Connect with us

Lampung Selatan

Dugaan Ijazah Palsu, LBH Sabu-Sel Laporkan Kades Margodadi Ke Polisi

Published

on

Hanuang.com – Tudingan dari Kades Margodadi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan (Lamsel), Sutrimo atas penggunaan ijazah palsu oleh Bupati Nanang Ermanto, sepertinya berbuntut panjang.

Karenanya, sebagai respon dari Nanang, LBH Sai Bumi Selatan (Sabusel) mengadukan tudingan yang disampaikan Sutrimo ke beberapa media online itu, ke Polres Lamsel.

Pengaduan tersebut disampaikan 7 orang pengacara yang tergabung dalam LBH Sabusel, ke SPKT Polres Lamsel, Rabu (29/7/2020). Sebagai pelapornya yakni Bupati Lamsel, Nanang Ermanto.

“Kami melaporkan Sutrimo selaku Kades Margodadi Jati Agung yang telah diduga memberikan keterangan ke beberapa media online bahwa klien kami (Nanang Ermanto, red) memalsukan ijazah,” ungkap Ketua LBH Sabusel, Hasanudin, SH kepada sejumlah wartawan di Mapolres Lamsel.

Ia melanjutkan, berdasarkan keterang klien mereka, bahwa yang disampaikan Kades Sutrimo adalah keterangan tidak benar. “Klien kami siap membuktikan, jika ijazah yang ia miliki adalah asli,” lanjutnya.

Ketua Divisi Investigasi LBH Sabusel, Merik Havit, SH menambahkan, isu ijazah palsu kerap muncul pada masa menjelang Pilkada Lamsel. Menurut Merik, hal tersebut sangat merugikan kliennya. Karenaya, Kades Sutrimo di polisikan.

“Kita selesaikan masalah ini dengan secara tepat. Untuk itu, kita laporkan Kades Sutrimo ke Polres Lamsel. Apakah data yang disampaikan Sutrimo ke media tersebut dapat dipertanggungjawabkan atau tidak. Kalau klien kami, siap mempertanggungjawabkannya. Siap menghadirkan saksi-saksi bahwa ijazah tersebut asli,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, pada Senin (27/7/2920) beberapa media online telah menerbitkan pernyataan dari Kades Sutrimo yang menuding bahwa Nanang Ermanto telah diduga memalsukan ijazah.

Dilansir dari salah satu media online lantainews.com, Sutrimo memiliki sejumlah bukti kuat mengenai dugaan ijazah palsu milik Nanang Ermanto.

Dikatakannya, bukti-bukti itu ia dapatkan saat ia menjabat sebagai Ketua DPD Libas. Saat itu, ada seorang anggota DPRD Lamsel yang mendatanginya untuk meminta bantuan untuk membantu menyelidiki keabsahan ijazah SMA Tunas Harapan milik Nanang Ermanto.

Alhasil, setelah dilakukan penyelidikan, ia mendapatkan sejumlah temuan yang dijadikan dasar atas dugaan pemalsuan ijazah oleh Nanang Ermanto. Diantaranya yakni :

  • Sidik jari dibagian foto Nanang Ermanto tidak ada.
  • Surat Keterangan Lulus ditandatangani Kepala SMA Tunas Harapan Sri widiyati, Spd. Padahal, yang berhak mengeluarkan Surat tersebut adalah SMA N 5 yang menjadi Rayon. Karena SMA Tunas Harapan belum mengadakan ujian Nasional kala itu, lantaran baru terakreditasi di tahun 2016.
  • Pernyataan Mujiono yang dulu sebagai siswa di SMA Tunas Harapan yang lulus tahun 1987, menyatakan tidak kenal dan tahu ada siswa alumni 1987 bernama Nanang Ermanto.

