Connect with us

Lampung Selatan

Hari Ini Pemkab Kembali Pulangkan Pengungsi Sebesi sebanyak 430 Orang

Published

on

Hanuang.com – Kondisi posko pengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda mulai terlihat lenggang.

Hingga Selasa (8/1/2019) siang, sebanyak 430 pengungsi sudah difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) untuk pulang ketempat asalnya, yakni Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku, Kecamatan Rajabasa.

IMG-20190108-WA0100-1024x576 Hari Ini Pemkab Kembali Pulangkan Pengungsi Sebesi sebanyak 430 Orang

Dari data yang diterima tim ini, sebanyak 471 orang telah meninggalkan Lapangan Tenis Indoor. 430 orang diantaranya sudah diberangkatkan ke Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku melalui Pelabuhan Canti. 

Rinciannya, 412 orang ke Pulau Sebesi dan 18 orang ke Pulau Sebuku.

“Total yang sudah diberangkatkan sebanyak 430 orang. Sementara 41 orang belum kembali, karena masih di rumah kerabatnya,” ujar Plt. Kepala Dinas Kominfo Lamsel, M. Sefri Masdian di Posko Penanggulangan Darurat Bencana Tsunami Lamsel.

IMG-20190108-WA0099-1024x576 Hari Ini Pemkab Kembali Pulangkan Pengungsi Sebesi sebanyak 430 Orang

Adapung proses fasilitasi via Kapal Kayu ke Pulau Sebesi, selengkapnya sebagai berikut : 

1) Pukul 07.40 Wib menggunakan Kapal Jaya Mulya, pengungsi 8 orang.

2) Pukul 09.20 Wib menggunakan Kapal Setia Jaya, pengungsi 45 orang.

3) Pukul 09.35 Wib menggunakan Kapsl Bagus Karya, pngungsi 56 orang.

4) Pukul 09.45 Wib menggunakan Kapal Karya Muda, pengungsi 56 orang.

5) Pukul 10.14 Wib menggunakan Kapal Jaya Mulya, pengungsi 11 orang berikut barang.

6) Pukul 10.21 Wib menggunakan Kapal Putri Salju, pengungsi 66 orang.

7) Pukul 11.02 Wib menggunakan Kapal Tutur Jaman, pengungsi 62 orang.

8) Pukul 12.45 Wib menggunakan Kapal Sun Jaya, pengungsi 39 orang serta barang (bantuan).

9) Pukul 12.56 Wib menggunakan Kapal Bagus Raya, pengungsi 61 orang berikut barang (pengungsi).

10) Pukul 14.00 Wib menggunakan Kapal Setia Jaya, engungsi  8 orang serta barang bantuan Pemkab Lamsel.

Sementara, proses fasilitasi via Kapal Kayu ke Pulau Sebuku, pada Pukul 12.05 Wib menggunakan Kapal Titian, berjumlah 18 orang ditambah barang-barang pengungsi. (Arya/Kmf)

 2,003 total views,  4 views today

Lampung Selatan

KKP Terjun Ke Lamsel, Safari Gemarikan Digelar Di Ketapang

Published

on

By

Hanuang.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melaksanakan safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) ke berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya di Kabupaten Lampung Selatan.

Acara yang dipusatkan di Desa Kumukus, Kecamatan Ketapang, pada Kamis (2/7/2020) dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, serta Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto didampingi Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto.

Hadir juga, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi SDM Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Elvi Wijayanti, serta Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Alan F. Koropitan dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Abdul Muis.

Turut hadir juga dalam acara itu, anggota DPRD Provinsi Lampung, Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi beserta sejumlah anggota Komisi II, Sekretaris Daerah, Thamrin berserta pejabat Pemkab Lampung Selatan serta Ketua TP PKK Hj. Winarni.

Dalam kegiatan itu, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengajak masyarakat untuk menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu peluang usaha untuk dikembangkan.

