpang yang menggunakan kapal ferry mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan tahun 2019 sebelum kasus Covid-19 melanda Indonesia. Pemicunya, pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bahkan sempat menutup layanan untuk penumpang secara total pada masa pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 yang berdampak pada berkurangnya mobilitas masyarakat.

“Namun, untuk layanan sektor logistik masih beroperasi normal, sehingga ASDP tetap melayani secara penuh truk logistik yang membawa barang kebutuhan untuk tetap menjaga pasokan di daerah tetap stabil. Layanan sektor logistik inilah yang masih menopang produksi penyeberangan ASDP selama pandemi Covid-19,” tutur Ira.

Data mencatat, ASDP melayani 3,23 juta kendaraan logistik pada periode Januari – Juli 2021, atau naik sekitar 13,3 persen bila dibandingkan periode sama tahun 2020 sebanyak 2,80 juta kendaraan logistik, yang terdiri dari kendaraan golongan IVB,VB, VIB, VII dan VIII. Sedangkan untuk barang, pencapaian semester I-2021 ASDP berhasil mengangkut hingga 465 ribu ton yang tercapai 82 persen dari target RKAP 2021 sebanyak 565 ribu ton barang dan naik 18 persen dari realisasi periode sama tahun 2020 sebanyak 395 ribu ton.

Pada semester I-2021, ASDP berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar 1,70 triliun. Nilai pendapatan ini mencapai 91 persen dari target RKAP 2021 sebesar Rp 1,86 triliun dan naik 18,8 persen dari realisasi semester I-2020 sebesar 1,43 triliun. Selanjutnya, ASDP berhasil membukukan laba sebesar Rp 156 miliar atau mencapai 474 persen dari target RKAP 2021 sebesar Rp 32 miliar dan mencapai 289 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu yang minus sebesar Rp 80,5 miliar.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan bermutu prima kepada seluruh stakeholder, terutama pengguna jasa penyeberangan dan pelabuhan di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.  Kami tetap memastikan penerapan protokol kesehatan di pelabuhan dan kapal juga ditingkatkan dan dilaksanakan secara ketat sesuai prosedur yang berlaku. Keselamatan, kesehatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa maupun petugas ASDP menjadi prioritas utama kami,” tutur Ira.

Untuk tahun 2021 ini, ASDP menargetkan dapat meraih total pendapatan sebesar Rp 3,8 triliun dengan capaian laba bersih sebesar Rp 111,24 miliar. Adapun produksi penyeberangan pada tahun ini, ASDP membidik target penumpang yang dilayani sebanyak 5,9 juta orang, kendaraan roda 2 & 3 sebanyak 3,3 juta unit, kendaraan roda 4 sebanyak 2,9 juta unit, dan total barang yang diangkut sebanyak 1,2 juta ton.

Manajemen pun terus berupaya untuk menjaga stabilitas bisnis di masa Covid-19 ini dengan melakukan efisiensi dan memprioritaskan program yang mendatangkan profit. Salah satu komitmen, ASDP terus mengakselerasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang telah berlaku di 4 pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk, serta penerapan metode pembayaran non tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik, virtual account dan dompet elektronik yang penerapannya di lebih dari 20 pelabuhan ASDP telah mencapai 100 persen.

Sejak pandemi tahun lalu, ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan pembelian tiket online secara mandiri via Ferizy, terutama di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Kini beli tiket via online semakin mudah, beli sendiri melalui ponsel mulai dari H-60 hingga maksimal 2 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan. Pengguna jasa tidak perlu antre lagi di pelabuhan, cukup scan barcode yang didapat saat beli online, lalu akan mendapatkan Boarding Pass untuk naik ke kapal. Pembelian tiket secara online ini turut mendukung kebijakan Pemerintah di masa pandemi Covid-19 untuk menjaga jarak (physical distancing) demi meminimalisir interaksi dengan petugas loket.

