Connect with us

Lampung Selatan

Di Kalianda Positif COVID-19 Bertambah 1 Orang, Berikut Penjelasannya

Published

on

Keterangan Gambar : Foto Diambil Dari Google

Hanuang.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Jimmy B. Hutapea, menjelaskan tentang penambahan 3 kasus terkonfirmasi positif covid-19.

Hingga Kamis (21/05/2020), jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung Selatan berjumlah 13 kasus. 6 diantaranya sembuh dan 7 masih isolasi mandiri. (RO/Arya)

Berikut keterangannya :

KASUS KONFIRMASI POSITIF KE 11, AN. S UMUR 69 TAHUN, KE- 12 AN. A UMUR 57 TAHUN DAN KE 13 AN. N UMUR 25 TAHUN.

KETIGA KASUS BARU BERJENIS KELAMIN PEREMPUAN BERASAL DARI KECAMATAN KALIANDA 1 ORANG DAN KECAMATAN NATAR 2 ORANG.

KASUS BARU KONFIRMASI POSITIF MERUPAKAN HASIL TRACING DARI KASUS 07 DAN KASUS 08 KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. SAAT INI KONDISI PASIEN DALAM KEADAAN STABIL SERTA TIDAK ADA GEJALA, DAN DILAKUKAN ISOLASI MANDIRI DIRUMAH.

DENGAN BERTAMBAHNYA KASUS BARU POSITIF DI LAMPUNG SELATAN ARTINYA MASIH ADA PROSES PENULARAN DI MASYARAKAT, MAKA MARILAH KITA BERSAMA-SAMA SENANTIASA BERDOA AGAR KITA SELALU DALAM KEADAAN SEHAT, KARENA KITA TIDAK TAHU SIAPA SAJA ORANG DI SEKITAR KITA YANG TERMASUK ORANG TANPA GEJALA DAN DAPAT MENULARKAN COVID 19 KEPADA ORANG LAIN.

MAKA MARILAH BERSAMA-SAMA KITA BANGKIT DAN SECARA BERGOTONG ROYONG MEMUTUS PENYEBARAN COVID 19 AGAR TIDAK LEBIH LUAS LAGI, MULAI DARI DIRI SENDIRI, KELUARGA DAN LINGKUNGAN SEKITAR. ITULAH PERAN TERBESAR KITA SEBAGAI MASYARAKAT UNTUK MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN DENGAN TINGGAL DI RUMAH SAJA, JAGA JARAK, TINGKATKAN PHBS, GUNAKAN MASKER DAN TINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH.

UNTUK SELANJUTNYA SAYA INFORMASIKAN PERKEMBANGAN KASUS COVID 19 DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN SAMPAI DENGAN TANGGAL 21 MEI 2020.

SEBAGAI BERIKUT :

JUMLAH PEMERIKSAAN RAPID TEST SEBANYAK 531 ORANG DENGAN HASIL REAKTIF 10 ORANG DAN NON REAKTIF 521 ORANG, DI LAKUKAN PADA SAAT KONTAK TRACING DI WILAYAH KECAMATAN KALIANDA, KECAMATAN CANDIPURO, KECAMATAN JATI AGUNG DAN KECAMATAN NATAR SERTA KECAMATAN SIDOMULYO. UNTUK KASUS DENGAN HASIL RAPID TEST REAKTIF SUDAH DILAKUKAN SWAB SEMUA TINGGAL MENUNGGU HASIL.

JUMLAH PEMERIKSAAN PCR 39 ORANG PDP DAN OTG DENGAN HASIL KONFIRMASI POSITIF 13 ORANG DAN HASIL NEGATIF 13 ORANG, DAN MASIH MENUNGGU HASIL 13 ORANG

JUMLAH ODP SEBANYAK 441 ORANG, MASIH DALAM PEMANTAUAN 13 ODP SERTA SELESAI DI PANTAU 428 ORANG.

JUMLAH PDP TOTAL 18 ORANG, MASIH DIRAWAT 5 ORANG DAN NEGATIF 12 ORANG SERTA MENINGGAL 1 ORANG.

JUMLAH OTG TOTAL 35 ORANG YANG MASIH PROSES PEMANTAUAN 8 ORANG DAN SELESAI PEMANTAUAN 27 ORANG.

JUMLAH KONFIRMASI POSITIF SEBANYAK 13 ORANG, ISOLASI MANDIRI 7 ORANG DAN SEMBUH 6 ORANG.

