Connect with us

Lampung Selatan

Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 56, Lapas Kalianda Bagikan APD Ke Tenaga Medis & Masyarakat

Published

on

Hanuang.com – Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA oKalianda menggelar Aksi Bakti Sosial dengan membagikan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke 56, di Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (23/4). Ada dua titik tempat yang menjadi lokasi pembagian APD, yakni Pasar Inpres Kalianda dan Puskesmas Kalianda.

Ditemui setelah kegiatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kalianda, Dr. Tetra Destorie mengatakan bahwa pihaknya bergerak menggelar aksi kemanusiaan, karena prihatin melihat persebaran wabah Covid 19 yang masif.

“Kami prihatin atas wabah Covid 19 yang masuk ke Indonesia dan menimbulkan banyak korban jiwa. Maka dengan gelaran aksi kemanusiaan ini mudah-mudahan memperkecil resiko tertularnya Covid 19 di Kalianda,” tutur Dr. Tetra.

Disambung dirinya, dalam kegiatan tersebut, Lapas Kalianda membagikan ratusan APD yang terdiri dari 250 masker yang dibagikan kepada masyarakat Kalianda, dan 100 face shield yang dibagikan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Kalianda serta 650 vitamin ke masyarakat sekitar.

“Ratusan APD kita dibagikan kepada masyarakat di Pasar Kalianda dan tenaga kesehatan Puskesmas Kalianda,” ucapnya.

Dirinya mengonfirmasi bahwa ratusan APD tersebut merupakan buah karya dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kalianda. Dalam hal ini, dirinya mengapresiasi Tim Bimbingan Kerja (BIMKER) Lapas Kalianda yang telah berhasil membuat ratusan APD.

“Ratusan masker dan face shield kita 100% buatan Warga Binaan Lapas Kalianda. Apresiasi untuk Tim Bimker dan para Warga Binaan kita,” puji Dr. Tetra.

Terakhir, Ia berdoa, mudah-mudahan Covid 19 di dunia ini termasuk di Indonesia segera berakhir. Sehingga tidak ada korban berjatuhan lagi.

“Dengan Doa dan Ikhtiar mudah-mudahan Allah hentikan Covid ini segera, agar tidak ada lagi korban,” tutup Dr Tetra mengakhiri.

Dalam kegiatan di Pasar Inpres, yang dimulai pada pukul 08.00 WIB, pegawai Lapas Kalianda yang terdiri dari Kalapas Kalianda beserta Jajarannya membagi-bagikan masker tersebut kepada para pedagang, tukang parkir, tukang ojek, dan pembeli yang berlalu lalang di Pasar Inpres.

Salah seorang pedagang kelontongan di Pasar Inpres, Agus (32) bersyukur telah mendapatkan masker. Ia mengaku, dirinya bersama pedagang-pedagang lain sangat membutuhkan masker demi keselamatan diri dari penyebaran Covid 19. Karena, tambahnya, pedagang harus bersentuhan langsung dengan para pembeli yang tidak tahu asal muasalnya beserta riwayat penyakitnya.

“Terima kasih kepada Lapas Kalianda yang telah membagi-bagikan masker ke kami, saya bersama pedagang-pedagang di sini bersyukur sekali bisa mendapat masker,” ucapnya.

“Kami di sini was-was juga karena harus langsung bertemu dengan pembeli yang asal-usulnya kami tidak tahu. Siapa yang tahu kalau yang beli dagangan kita punya penyakit Corona,” selorohnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Kalianda, Bambang Priyanto berterima kasih kepada pihak Lapas Kalianda karena telah berpartisipasi melawan Covid 19 di Kalianda. Lanjutnya, dirinya mengaku bahwa kegiatan ini sangat positif dan sangat bermanfaat untuk masyarakat Kalianda.

“Terima kasih kepada Lapas Kalianda karena telah berpartisipasi melawan Covid 19 di Kalianda. Saya akui kegiatan ini sangat positif,” ucap Kepala Puskesmas.

