Connect with us

Lampung Selatan

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Warga Jati Agung Bunuh Istrinya

Published

on

Hanuang.com – Warga Fajar Baru Dusun III, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), dihebohkan dengan peristiwa pembunuhan di Jalan Rembulan kawasan kampung setempat, Jum’at, (30/11/18).

Peristiwa menghebohkan tersebut lantaran, seorang suami tega membunuh isterinya sendiri. Yakni, Murniyati (50) seorang ibu rumah tangga harus meregang nyawa ditangan suaminya sendiri yakni Romli (50), dengan beberapa luka sayatan senjata tajam di tubuhnya.

Informasi diperoleh, korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 11.30 WIB, dengan kondisi tubuh terbaring dengan posisi miring tepat di depan pintu rumahnya yang sudah bersimbah darah.

“Kita dapat laporan jam 11.30 WIB, tapi sepertinya kejadian ini jam 10.00 WIB tadi pagi,” kata Agus Wahyudi ketua RT 06 lingkungan III, Kelurahan Fajar Baru, Dusun III, Kecamatan Jati Agung.

Agus mengatakan, pelaku Romli memang terkenal jarang bergaul dengan para tetangga, kesehariannya hanya duduk sembari melamun.

“Dia ini tidak pernah bergaul, suami istri emang tertutup. Tapi kalau yang sering saya perhatiin suaminya, dia itu sering melamun,” jelas Agus.

Disisi lain, menurut penjelasan adik kandung pelaku, Eva Hernani (40) mengenai pelaku, kakaknya memang mengalami gangguan kejiawaan sejak 10 tahun terakhir.

“Dia ini sakit, dulu darah tinggi terus pembuluh darahnya pecah, setelahnya dia mulai agak stres. Kalau gejala dia sering melamun itu muncul udah 10 tahun lalu, semenjak dia dipecat dari PTPN 7, dampak dari pengurangan karyawan,” katanya, Jum’at, (30/11/18).

Lanjut Eva, bahwa banyak hal aneh yang sering ditunjukan oleh pelaku pembunuhan itu, mulai dari sering melamun, marah-marah hingga meraung-raung seperti seekor Harimau.

“Dia ini kalau kumat sehari itu bisa 2 sampai 3 kali, ya marah-marah, sampai meraung-raung kayak Harimau itu,” bebernya.

“Udah sering, berobat itu kemana aja, mulai ke Tabib, ke Kiyai, ke Dokter, gak nanggung-nanggung sangking anak-anaknya ini pengen bapaknya sembuh,” tambahnya.

Selain itu, kata Eva, pelaku juga terkenal dengan sifatnya yang sangat cemburu terhadap sang istri.

“Dia ini, walaupun kakak kandung saya, tapi dia ini salah, banyak sifat dia yang gak bagus, suka cemburulah sama istri, padahal istrinya itu saya tau banget gak suka macem-macem,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Jati Agung Iptu. Lukman membenarkan peritiwa tersebut, bahwa saat ini tersangka telah diamankan oleh anggotanya.

“Dugaan sementara, suaminya sendiri yang membunuh, sekarang sudah kita amankan. Dugaan sementara karena gangguan jiwa,” jelasnya.

Lanjut Lukman, mengatakan bahwa dari perstiwa pembunuhan tersebut pihaknya mengantongi barang bukti berupa 1 bilah senjata tajam berupa pisau garpu.

“Kurang lebih diameter panjangnya itu 15 centi meter. Untuk korban sedang kita lakukan visum, ada pihak keluarga juga yang mendampingi, pelaku sudah kita amankan. Terkait ada gangguan jiwa atau enggak nanti kita akan lakukan test kejiwaan terhadap pelaku,” tutupnya. (Arya)

 2,062 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Pjs Bupati Lamsel Kunjungi Kediaman Korban Kecelakaan Tragis

Published

on

By

Hanuang.com – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Selatan sampaikan Belasungkawa korban kecelakaan di Sragi, Senin (23/11/2020).

Sopiyansah Bin Rusli warga Desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda yang mengalami kecelakaan di Desa Sukarandak Kecamatan Sragi bersama kendaraan dinas Satuan Pol PP Lampung Selatan, pada Selasa (20/10/2020) Sopiyansah meninggal dunia di RSUD Bob Bazar pukul 23:50 WIB (22/11/2020).

Saat kejadian kecelakaan Sopiyansah langsung dilarikan ke RSUD Bob Bazar oleh pihak Puskesmas setempat dan menjalani perawatan di RSUD tersebut dan seluruh biaya perawatan menjadi tanggung jawab pihak Sat Pol PP Kabupaten Lampung Selatan.

Saat mengunjungi rumah duka Drs H. Sulpakar, MM disambut keluarga besar Almarhum. Selaku Pjs. Bupati Lampung Selatan, Sulpakar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah tersebut.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Plt. Asisiten Administrasi Umum M. Darmawan, Kasat Pol PP Heri Bastian, Kabag Hukum Agus Hariyanto, Camat Kalianda Zaidan dan Kepala Desa Negeri Pandan Suplimansyah dan keluarga dekat Almarhum Sopiyansah.

“Atas nama Pemerintah dan Pribadi saya mengucapkan Belasungkawa atas musibah yang menimpa kita semua. Mudah-mudahan almarhum diterima disisi Allah SWT dan kita yang ditinggal diberikan kesabaran. Mudah-mudahan ini menjadikan pelajaran bagi kita semua, ini adalah suatu cobaan bagi kita”, kata Sulpakar.

