Connect with us

Bandar Lampung

Inilah Rekanan Lainnya Yang Setor Ke Zainudin Hasan Mencapai Rp. 5,8 Milyar Lebih Pada Tahun 2018

Published

on

Hanuang.com – Sidang Dakwaan Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Non Aktif, Zainudin Hasan, berlangsung di Ruang Garuda, Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin, (17 12 18).

Dalam berkas dakwaan yang dibacakan oleh JPU KPK RI, Terdakwa Zainudin Hasan menerima sejumlah suap Fee Proyek Dinas PUPR Lamsel dari berbagai rekanan.

“Penerimaan uang dari Ardy yang diserahkan melalui Anjar Asmara sebesar Rp. 5,5 Milyar, pada bulan Februari-Juni 2018 diparkiran Bank Panin Bandar Lampung dan rumah Ardy di Bandar Lampung” ungkapnya saat membacakan dakwaan.

Adapun Paket-paket pekerjaan pada Dinas PUPR Lamsel, TA 2018 diplotting untuk Ardy sebesar Rp. 27 Milyar.

Selain itu, JPU KPK juga menjelaskan bahwa terdakwa Zainudin Hasan menerima suap fee Proyek dari rekanan lainnya, yakni Eka May, Eddy Waluyo, Yati, Sumardi, dan Tulus.

“Anjar Asmara menerima uang dari rekanan Konsultan melalui Yudi Siswanto sebesar Rp. 375 Juta pada bulan Juni 2018 di rumah ABN di Bandar Lampung, Uang yang diberikan Yudi Siswanto kepada Anjar Asmara tersebut merupakan komitmen fee sebesar 30% dari nominal pekerjaan yang diperoleh oleh beberapa rekanan konsultan” ungkapnya. (*)

 4,778 total views,  4 views today

Advertorial

Made Bagiasa : “Perubahan Perilaku Pada Anak Harus Dipantau”

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Made Bagiasa, melakukan Sosialisasi Perda (Sosperda) nomor 1 tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif.

Dengan tetap mengedepankan protokoler Kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan social distancing, Wakil Ketua Komisi II DPRD Lampung tersebut menerangkan betapa pentingnya isi dari Perda tersebut.

Menurutnya, penyelamatan generasi bangsa dari bahaya narkoba harus dimuali sejak dini, seperti dari satuan lingkungan terkecil yaitu keluarga. Keluarga harus memberi pemahaman yang baik dari efek negatif dari penggunaan atau pemakaian narkoba dan mewaspadai lingkungan sekitar anak agar jangan terpangaruhi dan dicekoki narkoba.

“Perubahan perilaku pada anak harus terus dipantau oleh orangtua secara terus menerus. Dengan menanamkan keimanan akan keagamaan dan pendidikan yang baik pada anak dan pengawasan secara terus menurus sampai anak beranjak dewasa maka akan tertanam sikap dan daya tangkal yang kuat pada anak untuk menjauhi narkoba,” terangnya pada Sosper di Desa Umbul Tinggi Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Jumat (10/07/2020).

Politisi Golkar Lampung tersebut juga mengajak, kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda untuk perangi narkoba dengan salah satu cara menerapkan pola hidup sehat.“Di tengah Pandemi Covid-19, sebaiknya masyarakat khususnya para generasi muda beraktifitas dengan kegiatan yang positif, seperti olahraga demi menjaga ketahanan imunitas dalam tubuh,” ujarnya.

Kemudian diiakhir acara, dirinya juga kembali menghimbau kepada seluruh elemen agar jangan sekali-kali mendekati barang haram dan sejenisnya tersebut.

“Saya selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya anak muda agar menjauhi yang namanya narkoba. Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensosialisasikan tentang bahaya narkoba di tengah keluarga ataupun masyarakat,” jelasnya.

Perlu diketahui, dalam kegiatan Sosperda tersebut, juga menghadirkan Perangkat dan para Pamong setempat, serta ratusan masyrakat sekitar. Diakhir kesempatan tersebut juga, Bli Made memberikan buku dan beberapa bantuan kepada masyarakat. (*)

 124 total views,  65 views today

Continue Reading

Advertorial

Di Kota Gajah, Ketua DPRD Lampung Sosialisasi Perda Tentang Narkoba

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Guhmay menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyelenggaraan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya, di kampung Sritejo Kencono, Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah. Kamis, (09/07/20).

