Connect with us

Lampung Selatan

Go Nasional, PDBI Lamsel Disumbang Operasional Rp. 30 Juta Oleh Winarni

Published

on

Hanuang.com – Ketua Umum Pengkab Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengunjungi SMPN 1 Katibung, Rabu (29/10/2019) siang.

Kedatangan istri orang nomor satu di kabupaten Khagom Mufakat ini guna mendukung persiapan Tim Marching Band Gita Bahana Mustika SMPN 1 Katibung menuju kejuaraan nasional 2019 yang akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada 1-3 November 2019.

Selain memotivasi kontingen yang akan berkompetisi, salah satu bentuk dukungan Winarni juga dengan memberikan bantuan dana operasional sebesar Rp30 juta untuk Tim Marching Band Gita Bahana Mustika yang diterima Kepala Sekolah SMPN 1 Katibung Marsono, S.Pd.

“Tadinya saya ingin memberikan bantuan itu minimal Rp50 juta, tetapi anggarannya yang belum ada. Karena organisasi kita ini baru dibentuk, dan saya juga baru dilantik. Tapi nanti saya lapor bapak (Plt Bupati) siapa tahu ada tambahan dana buat beli cendol ya,” kelakar Winarni disambut tawa tamu undangan yang hadir.

Dalam acara yang dilangsungkan di salah satu ruang kelas SMPN 1 Katibung itu, juga turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Burhanudin, Camat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Katibung, serta Kepala Sekolah SD dan SMP serta KUPT Pendidikan se-Kecamatan Katibung.

Lebih lanjut Winarni mengatakan, dengan keikut sertaan Marching Band itu, diharapkan akan membawa prestasi dan nama baik Kabupaten Lampung Selatan pada event Lomba Marching Band di tingkat nasional.

Disamping itu juga sekaligus memberikan pengalaman kepada para atlet Marching Band yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dan Kecamatan Katibung khususnya.

“Kepada para atlet Marching Band yang akan ikut dalam event ini, saya minta untuk selalu semangat. Karena dengan kita terus semangat dan optimis, maka tidak menutup kemungkinan kita dapat meraih prestasi seperti apa yang kita harapkan bersama,” pesan Winarni.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Winarni juga berharap seluruh sekolah di semua tingkatan mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA memiliki unit atau tim Marching Band.

“Walaupun belum ada, paling nggak sudah berencana memiliki Marching Band di seluruh sekolah. Minimal untuk di dalam kalau ada acara internal di sekolah, supaya anak-anak didiknya juga bisa mengenal dan siapa tahu ada yang punya bakat. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi kita bisa menjadi besar,” imbuh Winarni.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Katibung, Marsono mengaku bangga dan sangat gembira atas perhatian yang diberikan Ketua Umum PDBI Lampung Selatan.

“Ini baru pertama kali ada perhatian dari Ketua Umum PDBI yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan. Kami ucapkan terima kasih sudah mau turun langsung ke sekolah kami,” kata Marsono.

Adapun terang Marsono, Tim Marching Band SMPN 1 yang akan diberangkatkan berjumlah 70 orang dengan official pendamping sebanyak 10 orang. Nantinya tim itu akan mengikuti lomba dalam dua kategori yakni non bas dan display.

“Ini yang pertama kita kirim ke Jakarta. Sebelumnya kita sudah 4 kali menjadi juara Sumbagsel jadi kita beranikan ikut ditingkat nasional. Nanti kalau berkenan ibu (Winarni) bisa ikut mendampingi supaya anak-anak bisa termotivasi,” katanya. (Arya)

 1,736 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Polres Lamsel Gelar Launching Penyaluran Bansos

Published

on

By

Hanuang.com – Polres Lampung Selatan menggelar Launching penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada para Kanit Binmas se Polres Lampung, Rabu (4/8/2021) di halaman Mapolres setempat.