Dengan adanya Kegiatan Bakti Sosial ini Ia berharap agar kedepannya hubungan antara Puskesmas dan Lapas Kalianda bisa terjalin terus.

“Harapan saya dengan adanya bakti sosial dengan Pihak Lapas Kalianda kedepannya bisa terjalin kerjasama yang baik,” tandasnya. (Arya)

Penulis: Muhammad Faza Pandunegoro
Foto: Luthfi Zafran

 2,110 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Lama Jadi DPO, Akhirnya Grandong Asal Desa Rawi Berhasil Dibekuk Polisi

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Penengahan mengamankan Ian alias Grandong (33) warga Desa Rawi, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (23/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Grandong ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna biru putih dengan plat nomor BE 4829 OL, milik korban Gozali (51) Desa Belambangan Rt/Rw 001/001 Kecamatan Penengahan Lamsel yang terjadi pada
Kamis (26/10/2017) sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Penengahan, Iptu Setyo Budi Howo, SH mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Jumat (24/9/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku dikediamannya.

“Pelaku ditangkap dirumahnya , Kamis (23/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB oleh Tim Unit Reskrim Polsek Penengahan tanpa melakukan perlawanan” Tuturnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa Grandong ditangkap dan menjadi DPO Polsek Penengahan setalah sebelumnya melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru.

“Grandong ini DPO, setelah sebelumnya melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor milik korban Gozali (51) Desa Blambangan Rt/Rw 001/001 Kecamatan Penengahan Lamsel” bebernya.

Adapun modus yang dipergunakan pelaku imbuh Kapolsek, yakni dengan pura-pura meminjam kendaraan yang dibawa Cepi Reza (anak korban) bersama rekannya saat duduk dipinggir lapangan desa Rawi Kecamatan Penengahan dengan alasan akan mengantar rekanya Amin dan Ridwan ke Kalianda.

Namun saat ditunggu beberapa jam pelaku tidak kunjung datang, sehingga korban akhirnya melaporkan kejadiannya ke Mapolsek Penengahan.

Saat ditangkap, kepada penyidik pelaku mengaku bahwa kendaraan milik korban sudah digadaikan sebesar Rp. 1 juta kepada Andi warga desa Lubuk Kecamatan Kalianda Lamsel.

Saat ini pelaku yang akan dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUH Pidana, bersama barang buktinya berupa sepeda motor Jenis Honda Beat dengan Plat Nomor BE 4829 OL bersama STNK an Armana sudah diamankan di Mapolsek Penengahan guna penyidikan lebih lanjut. (*)

 3,206 total views,  754 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Nanang Kembali Bedah Rumah Warga, Kali Ini Giliran Desa Mandah

Published

on

By

Hanuang.com – Sikap tanggap dan cepat terus dilakukan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto untuk warganya yang membutuhkan bantuan.

Adalah Yati (49) warga Sumber Sari I Desa Mandah Kecamatan Natar yang dikunjungi Bupati Lampung Selatan. Yati (49) tinggal bersama suami dan kedua anaknya dirumah yang semi permanen yang terlihat memprihatinkan.

Saat menyambangi rumah yati (49), pada Jumat(24/09/2021). Bupati Lamsel Nanang Ermanto memberikan bantuan berupa sembako dan bahan pangan lainnya.

Selanjunya, demi melihat masyarakatnya memiliki rumah yang layak huni dan sehat. Bupati Nanang Ermanto bersama Kepala Dinas PU, Hasbie Aska segera mengupayakan program bedah rumah untuk ibu Yati dan Keluarga.

“Ini ada sedikit bantuan, semoga bisa bermanfaat dan membantu kebutuhan ibu dan keluarga sehari-hari,” Ujar Nanang.

“Nanti rumah ibu akan diperbaiki, nanti pemerintah daerah yang akan bangun melalui program bedah rumah dari pemda,” Ucapnya.

