Connect with us

Kriminalitas

Di Natar, Istri Ajak Selingkuhan Bunuh Suaminya

Published

on

Keterangan Gambar : Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Edi Purnomo Bersama Jajaran Saat Merilis Ungkap Kasus Pembunuhan Di Desa Haduyang, Kecamatan Natar

http://Hanuang.com – Kinerja jajaran Polres Lampung Selatan (Lamsel) patut diacungi jempol. Betapa tidak kurang dari 24 Jam jajarannya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan di Desa Haduyang Kecamatan Natar Lamsel sekira pukul 19.00 WIB.

Dalam kasus ini petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yakni inisal E dan D, satu pelaku adalah istri korban sekaligus pelaku utama.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan olah TKP berkordinasi Polsek Natar dan Reskrim terkait penemuan mayat tesebut dan hasil pemeriksaan saksi-saksi bahwa yang menjadi pelaku utama adalah Istri korban sendiri E,” ungkap Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomor, SH, SIK saat gelar pres rilis di Mapolres setempat. Rabu, (19/02/20).

Kapolres menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku yang membunuh korban adalah selingkuhan Istri korban berinisial D.

Sebelum dibunuh, kata Kapolres, Pelaku D mendatangi korban dirumahnya sekira pukul 00.30 WIB pada Selasa (18/2/2020) dini hari dengan alasan hendak membunuh selingkuhan Istri korban yang berinisial K. Sementara korban memang sudah merasa sakit hati dengan K (selingkuhan istrinya).

Lanjut Kapolres, sekitar pukul 01.30 WIB keduanya keluar rumah menggunakan motor masing-masing dimana korban membawa motor jenis Zealsum serta membawa senjata tajam jenis golok.

Sedangkan lanjut Kapolres, pelaku menggunakan motor jenia Vaga R dan membawa shookbreker yang sudah dipersiapkan. Pelaku mengajak korban menuju Dusun Sukarame Desa Haduyang karena pelaku sudah janjian dengan K.

“Sampai dilokasi (TKP) pelaku dan korban berhenti, dengan alasan K akan menemui mereka dilokasi. Sekira pukul 02.00 WIB ketika korban hendak buang air kecil dan menyembunyikan goloknya, tiba-tiba Pelaku memukul korban dengan shockbraker kebagian kepala dan korban tersungkur, guna memastikan korban tewas pelaku terus memukul korban sampai tidak bergerak lagi,” jelasnya Kapolres Lamsel

Kemudian kata Mantan Kapolres Mesuji ini, setelah itu pelaku membuang shockbraker dan seajam milik korban ke kali tidak jauh dari TKP dan pelaku meninggal korban dan membuat barang bukti yang digunakan untuk membunuh korban.

“Kemudian pukul 02.30 WIB pelaku meninggalkan lokasi dan menuju rumah korban untuk menemui E (istri korban) didepan rumah Pelaku bicara “Sudah saya selesaikan. Adapun Pasal 340 KUHP Jo Pasal 338 KUHP Jo Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara,” pungkasnya seraya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, media, jajaran Polda Lampung dukungannya sehingga kasus ini bisa terungkap kurang 24 Jam. (Arya/Aan)

 5,721 total views,  3 views today

Kriminalitas

Miliki Sabu-Sabu, Warga Kecamatan Way Panji Diamankan Polisi

Published

on

By

Hanuang.com, WAY PANJI – Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Polres Lampung Selatan (Lamsel), berhasil menangkap S (30) alias R pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis sabu.

S diamankan petugas karena kedapatan memiliki satu bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu.

Menurut informasi, S masih tercatat sebagai warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Lamsel.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kasat Res Narkoba AKP Abadi membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh jajarannya.

“Inisial S alias R diamankan petugas hari Kamis (17/6/2021) kemarin, sekira pukul 11.00 WIB,” terang Kasat Res Narkoba, Jum’at (18/6/2021) siang.

Ditenggarai, lokasi penangkapan masih sama dengan tempat tinggal si pelaku yakni di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji.

Dan, AKP Abadi sendiri tak menampik akan kebenaran hal itu.

“Memang benar. Tempat kejadian perkara (TKP, red.) masih sama dengan alamat tinggal si pelaku,” lanjut AKP Abadi.

Singkat cerita, petugas di lapangan yang kala itu melihat gelagat mencurigakan si pelaku dan menaruh curiga. Kemudian, menghampiri pelaku dan melakukan penggeledahan.

Benar saja, dari hasil penggeledahan itu petugas menemukan 1 paket kecil Narkotika jenis sabu yang dibawa oleh pelaku.

“Pelaku kemudian mengakui, bahwa Narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya,” imbuh mantan Kasat Res Narkoba Polres Lamtim itu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, S bersama barang bukti berupa 1 buah bungkus plastik bening berisikan kristal putih diduga sabu dan 1 unit handphone merk Nokia warna Hitam, dibawa ke Mapolres Lamsel.

“Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 114 dan Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tegas AKP Abadi sembari mengakhiri. (*)

 1,650 total views,  51 views today

Continue Reading

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Berhasil Amankan Ribuan Burung Kicau

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil amankan 2.057 (dua ribu lima puluh tujuh) ekor burung, diantaranya berjenis satwa liar yang dilindungi.