Sejumlah poin tersebut membuat Trimo yakin indikasi penggunaan ijazah palsu oleh Nanang Ermanto sangat kuat. Bahkan, Trimo siap bertanggung jawab jika pihak Nanang Ermanto yang menjabat Bupati Lampung Selatan membawa masalah ini keranah hukum. (Doy/Arya)

 2,412 total views,  3 views today

Kriminalitas

Polsek Sidomulyo Bekuk Kawanan Pencuri Kabel PLN

Published

on

By

Hanuang.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Sidomulyo Lampung Selatan (Lamsel), berhasil meringkus tiga orang tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) kabel milik PT. PLN (Persero) ULP Sidomulyo.

Diketahui, tersangka yang diamankan petugas yakni Yuda Isworo (24), Jaka Riyanto (23) dan Riki Widiyanto (21), ketiganya warga Dusun Tegal lega RT/RW 003/001, Desa Karanganyar, Kecamatan Jati Agung.

Kapolsek Sidomulyo Iptu Hengky Darmawan menjelaskan, para tersangka menjalankan aksinya sekira jam 04.00 WIB pada hari Kamis tanggal 14 Januari 2021. Dengan tempat kejadian perkara (TKP), gardu sisipan S-273 PLN yang berada ditengah areal persawahan Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo.

“Modus operandi pelaku, yakni membuka box kemudian melepas tiga sekring untuk memutus arus lalu dilanjutkan dengan memutus sekring atas. Selanjutnya, pelaku memotong pipa pengaman kabel tembaga milik PT. PLN (Persero) ULP Sidomulyo,” sebut Iptu Hengky, Jum’at (15/1/2021).

Iptu Hengky melanjutkan, saksi Andi Nurdika (31) kebetulan melintasi TKP dan bergerak cepat menghubungi piket Polsek Sidomulyo melaporkan kejadian tersebut. Sekira jam 05.00 WIB, Kapolsek Sidomulyo didampingi Kanit Reskrim bersama warga memergoki lima orang pelaku yang kedapatan sedang melakukan tindak pidana curat.

“Setelah dilakukan interogasi, tiga orang pelaku yaitu Yuda Isworo (24), Jaka Riyanto (23), dan Riki Widiyanto (21), mengaku telah melakukan pencurian sebanyak tiga kali di wilayah Sidomulyo pada bulan Agustus dan Desember 2020, juga satu kali di wilayah Candipuro. Sedangkan, dua orang lainnya Prima Saputra (29), dan Ahmad Sobirin (29) tidak terbukti terlibat dan ditetapkan sebagai saksi,” tegas Iptu Hengky.

Terungkap, sebelumnya para pelaku telah melakukan curat sekira jam 02.00 WIB pada hari Rabu tanggal 30 Desember 2020. Pelaku mencuri kabel puding jurusan sebanyak empat buah kabel, dengan panjang kurang lebih lima meter.

“Modusnya, pelaku membuka box gardu kemudian mematikan tegangan arus listrik dan mematikan saklar pada gardu, lalu melepas cut out untuk memutus arus listrik. Setelah itu, pelaku memotong kabel puding jurusan yang ukuran 70 mm dan empat buah kabel sepanjang 5 meter lalu dibawa kabur oleh para tersangka,” imbuh Iptu Hengky.

Akibat kejadian tersebut, korban yakni PT. PLN (Persero) ULP Sidomulyo mengalami kerugian materi sebesar Rp. 11.409.000 (sebelas juta empat ratus sembilan ribu rupiah). Kemudian, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidomulyo.

Selain para tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah gagang gergaji besi, dua buah pipa pralon ukuran 3/4 inc warna putih, kabel diameter 70 dua gulung, kabel diameter 150 satu gulung, dua buah mata gergaji besi, satu buah kunci pas 24 dan satu unit mobil Daihatsu Xenia Nopol B 1152 CKJ.

“Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh,” pungkas Iptu Hengky. (*)

 346 total views,  346 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Ajak Para ASN Berolahraga, Nanang : “Sepakbola Baik Untuk Menjaga Stamina”

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengikuti pertandingan sepak bola laga persahabatan gabungan antar Aparat Sipil Negara (ASN), Jum’at (15/1/2021).