Hadir dalam acara sosialisasi Perda ini Camat dan Kapolsek Kota Gajah serta diikuti perwakilan Kelompok Wanita Tani, Pemuda Karang Taruna, tokoh masyarakat se Kecamatan Kota Gajah.

Dalam paparannya mingrum mengajak agar para orang tua dapat terus mengawasi dan menjaga anak-anak serta keluarga dari bahaya narkoba.

Ruang lingkup pengaturan dalam perda ini meliputi antisipasi dini, pencegahan, penanganan, pendanaan partisipasi masyarakat dan penghargaan.

Ditambahkan mingrum, peran lingkungan dan keluarga menjadi kunci utama dalam menjaga bahaya narkoba.

Upaya dapat dilakukan salah satunya dengan membentuk dan mengoptimalkan tim penanggulangan bahaya narkotika, psikotropika dan zat aktif lainya berbasis masyarakat serta peningkatan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi terhadap penyalagunaan narkotika dan psikotropika. Ujarnya

Ditengah pandemi covid 19 dan memasuki tatanan New Normal Mingrum menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam keseharian guna pencegahan penularan covid 19.

Camat Kota Gajah Muliwan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan dan kehadiran ketua DPRD Provinsi Lampung pada acara sosialisasi Perda di Kecamatan Kota Gajah, “upaya telah banyak kami lakukan dalam hal pencegahan penyalagunaan narkoba di wilayah kecamatan Kota gajah salah satunya mengoptimalkan peran Linmas dan Pol PP kecamatan dalam melakukan patroli wilayah guna mengantisipasi pencegahan dini penyalagunaan narkoba, harapan kami kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung agar kiranya dapat membantu program dalam pencegahan penyalagunaan narkoba diwilayah kecamatan Kota Gajah.

Pada kesempatan sosialisasi perda ini juga Mingrum menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta sosialisasi. (*)

 106 total views,  45 views today

Continue Reading

Advertorial

Sahlan Syukur Minta Warga Natar Jauhi Narkoba

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota DPRD Provinsi Lampun, Sahlah Syukur, asal dapil Lampung Selatan Fraksi PDI-Perjuangan, gelar agenda Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung nomor 1 tahun 2019, tentang fasilitas penanganan penyalahgunaan Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainya. Sabtu (11/7/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sukadamai Kecamatan Natar mulai pukul 10.00 WIB, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu jaga jarak dan memakai masker. Menghadirkan dua Narasumber yakni Dra. Nur Prima Qurbani M.Si dari Dinas Pendidikan dan Budaya Provinsi Lampung dan Vania Amanda Samor, S.Farm Mahasiswa lulusan Universitas Gadjah Mada.

Pria yang kerab disapa Aan tersebut mengatakan, Dalam pemaparan pemateri bahwa penggunaan narkoba sangat berbahaya untuk kita semua dan mengakibatkan akan maraknya kejahatan yang terjadi. Maka, dari itu mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah penggunaan narkoba dikalangan remaja.

“Dengan adanya peraturan daerah ini, saya berharap dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat, bagaiamana cara pencegahan narkoba baik di lingkungan tempat bekerja maupun di lingkungan tempat tinggal,” kata Aan, dihadapan masyarakat.

Sejalan hal tersebut, tambahnya, pihaknya siap kapan dan di manapun jika dibutuhkan masyarakat untuk memberikan pencerahan tentang bahaya penggunaan narkoba.

“Narkoba sangat rentan merasuki dan merusak semua kalangan, termasuk dikalangan remaja. Terkadang, tidak sedikit orang terjebak akan pola pikir yang salah, ingin meraih sesuatu dengan cara cepat sehingga menggunakan narkoba. Padahal tidak akan prestasi jika menggunakan narkoba.Yang betul itu “Narkoba No, Prestasi Yes,” ujarnya.

Diselang selesai kegiatan, Aan meluangkan waktu untuk bercengkrama dengan masyarakat Sukadamai terkait pertanian, perternakan, perikanan dll, yang hari ini menjadi tugasnya di komisi II.

“Datangnya saya kesini selain menjalankan tanggung jawab saya perihal Sosialisasi Peraturan Daerah saya berharap jadinya saya sebagai anggota dewan dapat dimanfaatkan oleh bapak ibu, maka itu saya ingin berdiskusi dengan bapak ibu sekalian tentang pertanian, perternakan, perikanan dll,” kata Aan. (*)

 669 total views,  513 views today

Continue Reading

Trending Topic