Burung-burung itu, dipergoki oleh petugas ketika melakukan pemeriksaan kendaraan di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Rencananya, burung yang dikemas dalam paket keranjang plastik itu akan di seberangkan ke daerah Cikande, Serang – Banten menggunakan sebuah mobil.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdiansyah membenarkan kejadian itu.

“Betul. Tepatnya hari Selasa (15/6/2021), pukul 01.00 WIB. Petugas mengamankan IH (32) alias S bersama satu unit mobil yang mengangkut satwa liar di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” sebut Kapolsek, Rabu (16/6/2021) pagi.

Diketahui, kendaraan Toyota Avanza warna silver ber-nopol BG 1544 FD yang kedapatan mengangkut 2.057 ekor burung berbagai jenis yang dikemas dalam 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 buah kardus kecil warna coklat.

“Berdasarkan keterangan saudara IH, satwa liar tersebut diangkut dari rumah B di Way Kanan dan akan dibawa menuju daerah Cikande. Sedangkan, inisial B sudah di tetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang, red.),” terang AKP Ferdi.

Ketika ditanya, IH nekat mengirimkan satwa liar itu karena mendapat ongkos kirim berjumlah lumayan menggiurkan. “Iya. Dapat bayaran Rp. 3,5 juta,” ujarnya bernada lesu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, pengangkut berikut barang bukti berupa 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 kardus kecil warna coklat, satwa liar jenis burung sejumlah 2.047 ekor, dengan rincian satwa yang tidak dilindungi diantaranya, 930 ekor burung Jalak Kebo, 510 ekor burung Perenjak, 210 ekor burung Gelatik, 270 ekor burung Perkutut, 96 ekor burung Pleci, 24 ekor burung kepodang, 5 ekor burung Konin dan 5 ekor Burung Muncang. Sedangkan, jenis satwa yang dilindungi seperti, 5 ekor burung Cucak Ranting dan 5 ekor burung Cucak Ijo Mini. Kesemuanya dibawa ke kantor KSKP Bakauheni.

“IH dipersangkakan melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf (a) Jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No.5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan,” pungkas AKP Ferdi. (*)

 2,442 total views,  45 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Apes…!!! Maling Motor Bertiga, Warga Bulok Ini Tertangkap Seorang Diri

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – Unit Reskrim Polsek Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil menggulung inisial R (21) salah seorang komplotan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan bermotor.

R ditangkap tak berselang lama setelah membawa kabur sepeda motor Honda Revo dari kediaman korban bernama Kademin (48) warga Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda. Yakni pada hari Sabtu (12/6/2021), sekira jam 01.30 WIB, dini hari.

Usut punya usut, R (21) adalah pemuda pengangguran yang tinggal di Desa Bulog, Kecamatan Kalianda.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi Yakub mengiyakan peristiwa penangkapan yang dilakukan oleh jajarannya.

“Pelaku yang berjumlah 3 orang mulanya berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Revo milik korban yang terparkir di samping teras rumah,” jelas Kapolsek, Minggu (13/6/2021).

Modus para pelaku terbilang rapi, karena sebelum beraksi mereka lebih dulu memantau situasi rumah korban dari area pekarangan. Setelah dirasa cukup aman, 2 orang pelaku mengambil dan mendorong sepeda motor keluar rumah menuju jalan utama.

Disana, 1 rekannya lagi telah menunggu menggunakan sepeda motor untuk membonceng salah seorang pelaku. Barulah, mereka pergi bersama-sama membawa sepeda motor hasil curian.

Korban yang kemudian menyadari sepeda motornya telah raib langsung bergegas ke Mapolsek Kalianda untuk melaporkan kejadian itu. Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp.5, juta.

Mendapati laporan kejadian yang masih hangat, Unit Reskrim Polsek Kalianda langsung memetakan lokasi dan melakukan pengejaran.

Dewi fortuna rupanya masih berpihak kepada korban. Pada hari yang sama dalam jeda waktu yang tak terlalu lama, polisi yang dibantu warga dalam melakukan pengejaran berhasil menangkap salah seorang pelaku inisial R yang sedang menaiki motor Honda Revo milik korban.

Meski 2 orang pelaku pencurian lainnya berhasil lolos dari kejaran polisi, namun AKP Mulyadi mengaku telah mengantongi identitas kedua pelaku dan optimis akan segera tertangkap menyusul rekannya yang lebih dulu diamankan di Mapolsek Kalianda.

“Pelaku lainnya, yakni inisial J (21) dan N (21) telah kami masukan dalam daftar pencarian orang (DPO, red.). Saya menghimbau, kepada kedua pelaku untuk segera menyerahkan diri dan jangan menunggu petugas melakukan tindakan tegas terukur dalam melakukan pengejaran,” tegas Kapolsek berbadan kekar itu, sembari mengultimatum.

Bersama tersangka R, polisi turut membawa barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam tahun 2009 dengan Nopol BE 8746 EO, Nosin : JBC1E-1161521, Noka : MH1JBC1199K163300, STNK an. HENDRY IRAWAN, ke Mapolsek Kalianda guna keperluan proses hukum lebih lanjut.

“Para pelaku kita jerat menggunakan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman pidana kurungan badan paling lama sembilan tahun,” pungkas AKP Mulyadi. (*)

 907 total views,  45 views today

Continue Reading

Trending Topic