Connect with us

Lampung Selatan

Ketua Paguyuban & Narasumber Bantah Pemberitaan Di Salah Satu Media Online

Published

on

Hanuang.com – Ketua Paguyuban Nahkoda Kapal Pulau Sebesi-Canti-Krakatau Sarmani, membantah keras pemberitaan di salah satu media online terkait para pengungsi yang harus membayar dengan biaya sendiri untuk kembali Ke Pulau Sebesi maupun Pulau Sebuku.

Berita tersebut mengutip pemberitaan wartawan rilis.id M. Amir Syaripudin yang menyebut para pengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, terpaksa merogoh kocek sendiri untuk kembali ke kampung halaman mereka di Pulau Sebesi dan Sebuku.

Kepada tim Diskominfo Lamsel, Sarmani menceritakan, permasalahan itu diketahui setelah ia dimintai keterangan oleh Dinas Perhubungan Lampung Selatan melalui sambungan telepon, pada Minggu (6/1/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Saya di telepon oleh Staf Dinas Perhubungan, katanya kami meminta bayaran kepada pengungsi yang ingin pulang. Itu tidak benar, saya juga sudah cek semua ABK tidak ada yang begitu. Spontan mereka pun geram, sudah niat baik membantu pengungsi malah diberitakan ngak benar,” cetus Sarmani dikediamannya, Minggu (6/1/2019).

Sarmani menceritakan, pada hari itu (Minggu), Pemkab Lampung Selatan sudah menyewa 8 Kapal Motor yang ada dibawah naungannya, bukan 6 kapal seperti yang diberitakan media online tersebut.

“Pak Anas (Kadishub Lamsel) yang sewa sama saya, hari itu juga langsung dibayar tunai. Sampai saya harus pulang lagi ke Pelabuhan Canti, karena ABK minta dibayar hari itu juga,” ujar Sarmani.

Lebih lanjut Sarmani mengatakan, para pengungsi yang dimintai bayaran itu mungkin pengungsi yang bukan (manifes) terdata dari Lapangan Tenis Indoor, dan naik kapal umum diluar kapal yang sudah disewa oleh Pemkab setempat.

“Saya pulang ke Sebesi ikut kapal yang terakhir yang disewa sama pemda, jam 12 baru sampai. Kalau ada pengungsi yang naik diluar kapal yang sudah disewa, itu diluar tanggungjawab kami, karena kami sudah dibayar lunas oleh Pemda” kata dia.

“Bisa jadi pengungsi itu menginap di rumah saudaranya bukan pengungsi yang dari Lapangan Tenis Indoor. Begitu dengar ada yang pulang, mereka mau pulang juga. Sedangkan kapal kami sudah istirahat di Pulau Sebesi dan kembali lagi ke Pelabuhan Canti esoknya, jadi mereka naik kapal yang bukan disewa pemda,” tambahnya.

Terkait hal itu, Sarmani pun meminta kepada tim ini untuk mengklarifikasi pemberitaan tersebut. Sebab, dia tidak ingin kerjasama yang baik dengan Pemkab Lamsel selama ini terjalin baik, rusak hanya karena kesalahpahaman.

“Tolong pak, kalau begini caranya kepercayaan masyarakat kepada Paguyuban kami, khususnya Pemda bisa hilang. Kami ga mau itu terjadi apalagi banyak wisatawan yang sewa kapal datang kesini,” keluh Sarmani.

Sebelum tim ini izin kembali ke penginapan, Sarmani sempat menanyakan keberadaan wartawan yang menulis berita tersebut. “Memangnya dia itu (Amir_red) orang mana pak?,” tanya Sarmani.

Hal senada diungkapkan oleh narasumber, yakni Zulkifli (31), warga pulau Sebesi yang membenarkan bahwa dirinya tak menyebutkan bayar untuk kepulangan para Pengungsi di pulau Sebesi pada hari Minggu lalu.

“Gak bener itu, kalau pulang hari Minggu itu gratis, udah dibayarin Ama Pemda, dan saya juga gak pernah kasih keterangan dengan Amir waktu hari Minggu itu, karena saya lagi berada di pulau Jawa” ungkapnya. (Arya)

 3,216 total views,  3 views today

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Amankan Ribuan Burung Kicau Tanpa Dokumen

Published

on

By

Hanuang.com – Modus penyelundupan satwa liar ke Pulau Jawa, melalui Pelabuhan Penyebrangan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), sepertinya semakin marak.

