Connect with us

Kriminalitas

Inilah Data Korban Yang Ditemukan Warga Sidowaluyo Di Lapangan Setempat

Published

on

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Dengan Kondisi Tergeletak, Mata Lebam, Pipi Bengkak, Dan Mulut Mengeluarkan Darah

Hanuang.com – Warga Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), dihebohkan dengan ditemukannya seorang pria dengan kondisi luka luka dan sekarat, Selasa (27/11/18).

Diketahui korban tersebut atas Nama, Salendra Lesmana (25) warga Dusun IV, Desa Cempaka Putih, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah (Lamteng).

Kades Sidowaluyo, Haroni mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang siswa SDN Sidowaluyo saat dirinya sedang bermain di Lapangan Desa setempat.

“Saat istirahat mereka bermain ke Lapangan, selanjutnya mereka melihat sosok Pria dengan posisi duduk terlentang di kursi bambu di lapangan Desa setempat. dengan Kondisi mata dan pipi lebam, serta keluar darah dari mulut.” ungkapnya.

Setelah melihat kondisi yang sudah sekarat, Siswa SD langsung melaporkan ke guru mereka dan selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek setempat.

“Saya dapat laporan dari seorang Guru dan selanjutnya saya melaporkan ke Polsek, dan Diketahui identitas setelah ditemukan KTP didalam dompet korban” tambahnya.

Saat ini pria tersebut yang dalam kondisi kritis sudah dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr. Bob Bazar, SKM, Kalianda, Lamsel, untuk mendapatkan perawatan secara intensif. (Arya/Sugeng)

 5,894 total views,  3 views today

Kriminalitas

Apes…!!! Pelaku Maling HP di Palas, Dapat Bogem Mentah, Masuk Bui Pula

Published

on

By

Hanuang.com, PALAS – Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang kerap meresahkan masyarakat Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel) akhirnya memdekam di sel tahanan Mapolsek setempat.

Pelaku yakni berinisial S (50), warga Dusun Purwodadi, Desa Sukaraja, Kecamatan Palas. Ia digelandang polisi setelah melakukan curat di Dusun 5, Desa Bangunan, kemarin (19/10/2020).

Kapolsek Palas, Iptu Sari Akip mengungkapkan, pelaku masuk kerumah korban Devi Okta Wulandari dan berhasil mengambil Handphone merk Realmi C15 milik korban yang tengah di charge.

“Pelaku masuk ke rumah korban saat dilihat sepi. Kemudian dia mengambil Hp korban berikut chargernya juga. Lalu, pelaku kabur, ” Terang Kapolsek.

Iptu Sari Akip menambahkan, tak lama usai pelaku kabur, korban mendapati bahwa Hp miliknya tidak ada lagi ditempat semula yang berada diruang tengah rumah korban. Korban kemudian menuju pintu depan dan sempat melihat perginya pelaku.

“Saat itu, korban langsung mengadu ke ayahnya. Lalu ayah dan kerabat korban mengejar pelaku, hingga menangkapnya,” Lanjutnya.

Setelah korban tertangkap massa, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palas. Meski sempat beberapa kali terkena pukulan masa, akhirnya pelaku dapat diamankan anggota kepolisian yang datang tepat waktu.

“Saat polisi datang, dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, polisi berhasil menemukan barang bukti Hp Realmi C15 milik korban di keranjang sepeda motor pelaku. Setelahnya, pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Palas,” Tutupnya. (Humas)

 34,297 total views,  30 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Sedang Asyik Pesta Sabu, Warga Bakauheni Dicomot Polisi

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – JR (35) dan S (39), warga Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), terpaksa harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Penengahan.

Kedua pria ini, berhasil diringkus anggota Polsek Penengahan saat tengah pesta narkoba golongan I jenis sabu-sabu, di Dusun Kenyayan Desa Bakauheni, Minggu (18/10/2020) kemarin.

Kapolsek Penengahan AKP Hendra mengungkapkan, sebelumnya polisi telah menerima informasi dari masyarakat mengenai sebuah rumah yang kerap digunakan sebagai tempat pesta narkoba.

“Dari informasi itu, polisi kemudian kita seliduki, hingga akhirnya berhasil melakukan penggrebekan terhadap dua laki-laki yang sedang berpesta sabu-sabu,” Ungkap AKP Hendra, Senin (19/10/2020).

Polisi perawakan tinggi besar ini melanjutkan, saat dilmgrebek, petugas juga melakukan penggeledahan di tempat tersebut. Alhasil, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa peralatan menghisap shabu seperti bong, korek api dan Shabu bekas sisa pakai.

“Selain itu, polisi juga berhasil menemukan 5 paket narkoba jenis shabu yang di bungkus plastik bening di bawah kasur. Saat diintrogasi, kedua pelaku mengakui bahwa barang jenis shabu tersebut adalah milik kedua pelaku,” Lanjutnya.

Setelah itu, kedua pelaku dan barang bukti di bawa ke Mapolsek Penengahan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Untuk diketahui, dari penggrebekan tersebut anggota Polsek Penengahan berhasil mengamankan barang bukti sebagai berikut :

  • 5 klip plastik bening yang berisikan Kristal bening yang diduga narkotika golongan I Jenis shabu
  • 1 klip plastik bening yang berisikan kristal di duga Shabu sisa pakai
  • 1 perangkat alat hisap Shabu (Bong) dan 2 bua korek api gas serta 5 buah HP. (*)

 5,187 total views,  32 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Ribuan Jenis Narkoba Berhasil Diamankan Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Kepolisian resort Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba di Seaport Introduction Pelabuhan Bakauheni.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Alkazar Nasution mengatakan, selama kurun waktu 2 bulan dari bulan Agustus hingga September 2020, pihaknya berhasil menggagalkan tindak pidana narkotika dengan mengamankan 12 tersangka.

“Dari 12 tersangka tersebut, 9 laki-laki dan 3 diantaranya wanita. Untuk Jumlahnya Ganja 195 kg, Extacy 4378 butir, Sabu 14,31 kg dan Erimin-5 300 butir,” Terang AKBP Zaky saat press rilis di halaman Polres Lamsel. Selasa (6/10/20).

Masih kata AKBP Zaki, asal barang tersebut dari berbagai macam daerah, untuk Ganja dari aceh dan medan, Sabu-sabu dari Pekan Baru dan medan dan Erimin-5 Jakarta.

“Dari hasil pengembangan ini kita berhasil membekuk 3 pelaku wanita, perannya sebagai penerima barang,” Terangnya.

Untuk modus ganja pelaku mengemasmya dengan menggunakan kardus dikirim dengan menggunakan Truck jasa Expedisi, dikirim dari medan dengan tujuan pulau jawa, yaitu jawa barat dan malang jawa timur. Dan modus Sabu 10 kg dibawa oleh pelaku dengan menggunakan kendaraan bus medan jaya yang dikemas dengan koper dari medan akan di bawa ke jakarta.

Sedangkan untuk sabu dan extacy dikirim dari pekan baru akan di bawa ke Tasikmalaya Jawa Barat dengan menggunakan Truck Expedisi JNE dikemas dengan peti kayu yang berisikan berangkas besi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku di jerat dengan pasal 111 ayat (2), 112 ayat (2) jo pasal 114(2) pasal 115(2), jo pasal 132(1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup dan atau hukuman mati. (Apom/Capit)

 1,692 total views,  26 views today

Continue Reading

Trending Topic