Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Ini Penjelasan Pendamping PKH Terkait Dugaan Pemotongan Dana KPM
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Ini Penjelasan Pendamping PKH Terkait Dugaan Pemotongan Dana KPM

Redaksi
Last updated: 11 Mei 2020 06:19
Redaksi
6 tahun ago
Share
SHARE

http://Hanuang.com – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), Agung, membantah telah memotong sejumlah dana Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa tersebut.

Kepada http://Hanuang.com, Agung menjelaskan bahwa dana tersebut bukanlah diambil untuk dirinya pribadi, namun ditabung di rekening BNI atas nama KPM masing-masing.

“Tidak ada itu pemotongan dana PKH, yang ada hasil kesepakatan dengan KPM bahwa sejumlah dana dari pencairan PKH itu ditabung kembali dengan membuka rekening BNI,” ujar Agung, Minggu, (10/05/20).

Dirinya menjelaskan bahwa ide tabungan KPM tersebut merupakan inisiatif pribadi. Namun begitu menurut wanita berhijab ini berbanding lurus dengan program PKH sendiri tentang edukasi manfaat menabung bagi KPM.

Sedikitnya ada 134 KPM yang menyetujui ikut menabung. Namun baru sekitar 90 rekening tabungan yang telah jadi, sisanya 44 rekening masih dalam proses.

Agung menambahkan, proses lama pembuatan rekening BNI tersebut karena dirinya memilih memproses rektor KPM melalui Agen Laku Pandai BNI. Karena kata dia, nasabah lebih diringankan tanpa bea admin yang biasanya mencapai ratusan ribu rupiah.

“Semua dana KPM ada, semua bisa dipertanggungjawabkan. Sebagian rekening KPM sudah jadi dan sisanya masih dalam proses,” imbuhnya.

Sementara, Koordinator Pendamping PKH Kabupaten (Koorkab) wilayah I, Hanafiah Darsudin, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil yang bersangkutan di sekretariat PKH Kabupaten pada Sabtu (09/05) kemarin.

“Sudah kita panggil untuk kita mintai konfirmasi dan klarifikasi. Dan hasilnya memang yang bersangkutan (Agung_red) dapat mempertanggungjawabkan keuangan KPM di Desa Gunung Terang. Bukti rekening dan jumlah saldo cocok. Hanya saja, ada sekitar 44 rekening KPM yang belum jadi, kami minta Agung untuk segera mengembalikan uang tersebut langsung ke KPM,” kata Darsudin.

Menurut Darsudin, walaupun ide dan tujuannya baik, namun pendamping PKH tidak diperbolehkan mengambil inisiatif tanpa berkoordinasi dahulu baik dengan koorkab maupun dengan Dinas Sosial.

“Yang bersangkutan sudah kami sanksi berupa surat peringatan. Dan saat ini tugas pendampingan di Desa Gunung Terang kami alihkan ke desa lain, hal ini kami ambil untuk mempermudah penyelidikan lanjutan jikalau ditemukan pelanggaran lainnya,” tukas Darsudin yang juga dikenal sebagai Mubaligh ini.

Sebelumnya, dikabarkan sejumlah dana KPM PKH di Desa Gunung Terang dipotong oleh pendamping PKH dengan setengah dengan modus untuk digabungkan kembali. Namun, KPM mengaku tidak pernah mengetahui jika buku rekening mereka telah jadi, apakah benar untuk ditabung atau hanya pura-pura saja untuk menjalankan modus pemotongan dana PKH. (*)

Polwan Cantik Polres Lamsel Sambangi Para Warakawuri Di Sidomulyo
Kodim Lamsel Salurkan Zakat Fitrah Kepada Warga Ponpes Beserta Panti Asuhan
Kapolda Lampung : “Kepolisian Polda Lampung hendaknya Pro Aktif, Partnership, & Problem solving”
Bersama Danrem, Kapolda Jambi Ikuti Panen Raya
ASDP Imbau Pengguna Jasa Ferry Persiapkan Perjalanan Akhir Tahun dan Tetap Waspada Cuaca Ekstrim
TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Terkait Bantuan APD, Ini Penjelasan Versi Tim COVID-19 Pemkab Lamsel
Next Article Usai Sembuh Dari COVID-19, Pasien Asal Jati Agung Meninggal Dunia
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?