BERDASARKAN KELOMPOK UMUR

  • BAYI = 1 ORANG
  • REMAJA = 2 ORANG
  • USIA 40 SD 50 TH = 5 ORANG
  • USIA 51 SD 70 TH = 5 ORANG

BERDASARKAN JENIS KELAMIN 10 KASUS POSITIF BERJENIS KELAMIN LAKI-LAKI DAN 3 ORANG BERJENIS KELAMIN PEREMPUAN.

BERDASARKAN LOKASI DI KECAMATAN JATI AGUNG 5 KASUS, KECAMATAN NATAR 6 KASUS DAN KECAMATAN KALIANDA 2 KASUS.

DEMIKIAN PRESS RELEASE INI DI SAMPAIKAN, AGAR DAPAT DI PERGUNAKAN SEBAGAIMANA MESTINYA.

 7,725 total views,  4 views today

Lampung Selatan

Uji Publik DPS, Bagian Dari Keterbukaan KPUD Lampung Selatan

Published

on

By

Hanuang.com – KPU Kabupaten Lampung Selatan menggelar uji publik Data Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Lampung Selatan tahun 2020. Agenda tersebut merupakan upaya KPU dalam upaya mendapatkan tanggapan dan masukkan dari masyarakat terhadap jumlah daftar pemilih sementara (DPS) yang sebelumnya telah ditetapkan sebanyak 702.310 pemilih.

Ketua KPU Lampung Selatan, dalam Sambutannya mengatakan uji publik yang dilangsungkan di Aula Pertemuan Kantor KPU Kab. Lampung Selatan, Senin, 28 September 2020.

“ koreksi dan masukan dari stakeholder terkait jadi poin yang diharapkan pada pelaksanaan agenda tersebut” ujarnya.

Selanjutnya Uji Publik disampaikan oleh Anggota KPU Kab. Lam-Sel Divisi Program, Data dan Informasi Asma Emilia menjelaskan kronologi penetapan Daftar Jumlah pemilih (A.KWK) sejumlah 744.681, data A.KWK didapat dari hasil Sinkronisasi dan penyandingan data DP4 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap DPT Pileg terakhir 2019, dengan jumlah pemilih tersebut sebagai dasar dilakukannya pencocokan dan penelitian oleh PPDP. Lanjut asma, setelah di lakukan pencoklitan oleh PPDP tersebut dan telah ditetapkan dalam rapat pleno berjenjang menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 702.310 pemilih.

“Ini bagian dari pengumuman DPS untuk mendapat tanggapan dan masukkan masyarakat. Kami berharap ada tanggapan dan masukkan sebab bisa jadi masih ada masyarakat yang belum terdata sebagai pemilih,” ujar Asma Emilia, S.E, Komsioner KPU Lampung Selatan Divisi Program, Data dan Informasi itu.

Dijelaskan Asma, direntang waktu 29 September sampai 3 Oktober 2020 nanti, proses perbaikan data pemilih akan memasuki tahap pleno terbuka DPS hasil perbaikan oleh PPS, tanggal 4-6 Oktober 2020 pleno terbuka DPSHP di PPK, sedangkan di Kabupaten akan pleno terbuka tanggal 7-9 Oktober 2020 untuk menetapkan DPT. Ia mengatakan DPS memerlukan pencermatan bersama dari semua pihak.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadis Kerpendudukan dan Pencatatan Sipil Lampung Selatan, Edy Firnandi, Perwakilan Kesbangpol Lampung Selatan, Ketua STIE Muhammadiyah Kalianda Chotimatuzzahra,S.E.M.M, Ketua STIH Muhammadiyah Kalianda, Subagyo, S.H.M.H, Ketua STAI YASBA Kalianda, Drs, Yakub Yuhira, M.Pd, Tim Kampanye Pasangan Calon, Mahasiswa serta elemen lainnya

“Tujuan utamanya untuk validitas DPS. Ini bagian dari keterbukaan penyelenggara Pemilu kepada pemilih atau masyarakat bagi perbaikan data yang transparan dan akuntabel,” ujar asma.

Uji publik ini menjadi sangat penting untuk menjamin seluruh masyarakat yang memenuhi syarat terakomoidir dalam daftar pemilih. KPU Lampung Selatan juga membuka posko pelayanan Melindungi hak Pilih baik di tingkat PPS, PPK maupun KPU untuk menyempurnakan data pemilih. (*)

 391 total views,  391 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pemdes Sukaratu Gelar Musrenbangdes 2020, Berikut Bidang Yang Diusulkan

Published

on

By

Hanuang.com, Kalianda – Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) TA 2020, Senin, (28/09/20).