Bupati Nanang Ermanto juga mengajak warga desa yang lain untuk bergotong-royong membantu dan peduli dalam membangun rumah ibu Yati.

“Nanti, untuk materialnya kami siapkan, namun untuk pembangunannya nanti masyarakat sekitar yang akan bergotong-royong yang bantu. nanti di kordinis sama pak kadesnya,” Pungkasnya.

Mendengar hal tersebut, ibu yati menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada bupati lamsel.

“Kami sekeluarga mengucapakan terima kasih, Pak Bupati sudah mau datang mengunjungi rumah kami yang keadaannya seperti ini dan memberikan bantuan,” kata yati. (Kmf)

 3,167 total views,  726 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Buka Portal Jalan Yang Ditutup Warga, Nanang : “Saya Akan Bertanggungjawab Penuh”

Published

on

By

Hanuang.com – Tinjau Jalan Kabupaten di Desa Mandah, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Bupati H. Nanang Ermanto bertemu langsung dengan masyarakat desa setempat, Jum’at, (24/09/21).

Pada pertemuan itu, masyarakat Desa Mandah mengaku mengeluh karena jalan yang menjadi akses utama rusak. yang diakibatkan oleh kendaraan besar milik PT. BLJ yang diduga melebihi standar kapasitas yang telah ditetapkan yakni 7 sampai 10 ton. Untuk mencari solusi terkait hal itu, masyarakat dan pihak dari PT. BLJ direncanakan dalam waktu dekat hendak bermusyawarah untuk menemukan solusi yang sampai saat ini belum menemukan titik terang.

Dalam tinjauannya ke Desa Mandah Bupati Nanang Ermanto melakukan dialog dengan masyarakat sekitar dengan di dampingi oleh Kepala Dinas PU (Bpk. Hasbie Aska), Camat Natar (Bpk. Rendy Eko Supriyanto).

Salah satu warga Desa Mandah, Sarmani (56) mengatakan “Kami sudah melakukan dialog pak dengan pihak perusahaan namun sampai sekarang belum ada kejelasan,” Ucap Sarmani kepada Bupati Lamsel.

“Begini saja, biar ada titik terang dan masalah ini cepat diselesaikan, saya yang akan bertanggung jawab penuh dan akan langsung menemui pihak perusahaan untuk menyelesaikannya,” Ucap Nanang Ermanto.

Usai berdialog dengan warga, Bupati Nanang Ermanto bersama warga lainnya sepakatan untuk membuka portal yang dibangun oleh masyarakat setempat.

Setelah membuka portal, Bupati Nanang Ermanto langsung menuju PT. BLJ untuk berdiskusi langsung dengan pihak perusahaan guna menemukan solusi yang terbaik.

Bupati Nanang Ermanto mengatakan dalam memecahkan masalah ini harus adil dan sama-sama tidak ada yang dirugikan baik masyarakat maupun pihak PT. BLJ. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Terkait, akan segera menindak lanjuti terkait hal tersebut dan akan segera melakukan pembangunan jalan di desa mandah.

“Kapasitas dan kekuatan jalan yang dibangun oleh pemerintah daerah hanya lebih kurang 7 sampai 10 ton saja, jika muatan kendaraan PT. BLJ lebih dari itu maka kedepannya jalan ini akan sering rusak,” Kata Nanang kepada pihak perwakilan PT. BLJ.

“Untuk itu, nanti akan kita cari solusi terkait hal ini dan akan pemerintah daerah fasilitasi agar pihak perusahaan dan warga dapat bermusyawaran dengan baik,” Ucapnya.

Usai pertemuan tersebut, pihak dari PT. BLJ berjanji secepatnya akan menangani masalah ini dan akan bermusyawarah dengan masyarakat terkait jalan tersebut. (Kmf)

 3,148 total views,  728 views today

Continue Reading

Trending Topic