Sebab menurutnya, ikan merupakan bahan makanan yang mengandung protein tinggi. Disamping harganya yang jauh lebih murah dibandingkan dengan sumber protein lainnya.

Untuk itu, Nanang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KKP dan Komisi IV DPR RI yang telah memberikan bantuan perikanan kepada masyarakat serta kepeduliannya dalam mendukung dan memajukan budidaya perikanan yang ada di daerahnya.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam upaya memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) di Lampung Selatan,” ujar Nanang.

Sementara, Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut tidak terlepas atas dukungan dari Ketua Komisi IV DPR RI. “Bantuan yang kami bawa ini merupakan perjuangan Ketua Komisi IV DPR RI, Pak Sudin,” katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan, akan menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai percontohan model pengembangan kawasan perikanan budidaya bagi daerah-daerah lain.

“Lampung Selatan ini memiliki potensi yang bagus, karena terdapat lokasi tambak yang besar. Untuk itu kami juga mohon dukungan dari Ketua Komisi IV agar Kabupaten Lampung Selatan dapat dikembangkan menjadi kawasan budidaya perikanan,” tuturnya.

Sedangkan, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi SDM Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Elvi Wijayanti mengapresiasi kegiatan yang sangat baik itu. Sebab, meskipun ditengah pandemi COVID-19 pemerintah terus melaksanakan Safari Gemarikan.

“Ikan mempunyai fungsi meningkatkan kekebalan imun tubuh juga sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan otak. Untuk itu pemerintah berusaha membeli dan membagikan lagi kepada masyarakat sebagi upaya peningkatan konsumsi ikan,” ujarnya. (Arya)

 277 total views,  277 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Sinergi Kawasan Budidaya Perikanan, KKP Gelar MoU Bersama Pemkab Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyepakati komitmen kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk bersinergi mengembangkan kawasan perikanan budidaya, khususnya udang, di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang.

Di lokasi itu, akan dibangun untuk percontohan model kawasan budidaya udang berkelanjutan. Percontohan tersebut sebagai stimulan pemanfaatan potensi tambak melalui usaha budidaya udang berkelanjutan dan berkualitas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Nota kesepakatan (MoU) antara KKP dengan Pemkab Lampung Selatan ditandatangani oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, pada Kamis (2/7/2020).

Penandatanganan MoU itu, turut disaksikan Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi SDM Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Elvi Wijayanti, serta Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Alan F Koropitan.

Hadir juga, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Abdul Muis, anggota DPRD Provinsi Lampung, Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi beserta sejumlah anggota Komisi II, Sekretaris Daerah, Thamrin berserta pejabat Pemkab Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Komisi IV DPR RI dan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP yang telah banyak memberikan bantuan dan fasilitas kepada masyarakat Lampung Selatan.

“Alhamdulillah sudah teken MoU. Mudah-mudahan Kabupaten Lampung Selatan bisa menjadi kawasan budidaya udang sesuai harapan kita semua. Sekali lagi tidak henti-hentinya saya ucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi IV dan Dirjen KKP,” ujar Nanang.

Nanang juga berharap akan lebih banyak lagi program dari kementerian/lembaga terkait perikanan budidaya untuk mendukung pengembangan kawasan tambak udang di daerahnya.

Sehingga kedepan dapat meningkatkan produksi dan dapat mendukung mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai lumbung udang nasional.

“Tadi juga sudah dapat bantuan Rp.8 miliar. Kedepan kami harap bantuan terus mengalir ke Lampung Selatan. Semoga dengan hadirnya tokoh-tokoh dari pusat ini, Lampung Selatan benar-benar bisa maju di sektor perikanan, dan bisa terbebas dari gizi buruk,” kata Nanang.

Sementara, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto mengatakan, pengembangan klaster kawasan budidaya ini sangat sejalan dengan komitmen KKP untuk mendorong pengembangan perikanan budidaya secara berkelanjutan.

