Connect with us

Lampung Selatan

Hari Ini Kemenkumham RI Beri Bantuan Rp. 70 Juta, Kemarin MA RI Sebesar Rp. 150 Juta

Published

on

Kemenkumham RI Saat Memberikan Bantuan Untuk Korban Tsunami Lamsel Kepada Pemkab Sebesar Rp. 70 Juta

Hanuang.com – Bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan terus mengalir dan berdatangan. Sejumlah bantuan tiba di posko penanggulangan darurat bencana tsunami Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Hari ini, giliran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI Kantor Wilayah Lampung menyalurkan bantuan berupa uang dan kebutuhan dasar lainnya.

Bantuan itu, secara simbolis diserahkan Kepala Kantor Kemenkum HAM RI Wilayah Lampung, Bambang Haryono kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto di posko logistik penanggulangan darurat bencana tsunami Kabupaten Lamsel, Jumat (4/1/2019).

Adapun bantuan yang diberikan yakni, uang tunai sebesar Rp. 70 juta, dengan rincian uang tunai sebesar Rp. 20 juta yang dibagi dalam 100 amplop masing-masing berisi sebesar Rp. 200 ribu, dan Rp. 50 juta secara langsung.

Selain itu juga memberikan 100 paket kebutahan dasar sehari-hari, 100 paket keperluan sekolah bagi siswa SD, 50 paket perlengkapan shalat wanita, 101 paket kasur lipat, 50 kg gula pasir, 745 kg beras, 70 dus mie instan, 21 dus air mineral, serta pakaian baik untuk wanita dan anak-anak.

FB_IMG_1546594922139-1024x665 Hari Ini Kemenkumham RI Beri Bantuan Rp. 70 Juta, Kemarin MA RI Sebesar Rp. 150 Juta
Mahkamah Agung RI Saat Memberikan Bantuan Untuk Korban Tsunami Kepada Pemkab Lamsel Sebesar Rp. 150 Juta

Sebelumnya, Keluarga besar Mahkamah Agung (MA) RI juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban tsunami di Lamsel, pada Rabu, (02/01/19). Bantuan yang diberikan itu berupa uang sebesar Rp. 150 juta.

Bantuan tersebut diserahkan Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, Zaid Umar Bob Said serta Kepala Biro Hukum dan Humas MA RI, Abdullah dan diterima secara simbolis oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, Kepala BKD Lamsel, Akar Wibowo, dan Kepala BPBD Lamsel, I Ketut Sukerta.

Nampak hadir juga, Ketua PN Gunungsugih, Syamsul Arief, Ketua PN Kalianda, Mashuri Effendi, dan Hakim Tinggi PT Tanjungkarang Diah Sulastri Dewi.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah mengatakan bantuan kemanusiaan itu berasal dari keluarga besar MA RI dan jajaran organisasi di bawahnya yang terdiri dari IKAHI, IPASPI, dan Dharmayuktikarini.

Abdullah menambahkan, bantuan itu merupakan bukti kepedulian pihaknya terhadap bencana tsunami. Menurutnya, Mahkamah Agung di bawah kepemimpinan Ketua MA RI M Hatta Ali selalu cepat dan tanggap dalam memberi keadilan dan kepedulian kemanusiaan, termasuk bantuan kemanusiaan tersebut. (Arya/Kmf)

 1,373 total views,  5 views today

Lampung Selatan

Vicon Dengan Gubernur, Nanang : “Bakauheni Masih Kurang Tenaga Medis”

Published

on

By

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyampaikan perkembangan penanganan wabah Corona Virus Disease (COVID-19) di Lampung Selatan kepada Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi melalui teknologi Video Conference, Kamis, (09/04/20).

Didampingi Ketua DPRD, H. Hendry Rosyadi, Wakil Ketua DPRD, Darul Kutni, Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Edi Purnomo, S.Ik, Dandim 0421 Lamsel, Letkol. Kav. Robinson Oktovianus Bassie, Sekretaris Daerah, Thamrin serta beberapa Kepala OPD.