Peluncuran Bansos yang dilakukan oleh Wakapolres Lampung Selatan Kompol Firman Sontama, S.Sos ini juga diserahkan kepada para pengurus Organisasi kemasyarakatan, Tokoh Agama, Tokoh Adat, tokoh Masyarakat dan tokoh Pemuda yang ada di Lampung Selatan.

Wakapolres Lampung Selatan Kompol Firman Sontama, S.Sos yang didampingi oleh Kasat Binmas Polres Lampung Selatan Iptu Yani Deviyanti, S.Pd mengatakan bahwa penyaluran Bansos tersebut adalah salah satu program pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh Polri yang akan diberikan kepada warga masyarakat yang terdampak covid-19 di wilayah Kabupaten Lampung Selatan ini.

“Oleh karena itu diharapkan dalam pelaksanaanya tepat sasaran, sehingga benar-benar dapat dirasakan oleh warga masyarakat yang membutuhkan” Tuturnya.

“Kepada para Kanit Binmas juga diharapakan dalam pelaksanaanya penyerahan Bansos ini, agar melakukan koordinasi dengan Forkopimcam yang ada diwilayahnya masing-masing, sehingga Bansos ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak covid-19 ini, diharapkan dengan adanya Bansos ini dapat meringankan beban masyarakat dimasa pandemi ini, khususnya bagi warga yang terdampak Covid1-19” Tutupnya.

Dari data yang dihimpun jumlah Bansos yang akan disalurkan dengan rincian, 450 kantong diserakan kepada para Kanit Binmas Polres Lamsel, 200 Kantong diberikan kepada jajaran Polres Lamsel, dan 50 kantong diberikan kepada perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta Ormas, dan selanjutnya dilakukan pelepasan. Kendaraan Bansos kewilayah Polsek se Lampung Selatan (humas)

 154 total views,  154 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Datang ke Kodim Lamsel, Istri Pangkostrad Sempatkan Sambangi Masjid Agung Kubah Intan

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Inf Enrico SN, menyambut kedatangan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad, Rahma Dudung Abdurachman, Rabu, (04/08/21).

Usai berkunjung ke Makodim Lamsel, Rahma menyempatkan diri mengunjungi masjid yang menjadi icon di Bumi Khagom Mufakat tersebut.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Setelah melaksanakan makan siang, Istri Pangkostrad Beserta Rombongan meninggalkan tempat menuju ke Bandar Lampung. (*)

 172 total views,  172 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Dua ABG Spesialis Pencuri Ratusan Ekor Ayam Dibekuk Polsek Kalianda

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Kalianda berhasil mengungkap 2 (dua) orang Anak Baru Gede (ABG) pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib di desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kedua pelaku yang masih ABG ini yakni, SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lamsel ini ditangkap karena sebelnya diduga telah melakukan pencurian 153 ekor ayam, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib di Dusun Kubu Panglima Desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi Yakup, SPd mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Selasa (3/8/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua remaja yakni SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib didesa Merak. Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Keduanya ditangkap lantaran sebelumnya, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib telah melakukan pencurian 153 ekor ayam didusun Kubu Panglima desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.”Tuturnya.

Dalam menjalankan aksinya keduanya bermula pada, Senin 19 Juli 2021, sekitar pukul 01.00 wib, di kandang Ayam Usaha Jaya Dusun Sukamampir desa Tajimalela Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan ayam petelur sebanyak 153 ekor warna coklat yang dilakukan oleh pelaku.” ungkapnya.

Adapun modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara merusak pagar kawat, kemudian memanjat pagar kandang dan masuk selanjutnya para pelaku mengambil ayam petelur sebanyak 153 ekor, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 12.240.000,- (dua belas juta dua ratus empat puluh ribu rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalianda dan langsung ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim dan melakukan penangkapan kedua pelaku, Senin (20/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib, didesa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Saat ini kedua pelaku yang akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana, bersama barang buktinya berupa ayam petelur warna coklat sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ” Pungkasnya. (humas)

 1,343 total views,  583 views today

Continue Reading

Trending Topic