Baik dari aspek lingkunganya, ekonomi dan sosialnya. Disamping itu menurutnya, sistem klaster akan merubah pengelolaan usaha budidaya tambak dari parsial menjadi klasterisasi.

“Kami punya program khusus untuk membangun kawasan tambak-tambak udang. Tujuan untuk meningkatkan ekspor sebesar 250% di tahun 2024. Dan ini sudah masuk RPJMN 2020-2024. Pak Presiden juga memberikan perhatian yang luar biasa dengan program ini,” ujarnya.

Slamet Soebjakto menyebut, di Indoensia hanya terdapat lima kawasan atau daerah yang menjadi model percontohan kawasan budidaya udang berkelanjutan.

Pertama di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Lalu Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

“Sebenarnya ini pengalihan kawasan di Cilacap milik Perhutani. Karena saat itu pengalihannya perlu waktu, maka Kementerian LHK mengarahkan ke Lampung Selatan. Sehingga saat itu kami langsung datang. Karena disini (Ketapang) memang lahannya sudah siap dan sudah ada kelompok-kelompok pembudidaya udang, Hanya saja belum tertata dengan baik,” katanya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin meminta kerjasama yang dilakukan tidak hanya sekedar seremoni penandatangan MoU semata. Menurutnya hal itu harus segera ditindaklanjuti sehingga program tersebut dapat benar-benar terealisasi.

“Jangan hanya komitmen tanda tangan MoU. Tapi harus ada kelanjutannya. Saya bilang ke pak bupati, nanti lahannya dicek. Apakah izinnya sudah ada dari Kementerian LHK. Kalau ada masalah, nanti tolong bicara dengan saya,” tegas anggota DPR RI asal Provinsi Lampung ini.

Dalam kesempatan itu, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengucapkan terima kasih kepada DPJB KKP, KSP, dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi yang telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada Kabupaten Lampung Selatan.

“Kalau dulu gak pernah saya lihat seperti ini. Saya hanya terima laporan. Tapi hari ini, dengan hujan-hujanan bapak ibu sudah mau datang melihat ke lapangan. Supaya program Pak Jokowi ini bisa berjalan dengan baik. Tujuannya cuma satu, kesejahateraan rakyat,” tandasnya.

Sementara itu, acara kesepakatan bersama itu dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Teknis Kelompok Kerja Klaster Udang Nasional Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi RI. (Arya/Aziz)

 450 total views,  450 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Penilaian Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi, Koramil Kalianda Sumbang Ribuan Bibit Kelor

Published

on

By

Hanuang.com – Danramil 421-04/Kalianda, Mayor ARM Aris, mengikuti kegiatan penilaian lomba perpustakaan tingkat desa Provinsi Lampung, Kamis, (02/07/20).

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan tersebut, dinilai langsung oleh Kadis perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ir. Feryana.

Hadir dalam giat tersebut Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, Qorinilwan, Camat Kalianda, Zaidan, beserta undangan lain dan masyarakat.

Danramil 04/Kalianda dalam kegiatannya mengatakan

“Penilaian lomba perpustakaan tingkat desa Provinsi Lampung, tentunya akan sangat memberikan pengaruh yang besar, dalam peningkatan literasi masyarakat dan warga sekolah secara menyeluruh untuk mengentaskan kemiskinan, kami juga selaku TNI memberikan bibit kelor 5000 batang untuk perpustakaan, sehingga sekitar gedung perpustakaan mempunyai warna hijau bermanfa’at dari tumbuhan tanaman kelor ini” ujarnya.

“Selain belajar melalui membaca, kita juga harus praktik ke lapangan sehingga semua ilmu yang kita dapatkan secara teori dari buku perpustakaan, dapat langsung diaplikasikan ke lapangan” tutupnya. (Arya)

 792 total views,  792 views today

Continue Reading

Trending Topic