Sulpakar juga memberikan semangat kepada istri dan anak-anaknya yang ditinggalkan, “apapun prosesnya, semua adalah jalan Allah. Jalan hidup kita sudah ditetapkan, keluarga yang ditinggal harus semangat. Terutama anak-anak, buat bangga orang tua, jangan putus asa”, ujar Sulpakar.

Ernawati istri almarhum Sopiyansah mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kehadiran Pjs. Bupati Lampung Selatan, “terima kasih Pak Pjs. Bupati telah mau datang ke rumah kami”, ucap Ermawati.

Pada kesempatan tersebut Sulpakar juga memberikan bantuan berupa uang tunai kepada keluarga almarhum Sopiyansah. (*)

 950 total views,  84 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Sulpakar Lantik Pj. Kades Karang Raja Kecamatan Merbau Mataram

Published

on

By

Hanuang.com – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Selatan melantik Penjabat (Pj) Kepala Desa Karang Raja Kecamatan Merbau Mataram, Rabu (25/11/2020).

Pelantikan Pj Kades Karang Raja yang dilaksanakan di Kantor Desa Merbau Mataram tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Keuangan Akar Wibowo, Asisten Bidang Pemerintahan Supriyanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Rohadian, Kepala Badan Pengelola Pendapatan dan Retribusi Daerah (BPPRD), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ketut Sukerta, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Anasrullah, Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Qori Nilwan, Kepala Bagian Hukum Agus Hariyanto, Plt Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Awaludin, Forkopimcam Merbau Mataram dan para Kepala se-Kecamatan Merbau Mataram.

Seperti diketahui Rasmiyati yang terlibat masalah hukum berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lampung Selatan, Nomor : B/504/IV. 13/HK/2020 digantikan oleh Suhadi, S.I.Kom sebagai Pj Kades Karang Raja Kecamatan Merbau Mataram.

Pjs Bupati Lampung Selatan Drs. H. Sulpakar, MM dalam arahannya mengatakan bahwa Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan bagi Penjabat Kepala Desa yang baru saja dilantik ini, adalah tindak lanjut dari dinonaktifkannya Saudari Rasmiyati Kepala Desa Karang Raja.

“Karena yang bersangkutan saat ini sedang berurusan dengan hukum. Mengingat pentingnya Pemerintahan di ditingkat Desa maka dipandang perlu untuk segera dilakukan pengisian kekosongan jabatan Kepala Desa tersebut” katanya.

Sulpakar juga mengingatkan kepada Pj Kades Karang Raja untuk segera menjalankan tugas-tugas Pemerintahan dan lainnya.

“Segera jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan amanah. Layani masyarakat dengan baik tanpa tebang pilih. Selanjutnya, laksanakan musyawarah Desa untuk mengagendakan Pilkades yang akan datang”, ujarnya.

“Selain itu pada kesempatan ini, saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Karang Raja untuk dapat mendukung kinerja Penjabat Kepala Desa yang baru, agar Pemerintahan Desa dapat berjalan dengan baik. Sebab masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung setiap program pembangunan yang ada di Desa Karang Raja”, lanjut Sulpakar.

Sulpakar juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari Penularan COVID 19.

“Saya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menggunakan masker, hindari kerumunan dan gunakan sanitizer atau rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Agar kita dapat terhindar memutus dan terhindar dari penyebaran virus Corona”, ujarnya. (*)

 821 total views,  74 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Empat Kelompok Tsunami Lamsel Terima Bantuan Stimulan dari BNPB

Published

on

By

Hanuang.com – Sebagai upaya memulihkan ekonomi, Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan stimulan untuk empat kelompok masyarakat di Lampung Selatan yang terdampak tsunami akhir 2018 lalu.

Bantuan yang diberikan kepada empat kelompok tersebut yakni, alat produksi sale pisang berikut bahan baku untuk tiga bulan produksi kepada kelompok masyarakat Sebesi Mandiri Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa senilai Rp.50 juta.

Lalu alat produksi rengginang berikut bahan baku untuk tiga bulan produksi kepada Kelompok Masyarakat Minan Kunjir Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa senilai Rp.50 juta.

Bantuan peralatan mesin dan kayu untuk tiga bulan produksi kategori pariwisata dan ekonomi kretatif diberikan kepada kelompok masyarakat Wat Wat Gawoh Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa senilai Rp.35 juta.

Serta bantuan alat produksi mie dan bakso ikan berikut bahan baku tepung terigu untuk tiga bulan produksi diberikan kepada kelompok masyarakat Mamak Kalianda, Kalianda Bawah, Kecamatan Kalianda senilai Rp.65 juta.

Adapun bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Ir. Rifai, MBA kepada masing-masing ketua kelompok masyarakat di Aula Krakatau kantor bupati Lampung Selatan, pada Rabu (25/11/2020).

Turut hadir dalam penyerahan itu, Direktur Pemulihan Peningkatan Sosial Ekonomi dan Sumber Daya Alam BNPB, DR. Yolak Dalimunthe, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung, DR. Ir. Lusmeilia Afriani, DEA.

Sedangkan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, S.Sos, MM, Kepala BPBD sekaligus Pelaksana tugas Asisten Bidang Administrasi Umum, Drs. M. Darmawan, MM beserta sejumlah pejabat lainnya.

Hadir juga perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Camat Rajabasa dan Kalianda beserta sejumlah kepala desa dari kedua kecamatan tersebut. (*)

 837 total views,  76 views today

Continue Reading

Trending Topic