Terbukti, jajaran personil Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni kembali berhasil menangkap 2 pelaku, yang berupaya menyelundupkan 1.722 ekor satwa liar dilindungi, di pos pemeriksaan Seaport Interdiction (SI), Jum’at (15/1/2021) sekitar pukul 21.30 WIB semalam.

Masing-masing pelaku yakni, Rohmad Khudori (43) selaku sopir dan Hendi Dwi Setiawan (21), seorang mahasiswa asal warga Kelurahan Buana Bhakti, Kecamatan Kerinci, Kabupaten Siak. Mereka bertindak sebagai kurir atau pengantar satwa liar kepada pemiliknya di Pulau Jawa.

Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdiansyah mengungkapkan, polisi menangkap kedua kurir satwa liar tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat Toyota Avanza warna hitam B 1667 UID, petugas mendapati 60 paket keranjang plastik dan 4 kardus kecil. Setelah diperiksa lagi, ternyata berisikan satwa liar burung berbagai jenis,” Terangnya kepada wartawan, Sabtu (16/1/2021).

Mantan Kasat Narkoba Polres Lamsel ini juga menjelaskan, berdasarkan keterangan salah seorang pelaku, satwa liar berupa burung tersebut diangkut dari daerah Panjang Bandar Lampung dan akan dibawa menuju ke daerah Semarang.

“Mereka diberikan ongkos sebesar Rp. 3 juta, namun baru diterima Rp. 2 juta. Sedangkan sisanya akan diberikan lagi setelah satwa-satwa itu sampai ke tujuan,” Jelasnya lagi.

Atas dasar hal tersebut, kedua pelaku beserta barang bukti diamankan ke Markas KSKP Bakauheni guna proses hukum lebih lanjut. “Polisi tengah melakukan penyelidikan, ke pemilik dan penerima satwa liar tersebut,” Tukasnya.

Diketahui, barang bukti yang berhasil disita yakni satu unit Mobil Toyota Avanza warna hitam metalik dengan Nopol : B 1767 UID berikut kunci kontak kendaraan.

60 box keranjang plastik yang berisikan satwa liar berupa burung berbagai jenis yang berjumlah sekitar 1.722 ekor. Rinciannya, 380 ekor burung jenis Jalak Kebo, 385 ekor burung jenis Pleci, 80 ekor burung jenis Cinenen, 210 ekor burung jenis Gelatik Batu, 570 ekor burung jenis Prenjak Jawa, 11 ekor burung jenis Sirih-Sirih, 57 ekor burung jenis Madu Belukar, 3 ekor burung jenis Poksai, 5 ekor burung jenis Cucak Gunung, 13 ekor burung jenis Kinoy dan 8 ekor burung jenis Cucak Ranting. (*)

 1,497 total views,  1,496 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Polsek Sidomulyo Bekuk Kawanan Pencuri Kabel PLN

Published

on

By

Hanuang.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Sidomulyo Lampung Selatan (Lamsel), berhasil meringkus tiga orang tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) kabel milik PT. PLN (Persero) ULP Sidomulyo.

Diketahui, tersangka yang diamankan petugas yakni Yuda Isworo (24), Jaka Riyanto (23) dan Riki Widiyanto (21), ketiganya warga Dusun Tegal lega RT/RW 003/001, Desa Karanganyar, Kecamatan Jati Agung.

Kapolsek Sidomulyo Iptu Hengky Darmawan menjelaskan, para tersangka menjalankan aksinya sekira jam 04.00 WIB pada hari Kamis tanggal 14 Januari 2021. Dengan tempat kejadian perkara (TKP), gardu sisipan S-273 PLN yang berada ditengah areal persawahan Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo.

“Modus operandi pelaku, yakni membuka box kemudian melepas tiga sekring untuk memutus arus lalu dilanjutkan dengan memutus sekring atas. Selanjutnya, pelaku memotong pipa pengaman kabel tembaga milik PT. PLN (Persero) ULP Sidomulyo,” sebut Iptu Hengky, Jum’at (15/1/2021).

