Connect with us

Lampung Selatan

Gelar Ruwat Laut, KIARA Berikan 88 Unit Perahu Untuk Nelayan Lamsel

Published

on

Hanuang.com – Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, SH mewakili Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, berikan sambutan pada acara “Sedekah Ruat Laut” Desa Kunjir dan Desa Tejang Pulau Sabesi, Kamis (12/9/2019).

Acara Ruwat Laut yang diinisiasi Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) berlangsung di Desa Kunjir dan dihadiri oleh Manager Koaliasi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) Susan Herawati, Executive Director Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, Kadis Perikanan, Meizar Melanesia, Kadis Pariwisata, Rini Ariasih, Kadis Kominfo, M. Sefri Masdian, Camat Rajabasa, Sabtudin, Unsur Uspika Kecamatan serta masyarakat dari Desa Kunjir dan Desa Tejang Pulau Sabesi.

Dalam sambutannya, Akar Wibowo mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan KIARA yang telah melakukan berbagai kegiatan untuk membantu masyarakat pesisir.

Pada kesempatan itu, Akar Wibowo juga berpesan agar kegiatan “Ruwat Laut” dapat lebih diarahkan kepada budaya dan tradisi dipadu dengan harapan dan do’a kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam arti jangan disalah tafsirkan dengan adanya unsur “klenik atau syirik”.

“Kegiatan ini kiranya dapat dijadikan sebagai media untuk memupuk dan meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan diantara kita semua,”jelas Akar.

Lebih jauh, Akar Wibowo berpesan kepada para nelayan agar dalam penangkapan ikan dilaut tidak menggunakan bom. Sebab, hal itu hanya memberikan keuntungan sesaat, kedepannya akan sangat merugikan, karena dengan melakukan pengeboman akan merusak lingkungan laut serta biota yang ada di dalamnya.

“Saya yakin, nelayan kita yang berada disini tidak melakukan pengebomam dalam menangkap ikan,”kata Akar.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Sekjen KIARA, Susan Herawati, memberikan bantuan perahu nelayan sebanyak 54 unit untuk nelayan Desa Kunjir dan sebanyak 34 unit untuk nelayan Desa Tejang Pulau Sabesi.

Pada kesempatan itu juga Susan Herawati berbagi cerita dan pengalamannya selama berinteraksi dengan masyarakat pesisir, baik yang berada di Desa Kunjir maupun di Desa Tejang Pulau Sabesi.

Susan menuturkan, pada saat mereka mengetahui terjadi musibah di selat sunda, organisasinya berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan, sekalipun hanya sebatas perlengkapan sekolah, seperti sepatu dan baju.

Namun, seiring perjalanan waktu, selama menjalani aktivitas kegiatannya di pesisir, Susan mendapatkan cerita dari masyarakat pesisir terdampak tsunami akan rasa frustasi ekonomi. Mereka para nelayan, hanya bisa menatap laut tanpa bisa mengayuh perahu untuk menjemput rejeki dilaut lantaran perahu yang hancur terhempas gelombang.

“Mereka frustasi secara ekonomi. Mereka hanya bisa memandang lautan tanpa bisa menjemput rejeki yang selama ini biasa mereka lakukan,”ujar Susan.

“Kami tau, bantuan sebanyak 88 unit perahu (delapan puluh delapan) tidak sebanding dengan jumlah perahu yang rusak. Oleh karenanya, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada nelayan agar dapat kembali berlayar menjemput rejeki dari Tuhan di laut,”pungkas Susan. (Arya)

 1,768 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Selama Ramadhan, Divisi Sosial GML Indonesia Bantu Korban NTT dan Santuni Anak Yatim

Published

on

By

Hanuang.com – Divisi Sosial Ormas Gema Masyarakat Lokal (GML) Indonesia, menggelar dua kegiatan sekaligus selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

adapun dua kegiatan tersebut yakni pertama, mengadakan penggalangan donasi dalam membantu para korban Bencana Alam di NTT/NTB.

“Kegiatan digelar di beberapa titik di Lamsel, mulai dari tanggal 19 sampai 25 April kemarin” ujar Ustad Ahmad Sopyan, selaku Ketua Divisi Sosial GML Indonesia.

“Alhamdulillah terkumpul sejumlah dana dari masyarakat Lampung Selatan dan Alhamdulillah telah disalurkan kepada yayasan Insan Tara dan telah sampai ke NTT dan NTB. Masyarakat NTT dan NTB mengucapkan terima kasih kepada DPP GML Indonesia Divisi Sosial dan masyarakat se-Lampung” bebernya, Selasa, (11/05/21).

sedangkan giat yang kedua yakni, pemberian santunan terhadap yatim dan pakir dan sebanyak 30 orang dan kaum duafa 20 orang.

Diketahui bahwa pemberian santunan dilaksanakan di yayasan pondok Pesantren Nurul Huda AZ-DZikri, Dusun Lebung Buluh, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

desa merak belantung pimpinan bpk ust Ahmad sopyan sekaligus sebagai ketua divisi sosial ormas DPP GML.