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi dan terus mendorong ASDP untuk terus menjadi operator pelayanan transportasi publik yang handal dan mumpuni dalam memberikan pelayanan bermutu prima di seluruh Indonesia. “Kita negara kelautan, seyogyanya kita membangun transportasi kelautan kita, baik untuk perorangan, masyarakat, dan tidak kalah penting adalah ekonomi yaitu barang atau kargo,” tuturnya.

Menteri Erick menambahkan, sebagai negara kepulauan dan kelautan yang besar, “Kita tidak mungkin jika tidak meningkatkan fasilitas dan pelayanan dari industri, baik perkapalan, pelabuhan maupun penyeberangan. Mari satukan langkah, terus berpijak pada AKHLAK dan jangan pernah lelah berkarya untuk Indonesia,” ujarnya menandaskan. (*)

 93 total views,  19 views today

Continue Reading

Nasional

Terbang di atas Laut Natuna Utara, Pangkoarmada I Pastikan 4 Kapal Perang RI Ada Disana

Published

on

By

Hanuang.com – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. melakukan patroli udara guna memastikan kehadiran unsur TNI AL di Laut Natuna Utara, Jumat (17/9/2021).

Dalam konferensi persnya saat mendarat di Bandar udara Ranai, Pangkoarmada I kembali menyinggung tugas TNI AL berdasarkan pada pasal 9 undang-undang no 34 tahun 2004 tentang TNI, dan atas dasar tersebut, TNI AL dalam hal ini Koarmada I melaksanakan tugas mengamankan perairan Laut Natuna Utara, dengan menggelar operasi “Siaga Segara 21”.

Dalam mengamankan Laut Natuna Utara dituntut kehadiran KRI selalu ada 1 X 24 jam, oleh karena itu TNI AL mengerahkan sampai dengan 5 KRI, secara bergantian paling tidak ada 3 atau 4 KRI berada di laut sementara lainnya melaksanakan bekal ulang, sehingga dapat memantau kapal-kapal yang kemungkinan memasuki perairan yurisdiksi Indonesia.

“Selain KRI, Operasi di Laut Natuna Utara juga melibatkan pesawat udara TNI AL untuk melakukan patroli udara maritim secara rutin di wilayah tersebut, seperti yang kita lakukan hari ini. Dari hasil patroli udara hari ini, saya meyakinkan bahwa unsur TNI AL dalam hal ini 4 KRI berada di Laut Natuna utara untuk menjaga keamanan laut dan memberikan rasa aman bagi para pengguna laut khususnya nelayan kita,” ungkap Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Lebih lanjut Pangkoarmada I mengatakan bahwa selama melakukan patroli udara tadi tidak dijumpai adanya kapal perang ataupun coast guard negara asing, demikian pula dengan kapal ikan asing (KIA), ada beberpa kontak yang kita temui selain kapal perang (KRI) kita sendiri adalah kapal nelayan lokal (KII) dan beberapa kapal niaga jenis tangker dan kontainer yang sedang melintas di ZEEI.

“Anda lihat sendiri ada 4 Kapal yang Sedang melintas di perairan internasional karena ZEE adalah perairan internasional dimana merupakan hak lintas damai dari negara-negara yang akan melintas di perairan tersebut,” ucapnya kepada awak media yang diajak ikut meliput situasi patroli udara maritim di Laut Natuna Utara.

Terkait video viral, tentang kapal nelayan yang memvideokan keberadaan kapal perang asing, Pangkoarmada I memberikan tanggapan bahwa itu bisa saja terjadi, karena diatas ZEEI tersebut juga ada hak pelayaran internasional atau freedom of navigation, dimana semua negara memiliki hak lintas damai disana. Kapal perang yang viral dalam video tersebut mungkin sedang melakukan hak lintas damai atau sedang melintas di Laut Natuna Utara. (*)

 584 total views,  19 views today

Continue Reading

Trending Topic