Connect with us

Lampung Selatan

Ini Yang Disampaikan DPRD Provinsi Lampung Saat Reses Di Lamsel

Published

on

Hanuang.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (2) Lampung Selatan (Lamsel) melaksanakan kunjungan kerja (Reses) dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan program pembangunan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan yang telah diputuskan bersama Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi Lampung dan tertuang di dalam APBD Provinsi Lampung TA. 2019. Kegiatan Reses digelar di Pemda Kabupaten setempat, Selasa (5/11/2019).

Kunjungan kerja (Reses) dihadiri seluruh Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil 2 yakni Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung H. Raden Muhammad Ismail (Demokrat), Koordinator Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil 2 Lampung Selatan H. Tony Eka Candra (Golkar), Sekretaris Antoni Imam (PKS), Bendahara Nurul Ikhwan (PDIP) anggota Sahlan Syukur (PDIP), Fahrorrozi (Gerindra), Lesty Putri Utami (PDIP), Okta Rijaya (PKB), Ahmad Fitoni (PAN) dan Wahrul Fauzi Silalahi (NasDem) tersebut, dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Plt.Bupati Kabupaten Lampung Selatan Nanang Ermanto, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, jajaran Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekdakab, Inspekturkab, Sekretaris DPRD, Para Kaban/Kepala OPD/Kabag, Sekretaris DP Korpri/Sekretaris KPU, Direktur PDAM Tirta Jasa, Direktur RSUD Bob Bazar, seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Selatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Ormas dan undangan lainnya.

Plt.Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada rombongan yang dipimpin H.Tony Eka Candra di Kabupaten berslogan Ragom Mufakat tersebut.

“Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung, dan pada kunjungan kerja ini diharapakan, dapat menampung aspirasi dan keinginan masyarakat yang akan dituangkan dalam rencana pembangunan daerah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, oleh karna itu mari kita jadikan forum ini sebagai pertemuan antara masyarakat dan DPRD Provinsi Lampung, tentunya dengan kerja keras, sinergitas, dan kerjasama dengan semua pihak, Insya Allah Kabupaten Lampung Selatan akan lebih maju” ucap Nanang.

Sementara dalam sambutanya Koordinator Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil 2 Lampung Selatan H.Tony Eka Candra menyampaikan, beberapa program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung TA. 2019 yang telah diperjuangkan dan dianggarkan oleh DPRD Provinsi Lampung Dapil 2 dan Pemerintah Provinsi Lampung diantaranya Pembangunan jalan dan jembatan yaitu dikoridor 1 yaitu peningkatan ruas jalan Kunjir-Gayam, peningkatan ruas jalan Gayam-Ketapang, peningkatan jalan SP Sidomulyo-Blimbing, Kemudian jalan Provinsi di Koridor 3 peningkatan ruas jalan, simpang Korpri-Purwotani.

Kemudian dalam program rehabilitasi, yaitu pemeliharaan jalan ZA Pagar Alam, pemeliharaan jalan Kunjir-Gayam, Gayam-Ketapang di Ling 3, kemudian pemeliharaan SP Sidomulyo-Blimbing Sari.

“Distribusi Anggaran dibidang kesehatan, Program pengadaan alat kesehatan Obat-obatan dan PKB, advokasi perioritas pemanfaatan dana desa untuk kesehatan, program penyakit tidak menular, kegiatan alat deteksi dini pengendalian penyakit tidak menular,” urai Tony.

Kemudian unit pengolahan pakan unggas sebanyak 3 Paket, lokasi Jatimulyo, Jatiagung, Sragi, dan Tanjung Bintang dengan tambahan bahan baku pakan ternak, dan masih banyak program lainnya.

“Banyak sekali program yang sudah kita perjuangkan, dan nanti akan kita sampaikan dalam bentuk ringkasan kepada Bupati dan juga DPRD Kabupaten Lampung Selatan,” tutup Tony.

Sementara dalam reses tersebut juga diadakan dialog bersama yang di moderatori oleh sekretaris Tim H. Antoni Imam. Dalam sesion tanya jawab yang terbagi menjadi 3 sesion tersebut, mayoritas masyarakat Lampung Selatan mengeluhkan rusaknya jalan Provinsi yang berada diwilayah pesisir pantai, kerusakan jalan di Sidomulyo dan kerusakan jalan Provinsi lainnya, pembangunan rumah rusak akibat terdampak bencana tsunami beberapa waktu lalu, persoalan peternakan, Program Gerbang Desa untuk ditinjau ulang disetiap desa dan kecamatan, serta pembangunan air bersih di daerah bumi perkemahan Tri Dhama Yoga.