Kegiatan tersebut digelar di balai desa setempat, yang dihadiri oleh Camat Kalianda, Zaidan, KUPT se-Kecamatan Kalianda, Koramil Kalianda, Polsek Kalianda, Kades Sukaratu, Robi Cahyadi beserta jajaran, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga desa setempat.

Dalam giat tersebut, Kades Sukaratu, Robi Cahyadi, menyampaikan usulan yang akan dikerjakan di Tahun Anggaran 2021 melalui Dana Desa.

“Dalam usulan E-planning, kita mengusulkan Infrastruktur yakni diantaranya Rabat beton/talut di Dusun VI, Irigasi sabah juyu, Talut Way Itom, Bedah rumah dan Pamsimas,” ungkapnya.

Selain bidang infrastruktur, pihaknya juga mengusulkan bidang ekonomi diantaranya yakni pengadaan hewan ternak, pengadaan bibit pertanian, dan pengadaan alat tenun.

Selain dalam usulan E-planning, pihaknya telah mengusulkan berbagai poin dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) TA 2021. Adapun bidang diantaranya :

  1. Bidang Pembangunan
  2. Bidang pemberdayaan
  3. Bidang Penanggulangan Bencana Mendesak Desa

Terpisah, Camat Kalianda, Zaidan, menjelaskan bahwa tahun ini masyarakat akan mengahadapi pesta demokrasi dalam Pemilu Kepala Daerah.

Dirinya berharap agar masyarakat dapat menjaga kondusifitas dan tidak terprovokasi oleh hal-hal yang memantik kerusuhan.

“Ayo kita sukseskan, mari kita jaga persatuan dan kesatuan dengan tetap menjaga kondusifitas di desa kita” ucapnya. (Arya)

 494 total views,  494 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Gelar Musrenbangdes 2020, Desa Kedaton Prioritaskan Infrastruktur, Ekonomi, dan Sosial

Published

on

By

Hanuang.com, Kalianda – Pemerintahan Desa (Pemdes) Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) TA 2020, Senin, (28/09/20).

Kegiatan tersebut digelar di balai desa setempat, yang dihadiri oleh Sekretaris Camat Kalianda, Iwan AR, KUPT se-Kecamatan Kalianda, Koramil Kalianda, Polsek Kalianda, Kades Kedaton, Junaidi beserta jajaran, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, beserta warga desa setempat.

Dalam giat tersebut, Kades Kedaton, Junaidi, menyampaikan usulan yang akan dikerjakan di Tahun Anggaran 2021 melalui Dana Desa.

“Semuanya sudah kita rumuskan melalui Musyawarah Dusun (Musdus), dan kita sampaikan disini, Selain itu juga kita sampaikan untuk usulan melalui APBD Tahun Anggaran 2022” ucapnya.

“Dalam E-planning dimana format usulannya telah ditentukan dan disepakati yakni 4 Infrastruktur, 2 Ekonomi, dan 2 Sosial” jelasnya.

“Kita juga sudah mengusulkan yang lain diluar dari E-planning kepada wakil rakyat yang nantinya akan dimasukkan melalui Pokok pikiran (Pokir)” tutupnya.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Camat Kalianda, Iwan AR, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbangdes tetap menggunakan standar Covid-19.

“Standar Covid-19 tetap diterapkan, mengingat virus Corona ini sudah menjadi Pandemi” ucapnya.

Selain itu dirinya mengimbau, dalam memasuki tahapan Pilkada tetap menjaga kondusifitas agar pelaksanaan berjalan lancar dan sukses.

“Menyambut Pemilu kepala daerah, mari kita sukseskan dengan menjaga kondusifitas diwilayahnya masing-masing” tambahnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Penggunaan anggaran Dana Desa Tahun 2021 tetap mengacu kepada Permendes No. 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Yang mana didalamnya mengatur 18 bidang kriteria diantaranya yakni :

  1. Desa tanpa kemiskinan
  2. Desa tanpa kelaparan
  3. Desa sehat dan sejahtera
  4. Pendidikan desa berkualitas
  5. Keterlibatan perempuan desa
  6. Desa layak air bersih dan sanitasi
  7. Desa bersinergi bersih dan terbarukan
  8. Pertumbuhan ekonomi desa merata
  9. Infrastruktur dan Inovasi desa sesuai kebutuhan
  10. Dena tanpa kesenjangan
  11. Kawasan permukiman desa aman dan nyaman
  12. Konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan
  13. Desa tanggap perubahan iklim
  14. Desa peduli lingkungan laut
  15. Desa peduli lingkungan darat
  16. Desa damai berkeadilan
  17. Kemitraan untuk pembangunan desa
  18. Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif. (Arya)

 495 total views,  494 views today

Continue Reading

Trending Topic