Nanang Ermanto mengawali laporannya dengan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur beserta rombongan yang melakukan peninjauan pelabuhan penyeberangan Bakauheni, mengecek secara langsung kesiapan ASDP dan KKP dalam pencegahan penyebaran virus corona covid-19 di Propinsi Lampung, pada Selasa (7-4-2020).

“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Gubernur, hal ini tentunya menambah motivasi bagi kami untuk bekerja keras dalam memutus penyebaran corona, sebab kami berada di jalur terdepan, pintu gerbangnya pulau Sumatera,”ujar Nanang.

Pada kesempatan video konference yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut, Nanang Ermanto juga menyampaikan laporan kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh para petugas medis baik itu APD untuk rumah sakit maupun APD untuk petugas medis di Puskesmas.

Nanang juga menyampaikan laporan terkait Dana Desa (DD) di Lampung Selatan telah terealisasi 240 Desa dari 256 Desa yang ada di Lampung Selatan dengan total anggaran yang terserap sebesar Rp. 42 Miliar.

Selain itu, dalam penanganan kesehatan, khususnya untuk pencegahan virus covid-19 di pelabuhan Bakauheni, tak lupa Nanang meminta kepada Gubernur untuk dapat mengirimkan tenaga medis, baik dokter maupun perawat dari Propinsi Lampung, mengingat KKP yang bertanggung jawab terhadap kesehatan di area pelabuhan kekurangan tenaga medis.

“Tolong lampung selatan diutamakan pak gubernur untuk bantuan APD-nya, saya juga berharap agar permintaan tenaga medis dari KKP bakauheni dapat segera di tanggapi mengingat pelabuhan bakauheni masih kurangnya tenaga medis,” ujar Nanang.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi yang didampingi Forkopimda Provinsi Lampung, dalam arahannya meminta kepada Bupati/Walikota se-Propinsi Lampung mengamati realisasi Dana Desa (DD) serta tenaga kerja yang telah kembali dari luar negeri maupun dalam negeri untuk dilakukan penanganan yang serius.

Arinal juga meminta kepada Bupati/Walikota agar dalam menghadapi situasi saat ini, langkah yang harus diutamakan adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas, disamping juga memperhatikan dampak ekonomi tentang kebutuhan pangan yang bisa dimanfaat oleh masyarakat.

“Kepada para bupati/walikota saya ingin menyampaikan terkait Dana Desa (DD) untuk penangan covid-19 saat ini belum terealisasi semua, baru 1304 Desa dari 2435 Desa. Tolong untuk para bupati/walikota membuat kebijakan dengan memanfaatkan dana talangan jika DD belum bisa dicairkan. saya juga meminta agar para bupati/walikota tetap memperhatikan tenaga kerja yang telah masuk dari luar negeri maupun dalam negeri agar segera dilakukan lokalisir di masing-masing desa dengan penanganan yang serius agar tidak terjadi hal-hal yang kita inginkan,” ucapnya.

“Tadi juga kita telah mendengarkan arahan dari beberapa menteri dalam menghadapi situasi saat ini. Maka langkah yang harus dilakukan ialah kesehatan dan keselamatan masyarakat, itu yang utama. Juga memperhatikan dampak ekonomi dalam kegiatan stok pangan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, tentu membutuhkan kebijakan dari kita agar kebutuhan pokok dapat mampu berdaya beli oleh masyarakat. Tentunya yang tidak kalah penting ialah menjaga dunia usaha baik usaha kecil dan menengah harus tetap beroperasi,” lanjutnya.

“Bupati/Walikota diharapkan dapat menyiapkan lahan pemda untuk menjaga kemungkinan pasien covid-19 mungkin tidak berumur panjang, maka semua kabupaten/kota harus menyiapkan jangan sampai terjadi seperti kemarin ditolak penguburannya oleh warga,”ujar Arinal.