Menanggapi hal tersebut, Wakil ketua DPRD Provinsi Lampung H.Raden Muhammad Ismail berjanji bersama-sama Anggota DPRD Provinsi Dapil Lampung Selatan akan menindak lanjuti semua keluhan dan harapan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan dalam pembahasan APBD TA.2020 mendatang.

“Terkait pembangunan dan pelebaran jalan Provinsi yang sudah disampaikan oleh masyarakat, nanti akan kita perjuangkan sekuat tenaga, dan kita sepakat bersama-sama Anggota DPRD Lampung Dapil 2 Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020 untuk memperjuangkan anggarannya kemudian dapat segera direalisasikan pembangunanya, agar masyarakat Lampung selatan merasakan program pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Raden Ismail.

Hal senada juga disampaikan H.Tony Eka Candra, terkait rehab sedang rumah korban tsunami pihaknya akan memperjuangkan dengan sekuat tenaga bersama anggota DPRD Provinsi Lampung lainnya, untuk segera memprioritaskan dan akan membahasnya di Badan Anggaran.

Terkait Program gerbang desa yang dinilai tidak merata pembangunanya, pihaknya juga akan segera menindaklanjuti bersama anggota DPRD Lampung Dapil 2, karena menurutnya program tersebut adalah sebuah gerakan positif membangun desa, oleh sebab itu diharapkan melalui Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atau BAPPEDA untuk menginventarisir kemudian memberikan data-data desa tertinggal kepada DPRD Provinsi Lampung, agar fokusnya pembangunan dapat dirasakan manfaatnya dan dinilai tepat sasaran.

“Insya Allah, aspirasi dari masyarkat Lampung Selatan pada pertemuan kali ini akan kita kawal dan akan kita perjuangkan bersama anggota DPRD Provinsi Lampung lainnya dalam pembahasan APBD TA.2020, dengan tetap mengedepankan skala prioritas pembangunan, tentunya dengan harapan masyarakat Lampung Selatan merasakan manfaatnya dari program Pemerintah Provinsi Lampung,” tutup Tony. (Arya)

 2,929 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Babinsa Sidomulyo Bantu Warga Gotong-Royong Perbaikan Jalan Desa

Published

on

By

Hanuang.com – Sertu Pujianto anggota Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, ikut membantu masyarakat melakukan gotong-royong penimbunan badan jalan di Dusun 07 Bali Koga, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (03/03/21).

Sejak desember 2020 lalu hingga Maret 2021, curah hujan yang cukup tinggi membuat beberapa bagian badan jalan juga ikut rusak berlubang, tentunya atas kerusakan dibeberapa titik badan jalan menjadi penyebab hambatan lalu lintas masyarakat.

Dalam upaya mengatasi hal tersebut, Pemerintah Desa melalui perangkat desanya dan masyarakat berupaya melakukan perbaikan perbaikan, dengan melakukan penimbunan pada titik jalan yang rusak berlubang, hal ini untuk meminimalisir pengguna jalan dari ancaman kecelakaan, selain itu pula untuk memudahkan dalam berlalu lintas.

Jalan poros dusun itu menghubungkan ke dusun lainnya hingga ke kantor desa Sidoharjo, sangat mendapat perhatian yang kuat dari segenap masyarakatnya, untuk bersama sama melakukan gotong-royong perbaikan jalan.

Sertu Pujianto mengungkapkan jangan selalu menunggu perbaikan dari Pemerintah, karena jalan ini adalah fasilitas umum, selagi masih bisa kita lakukan perbaikan perbaikan, mari kita sama sama lakukan, dan bila ke depan akan diperbaiki minimal kita sudah tidak merasa kesulitan saat melintas dijalan ini” ujarnya.

“Apapun yang kita kerjakan saat ini, anggaplah sebagai ibadah karena untuk kepentingan orang banyak, mudah mudahan setelah dilakukannya penimbunan badan jalan ini, bisa lancar berlalu lintas” tutupnya. (Arya)

 421 total views,  421 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kapten Limbong perintah Personel Bantu Desa Yang Terdampak Banjir

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), melakukan evakuasi barang-barang milik Pemdes Talangbaru, Rabu, (03/03/21) sekitar pukul 19.30 WIB.

Air hujan yang diperkirakan setinggi 50 Cm atau setinggi lutut orang dewasa ini, masuk kedalam kantor desa sehingga mengakibatkan barang-barang milik desa terendam air, termasuk berkas atau arsip pemerintah desa setempat.