Pertandingan sepak bola yang dilakukan di lapangan desa way galih tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama ASN pemkab lampung selatan.

Pertandingan tersebut turut pula diikut beberapa pejabat pemkab lamsel seperti, Kadis Perizinan, Martoni Sani, Kadis Perkebunan, Bibit Purwanto, Kabag BMS, Kholil, Kabag Umum, Cahyadi, Kabag TUK, Muhadi, Kabid Informasi Publik, Heri Wiono.

Bupati Nanang Ermanto menyampaikan disela pertandingan akan menjadikan pertandingan sepak bola tersebut sebagai rutinitas kegiatan pemerintah daerah yang akan dilakukan setiap jum’at.

“Pertandingan bola ini sudah beberapa kali dilakukan, kali ini kita bertanding dengan ASN dari Lingkup Sekretariat Pemkab Lamsel. Olahraga seperti ini membuat badan kita sehat stamina kita tetap terjaga di tengah pandemi covid-19 ini,” Ujarnya.

“Insya allah kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap jum’at. Jadi pagi hari nya kita senam bersama kemudian sore hari kita bermain sepak bola. Tidak hanya lingkungan pemkab saja nanti kecamatan – kecamatan akan kita undang kemari,” Ucapnya.

Terlihat pula di lokasi, Sekdakab Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM bersama Para Pejabat Struktural Pemkab Lamsel Lainnya menyaksikan pertandingan laga persahabatan tersebut. Di akhir laga pertandingan ditutup dengan Skor 4 – 1 yang di menangkan oleh Tim Bupati Lamsel. (Riko)

 1,288 total views,  515 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Gelapkan Uang Setoran Hampir Setengah Milyar, Karyawan Indomaret Dicomot Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – PT. Indomarco Adi Prima yang berada di Jalan Lintas Sumatera Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) mengalami kebobolan uang setoran senilai ratusan juta.

Berdasarkan release yang disampaikan ke media, uang setoran tersebut diduga digondol salah seorang karyawan perusahaan, yakni Haryadi (24) warga Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Pemuda berkulit sawo matang ini merupakan sales marketing di PT. Indomarco Adi Prima. Ia melakukan penggelapan uang perusahaan tersebut pada Kamis (3/1/2020) lalu.

Kasat Reskrim Iptu Edy Yulianto mengungkapkan, pelaku melakukan penggelapan uang perusahaan dengan cara menggunakan faktur fiktif.

“Setelah barang dikirim oleh driver, pelaku menyuruh untuk mengirimkan barang-barang sesuai orderan tersebut ke toko lain. Kemudian, barang milik Indomarco tersebut dijual secara tunai oleh pelaku. Terlebih, uang penjualan barang itu tidak di setorkan ke PT. Indomarco Adi Prima. Akibatnya, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp. 471.718.635,” Ungkap Iptu Edy Yulianto, Jum’at (15/1/2021).

Ia melanjutkan, atas kejadian tersebut pihak perusahaan kemudian melaporkan tindakan pelaku ke Polres Lamsel. Berdasarkan laporan tersebut, Unit Tipidter Sstreskrim Polres Lamsel langsung bertindak cepat.

“Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mendapat informasi bahwa pelaku berada di kediamannya, yaitu di Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

“Pada hari kamis tanggal 14 Januari 2021 sekira jam 00.30 Wib anggota Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Lamsel berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya,” Imbuh Kasat Reskrim.

Dikatakannya, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, tersangka dan beberapa alat bukti diamankan ke Mapolres Lamsel. Barang buktinya yaitu berupa copy data diri Haryadi serta pengangkatan kerja di PT. Indomarco, copy 151 faktur dari PT. Indomarco dan copy 16 Stock Loading and Delivery. (*)

 1,570 total views,  612 views today

Continue Reading

Trending Topic