Sebelum menutup Rapat Koordinasi melalui Teknologi Video Conference, Arinal Djunaidi memberikan apresiasi kepada Bupati/Walikota yang telah bersedia mengikuti kegiatan rakor yang diselenggarakan secara mendadak.

“Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaan Bupati/Walikota untuk berkoordinasi, sehingga ketika saya ditanya oleh pemerintah pusat, saya dapat menjawab mewakili Bupati,”pungkas Arinal. (Arya/Riko)

 903 total views,  228 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Ribuan Sabun Antiseptik DPD Perindo, Dibagikan Di Dua Kecamatan Di Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Aksi kemanusiaan DPD Partai Perindo Lampung Selatan (Lamsel) di Kecamatan Sragi, berlanjut ke dua desa. Yakni Desa Sumber Agung dan Sumber Sari.

Usai membagikan sekitar 3 ribu sabun antiseptik, aksi yang dipimpin Ketua DPD Perindo Lamsel, Aribun Sayunis melanjutkan misi ke dua desa di Kecamatan Palas. Yakni Desa Bumi Restu dan Tanjung Jaya. Disana, Aribun juga membagikan sekitar 3 ribuan sabun antiseptik, Kamis (9/4/2020).

Masih seperti sebelumnya,kegiatan itu dalam rangka membantu masyarakat untuk menanamkan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat. Tentu, ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Lamsel.

Ketua DPD Perindo Lamsel, H Aribun Sayunis mengatakan, tim sahabat Aribun yang membagikan sabun antiseptik kali ini di bagi dalam 4 tim. Yakni, tim Kartini DPD Perindo, Grin Perindo, Rescue Perindo dan Pemuda Perindo.

“Tim terbagi menjadi 4 kelompok. Yakni Tim Kartini, Tim Pemuda, Tim Grin dan Tim Rescue Partai Perindo Lamsel. Mereka terus menyisir seluruh desa untuk membagikan sabun antiseptik hingga merata kesetiap rumah warga,” kata Aribun kepada wartawan.

Ia menjelaskan, sabun antiseptik yang dibagikan tersebut merupakan produksi UMKM Partai Perindo Lamsel sejak tahun 2017 lalu. “Melihat situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, kami mengalokasikan ratusan ribu sabun untuk dibagikan kepada masyarakat,” tukasnya. (Arya)

 734 total views,  170 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Alhamdulillah…!!! Ribuan APD Tenaga Medis Akhirnya Tiba Di Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Ratusan Alat Pelindung Diri (APD) yang dipesan oleh Dinas Kesehatan Lampung Selatan (Lamsel) untuk Tenaga Medis akhirnya tiba, Kamis, (09/04/20). 

Sebanyak 900 APD itu akan Iangsung disebar ke Puskesmas yang ada di 17 Kecamatan Lamsel.

“Sudah sampai 900 APD dari 1000 APD yang dipesan oleh Dinkes Lamsel, APD tersebut Iangsung disebar sore ini ke masing-masing Puskesmas yang ada di Lamsel,jum|ahnya disesuikan dengan type Puskes,” ujar Juru Bicara Ketua Gugus Tugas Covid 19 Lamsel, Akar Wibowo yang dikutip dari laman www.lnews.co.

Selain itu, 200 APD yang dipesan oleh RSUD dr. Bob Bazar, SKM, Kalianda juga telah tiba secara bersamaan.

“Untuk rumah sakit Kalianda, sudah 200 APD yang datang dan siap digunakan oleh para Tenaga Medis (Gadis_red),” imbuhnya.

“Besok kita kumpulkan para Camat membahas soal teknis, yang jelas jumlah masker kain yang dipesan ke penjahit sesuai dengan jumlah penduduk desa tersebut dan mudah-mudahan dalam minggu-minggu ini sudah diterima oleh warga.” Tukasnya. (Arya/Aka)

Sumber : Lnews.co

 1,613 total views,  178 views today

Continue Reading

Trending Topic