Banjir dan genangan air musiman yang terjadi di Dusun I desa Talang Baru ini, juga menggenangi benerapa rumah warga, serta terjadi pohon yang roboh yang berada dipingir jalan lintas Sumatera, sehingga menghalangi lalu lintas kendaraan yang melintas.

Danramil 421-07/Sidomulyo, Kapten Kav Henri Limbong, langsung mengarahkan anggota Babinsa di wilayah Kecamatan Sidomulyo, yang telah terjadi banjir didusun I desa Talang Baru Kecamatan Sidomulyo Lamsel.

“Dalam Kejadian tersebut barang-barang milik pemerintah desa rusak dan basah akibat tergenang banjir yang masuk kedalam kantor ” tuturnya.

Selain itu banjir yang merupakan banjir musiman ini juga menggenangi beberapa rumah warga, serta terjadi pohon tumbang yang sempat menghalangi para pengendara yang melintas dijalan Sumatera tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Beruntung dalam kejadian tersebut anggota Babinsa koramil 421-07/Sidomulyo bersama warga sigap dan membantu pemerintah desa mengevakuasi barang milik desa, termasuk membersihkan pohon yang tumbang yang menghalangi para pengendara” ujarnya.

Sementara itu Babinsa Koramil 421-07/Sidomi mengatakan, Dari pantauan di lokasi, banjir musiman yang terjadi di Dusun I Induk desa Talang Baru Kecamatan Sidomulyo ini sudah menjadi langganan setiap musim penghujan.

“Karena selain tempat atau lokasi yang lebih rendah dengan badan jalan, juga saluran air yang sudah tidak berfungsi, sehingga air tidak lancar dan menggenang hingga ke rumah warga dan kantor desa setempat” pungkasnya. (Arya)

 407 total views,  407 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kecamatan Tanjung Bintang Jadi Musrenbang Pamungkas

Published

on

By

Hanuang.com – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang dimulai sejak 11 Februari 2021 lalu, berakhir. Kecamatan Tanjung Bintang jadi pamungkas kegiatan ini.

Di Kecamatan Tanjung Bintang, Musrenbang untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, digelar di kantor kecamatan setempat, Rabu (3/3/2021).

Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didampingi Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP.

Hadir juga anggota DPRD dari daerah pemilihan 6, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, S.Sos, MM beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.Pada kesempatan itu, Nanang menyoroti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021 yang terpangkas hingga miliaran rupiah.

Hal itu kata Nanang, disebabkan adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga berdampak terhadap besaran anggaran pembangunan yang dialokasikan oleh pemerintah daerah untuk seluruh kecamatan.

“Terkait anggaran ini jadi dilema. Bayangkan, kita terkena refocusing anggaran sekitar Rp.120 miliar oleh pemerintah pusat. Anggaran pembangunan di Kecamatan Tanjung Bintang dari Rp.50 miliar menjadi Rp.39 miliar tahun ini,” ungkap Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, pemangkasan itu juga berdampak terhadap besaran anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang dialokasikan pemerintah pusat.

Terkait adanya pemangkasan disejumlah pos anggaran itu, Nanang meminta aparatur pemerintah di desa, khususnya kepala desa bisa memakluminya.

“Ketika mau pelantikan kemarin, saya dengar kepala desa mau demo, tunjangannya turun. Ini bukan potong memotong, tapi kebijakan pemerintah pusat. Saya minta pengertian teman-teman kepala desa. Kita harus melihat kondisi bangsa ini,” tukas Nanang.

Nanang menambahkan, tahun ini Pemkab Lampung Selatan masih tetap fokus dalam penanganan Covid-19. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat memiliki tingkat kesadaran dan kepatuhan yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan.

Apabila Covid-19 dapat terkendali, refocusing anggaran tidak akan terlalu besar. Dengan demikian keuangan daerah bisa sehat dan berbagai proyek yang telah dianggarkan di APBD akan bisa dieksekusi sesuai perencanaan, termasuk menaikkan tunjangan aparatur desa dan pembangunan lainnya.

“Tunjangan ini kebijakan kepala daerah, kalau keuangan sehat kita berikan. Saya ini mantan kepala desa, jadi paham kondisi kepala desa. Jangan kepala desanya gagah, rakyatnya sakit semua. Ini mesti ada pemahaman dan rasa nasionalisme ketika keadaan bangsa sedang seperti ini,” tandasnya. (Aziz)

 1,708 total views,  750 views today

Continue Reading

Trending Topic