Iptu Hengky melanjutkan, saksi Andi Nurdika (31) kebetulan melintasi TKP dan bergerak cepat menghubungi piket Polsek Sidomulyo melaporkan kejadian tersebut. Sekira jam 05.00 WIB, Kapolsek Sidomulyo didampingi Kanit Reskrim bersama warga memergoki lima orang pelaku yang kedapatan sedang melakukan tindak pidana curat.

“Setelah dilakukan interogasi, tiga orang pelaku yaitu Yuda Isworo (24), Jaka Riyanto (23), dan Riki Widiyanto (21), mengaku telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali di wilayah Sidomulyo pada bulan Agustus dan Desember 2020, juga satu kali di wilayah Candipuro. Sedangkan, dua orang lainnya Prima Saputra (29), dan Ahmad Sobirin (29) tidak terbukti terlibat dan ditetapkan sebagai saksi,” tegas Iptu Hengky.

Terungkap, sebelumnya para pelaku telah melakukan curat sekira jam 02.00 WIB pada hari Rabu tanggal 30 Desember 2020. Pelaku mencuri kabel puding jurusan sebanyak empat buah kabel, dengan panjang kurang lebih lima meter.

“Modusnya, pelaku membuka box gardu kemudian mematikan tegangan arus listrik dan mematikan saklar pada gardu, lalu melepas cut out untuk memutus arus listrik. Setelah itu, pelaku memotong kabel puding jurusan yang ukuran 70 mm dan empat buah kabel sepanjang 5 meter lalu dibawa kabur oleh para tersangka,” imbuh Iptu Hengky.

Akibat kejadian tersebut, korban yakni PT. PLN (Persero) ULP Sidomulyo mengalami kerugian materi sebesar Rp. 11.409.000 (sebelas juta empat ratus sembilan ribu rupiah). Kemudian, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidomulyo.

Selain para tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah gagang gergaji besi, dua buah pipa pralon ukuran 3/4 inc warna putih, kabel diameter 70 dua gulung, kabel diameter 150 satu gulung, dua buah mata gergaji besi, satu buah kunci pas 24 dan satu unit mobil Daihatsu Xenia Nopol B 1152 CKJ.

“Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh,” pungkas Iptu Hengky. (*)

 1,692 total views,  1,692 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Ajak Para ASN Berolahraga, Nanang : “Sepakbola Baik Untuk Menjaga Stamina”

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengikuti pertandingan sepak bola laga persahabatan gabungan antar Aparat Sipil Negara (ASN), Jum’at (15/1/2021).

Pertandingan sepak bola yang dilakukan di lapangan desa way galih tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama ASN pemkab lampung selatan.

Pertandingan tersebut turut pula diikut beberapa pejabat pemkab lamsel seperti, Kadis Perizinan, Martoni Sani, Kadis Perkebunan, Bibit Purwanto, Kabag BMS, Kholil, Kabag Umum, Cahyadi, Kabag TUK, Muhadi, Kabid Informasi Publik, Heri Wiono.

Bupati Nanang Ermanto menyampaikan disela pertandingan akan menjadikan pertandingan sepak bola tersebut sebagai rutinitas kegiatan pemerintah daerah yang akan dilakukan setiap jum’at.

“Pertandingan bola ini sudah beberapa kali dilakukan, kali ini kita bertanding dengan ASN dari Lingkup Sekretariat Pemkab Lamsel. Olahraga seperti ini membuat badan kita sehat stamina kita tetap terjaga di tengah pandemi covid-19 ini,” Ujarnya.

“Insya allah kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap jum’at. Jadi pagi hari nya kita senam bersama kemudian sore hari kita bermain sepak bola. Tidak hanya lingkungan pemkab saja nanti kecamatan – kecamatan akan kita undang kemari,” Ucapnya.

Terlihat pula di lokasi, Sekdakab Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM bersama Para Pejabat Struktural Pemkab Lamsel Lainnya menyaksikan pertandingan laga persahabatan tersebut. Di akhir laga pertandingan ditutup dengan Skor 4 – 1 yang di menangkan oleh Tim Bupati Lamsel. (Riko)

 2,326 total views,  1,553 views today

Continue Reading

Trending Topic