Connect with us

Tulang Bawang

Diduga Peras Kepala Kampung, 3 Oknum Wartawan Diamankan Kepolisian

Published

on

Hanuang.com – Tiga oknum wartawan diamankan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Banjaragung, Tulang Bawang, Lampung.

Ketiganya diduga melakukan pemerasan terhadap Kepala kampung (Kakam) Moris Jaya Unit 3, Banjar Agung, kabupaten Tulang Bawang.

Dari ketiga tersangka diamankan uang senilai Rp. 2,5 juta yang baru diberikan Kakam Moris Jaya sebagai DP dari Rp. 30 juta yang diminta oleh oknum wartawan tersebut.

Ketiga oknum itu diamankan aparat bersama warga saat akan melakukan pemerasan, terhadap Kakam Banjar Agung. Kamis malam, (15/11/18).

Kapolsek Banjar Agung, Kompol Rahmin, membenarkan atas penangkapan oknum wartawan yang melakukan pemerasan terhadap kakam Moris Jaya unit 3 dan kakam Banjar Agung tersebut.

“Saya membenarkan ada penangkapan oknum wartawan yang melakukan pemerasan terhadap Kakam Moris Jaya unit 3, dan Kakam Banjar Agung,” jelasnya.

Ketiganya berperan sebagai oknum dari media yang sama yaitu media www.mapikor.com. dengan inisial, AG alamat, Kampung Batu Ampar, Kecamatan Gedung Aji Baru, Tulang Bawang. HL alamat Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah. Dan SM alamat Tejo Sari, Setadion, Kota Metro.

“Perkaranya kita limpahkan ke Polres Tulang Bawang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah unsur pidananya juga mau di gelar di Polres karena itu kita serahkan oknum wartawan itu beserta kepala kampungnya guna untuk di mintai keterangan,” paparnya. (Rizki)

 2,631 total views,  6 views today

Bandar Lampung

Hasil Kesepakatan Bersama, Tahun Ini Salat Ied Berjamaah di Masjid dan di Lapangan Ditiadakan

Published

on

By

Keterangan Foto : Gambar Merupakan Ilustrasi Salat Ied Yang Diambil Dari Google

Hanuang.com – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.

Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.

Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).

Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan.

Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (*)

 9,947 total views,  39 views today

Continue Reading

Tulang Bawang

Kapal WNA Australia Terdampar Di Perairan Lampung Usai Dibajak

Published

on

By

Hanuang.com – Kedubes Australia untuk Indonesia mengapresiasi langkah evakuasi serta penanganan yang dilakukan jajaran Polda Lampung dan Basarnas, terkait pembajakan kapal WNA Australia, di Perairan OKI Sumatera Selatan.

Sebelumnya kapal Yacht Hoopla yang dinakhodai Nowicki Tadeusz, warga Australia, yang terdampar di Perairan Kuala Teladas, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Senin (25/5/2020).

Setelah diperiksa korban menerangkan bahwa dirinya mengalami peristiwa perampokan di peraiaran Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

“Akibat perampokan itu, korban mengalami kerugian berupa uang 700 dolar Australia, GPS dan alat navigasi, ponsel, BBM, dokumen kapal dan paspor, makanan, alat masak, kemudi kapal, dinamo starter, dan accu,” ungkap anggota.

Kemudian personel Satpolair Polres Tulang Bawang Polda Lampung beserta Basarnas segera menyelidiki peristiwa tersebut dan memberikan bantuan pertama kepada Mr. Nowicki Tadeusz.

Atas respon tersebut pihak Kedubes Australia untuk Indonesia mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas usaha kepolsian dan Basarnas yang telah memberikan bantuan dan pelayanan yang baik kepada warganya. (*)

 1,117 total views,  2 views today

Continue Reading

Trending Topic