“Dananya dikumpulkan dari berbagai sumber, baik pemerintah maupun para dermawan, yang dikumpulkan kurang lebih selama 10 hari dan Alhamdulillah, tepatnya pada hari Senin (10/05) telah disalurkan kepada yang berhak menerimanya yakni anak” tutupnya. (Arya)

 776 total views,  210 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kodim Lamsel Salurkan Zakat Fitrah Kepada Warga Ponpes Beserta Panti Asuhan

Published

on

By

Hanuang.com – Dalam ibadah bulan suci Ramadhan 1442 H, selain menjalankan ibadah puasa umat muslim juga diwajibkan untuk membayar zakat fitrah, untuk disalurkan pada masyarakat tidak mampu sesuai dengan ketentuan dalam ajaran agama Islam.

Kodim 0421/LS, pada rangkaian kegiatan ibadah di bulan suci ramadhan jelang hari lebaran, menyalurkan zakat fitrah terhadap warga pondok pesantren dan panti asuhan yang digelar di Masjid Al-amanah Kodim setempat, Selasa, (11/05/21).

Hadir dalam giat tersebut, Kapten Inf. Nurdin (pasi Ter), Kapten Czi Mistry Pakar R (pasi inteldim 0421/LS), Kapten Chb Agus Masgus (Pasi Log Dim 0421/LS, Kapten Inf Ujang (Pasipersdim 0421/LS), Letda Inf Tatang (Dan unit inteldim 0421/LS), Perwakilan masyarakat dari pondok pesantren dan juga panti asuhan.

“Zakat Fitrah adalah zakat yang harus dikeluarkan oleh setiap orang Islam pada saat menjelang Idul Fitri, hal ini bertujuan untuk fitrah bagi dirinya sendiri dan diberikan kepada orang orang yang berada dalam tanggungannya, karena keutamaan zakat fitrah bagi mereka yang berpuasa adalah mampu membersihkan diri dari dosa, serta penyempurna ibadah puasa yang sudah dilakukan selama satu bulan penuh” jelas Kapten INF Ujang Herudin.

“Pembagian zakat dibagikan ke masyarakat, Panti asuhan dan juga Pondok pesantren yang berada di Wilayah Kodim 0421/LS, diperuntukkan bagi yang berhak menerima zakat tersebut, kami berharap dengan penyaluran zakat fitrah ini semoga dapat membawa barokah bagi anggota Kodim 0421/LS dengan Masyarakat yang di wilayah teritorial Kodim 0421/LS, bagi warga yang berhak menerimanya” tutupnya. (*)

 781 total views,  207 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Aparat Gabungan di Pos Screening Tugu Garuda Terus Lakukan Pemeriksaan Terhadap Pemudik

Published

on

By

Hanuang.com – POS SCREENING Tugu Pengantin/Tugu Garuda, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, sebagai tempat dilakukannya kegiatan pemeriksaan penyekatan kendaraan bagi para pemudik lebaran 1442 H.

Adapun personil gabungan tersebut yakni dari satuan Koramil 421-02/Gedong Tataan, Polres Pesawaran, Dinas perhubungan Pesawaran, Satuan Pol PP Pesawaran, Dinas Kesehatan, serta Dinas BPBD Pesawaran, Senin, (10/05/21).

Sebelumnya semua personil yang terlibat pada kegiatan itu melakukan apel kesiapan personil maupun materil yang digunakan di lapangan.

Usai melakukan apel kesiapan, selanjutnya para personil gabungan tersebut melakukan pemeriksaan dan penyekatan secara selektif bagi kendaraan pemudik yang melintas di Tugu Pengantin/Tugu Garuda gedong tataan pesawaran dan petugas gabungan melakukan penjagaan disekitar lokasi.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi pemudik dari luar pulau yang berpotensi meningkatkan penyebaran virus Covid-19 diwilayah kabupaten pesawaran Provinsi Lampung.

“Selama melakukan kegiatan ini didapati ada beberapa orang pemudik dari luar lampung, yang melintas di pos pantau atau pos penyekatan Tugu Pengantin/pos Tugu Garuda menuju Pringsewu yang kedapatan tidak bisa menunjukan surat Rapid kepada petugas yang bertugas di Pos SCREENING, dan kami memberikan teguran secara lisan, agar para pemudik tetap memperhatikan protokol kesehatan” ujar Pelda Yunisman.

“Kita semua para petugas memberikan tindakan disiplin berupa push up, diharapkan nantinya bagi para pemudik yang tidak membawa rapid dan tidak memakai masker untuk tidak melanggar dalam mematuhi protokol kesehatan” ujarnya.

“Titik penyekatan terdapat juga di dua kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama antara lain Kecamatan tegineneng dan Kecamatan teluk pandan dan untuk pos penyekatan yang ada di tugu pengantin Gedong Tataan Pesawaran mulai beroperasi sejak hari Senin tanggal 26 April 2021 hingga selesai” tutupnya. (*)

 1,852 total views,  207 views today

Continue Reading

Trending Topic