Connect with us

Lampung Selatan

Bentuk Sinergitas, LPKSM-GML Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama OJK RI

Published

on

Hanuang.com, Bandar Lampung – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Gema Masyarakat Lokal (GML) menggelar silaturahmi dan audiensi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI Perwakilan Lampung dalam rangka Rapat Dengar Pendapat (RDP), Jum’at, (10/01/20).

Kepala OJK RI Perwakilan Lampung, Indra Krisna, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPKSM-GML dalam konteks perlindungan konsumen bidang keuangan yang ada di Lampung.

Indra menambahkan, sesuai UU OJK yang bertugas mengatur mengawasi dan melindungi industri keuangan. Terlebih perihal edukasi tentang lembaga keuangan bank dan non bank.

“Karena secara data kondisi keuangan di Lampung literasi keuangan 30,11% dan inklusi keuangan 61,19% ini jauh dibawah kondisi literasi dan inklusi keuangan tingkat nasional” ungkapnya.

Ketua DPW LPKSM-GML Lampung, Ahmad Muslimin, menyambut baik atas uraian yang dijelaskan oleh Kepala OJK RI Perwakilan Lampung.

“Kami menjelaskan juga bahwa LPKSM GML Lampung ini hadir dari keresahan dan kehendak konsumen ditingkat bawah, dalam hal persoalan pembiayaan keuangan” bebernya.

“Memang persoalan edukasi, literasi masih jadi pekerjaan rumah yang besar bagi pemahaman konsumen terhadap kondisi industri keuangan di Lampung. Kita selalu siap membantu dan bekerjasama, agar OJK RI tidak melulu disibukkan oleh masalah-masalah yang seharusnya bisa diselesaikan ditingkatan bawah antara kreditur debitur dalam proses industri keuangan” tambahnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPP LPKSM-GML, Saifunnaim, menjelaskan bahwa, LPKSM-GML dan OJK RI Perwakilan Lampung bisa bersinergi dalam hal edukasi ditingkat bawah bersama konsumen agar konsumen lebih mengerti bagaimana kondisi industri keuangan sehingga konsumen tidak banyak dirugikan.

“Selain itu kita juga mendorong OJK RI Perwakilan Lampung dan LPKSM-GML untuk bekerja bersama ditingkat bawah, sehingga keadaan inklusi dan literasi keuangan lampung bisa meningkat. Sehingga konsumen di Lampung bisa lebih cerdas dan mandiri dalam menggunakan produk keuangan bank maupun non bank” tutur Kang Ayi sapaan akrabnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, hadir dalam kegiatan Rapat Dengar Pendapat Tersebut (RDP), Kepala OJK RI Perwakilan Bandar Lampung, Indra Krisna, Kepala Pengawasan OJK RI Perwakilan Lampung, Jon, Kabid Pengawas Lembaga Keuangan Non Bank, Herwan, Kasubbag Edukasi & Perlindungan Konsumen, Dwi Krisno Yudi Promono.

Hadir juga dalam giat tersebut, Ketua DPP LPKSM GML, Saifunnaim yang biasa disebut Kang Ayi sapaan akrabnya_red), Wakil Ketua DPP LPKSM GML, Hermawan, Ketua DPW LPKSM-GML Lampung, Ahmad Muslimin, Dewan Pendiri, Dailami Magada, Dewan Penasehat, Ami Mahzumi, Bendahara Umum (Bendum_red), Amral Rismansyah, beserta jajaran DPP & DPW LPKSM GML. (Arya)

 4,699 total views,  9 views today

Lampung Selatan

Penguatan Tusi Pengamanan, Kalapas Kalianda : ‘Petugas Harus Memiliki Integritas dan Komitmen’

Published

on

By

Hanuang.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda menggelar kegiatan Penguatan Tusi kepada Petugas Pengamanan Lapas Kalianda di Aula Lapas Kalianda, Rabu (16/6).

Kegiatan digelar secara Interna dengan tetap memperhatikan Prosedur Protokol Kesehatan Pencegahan Covid – 19, yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer baik sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan.

Dalam kegiatan, Pemaparan Penguatan Tusi Pengamanan dilakukan oleh Kepala Lapas, Dr. Tetra Destorie, Ka. KPLP, dan Kasi. Kamtib Lapas Kalianda.

Dr. Tetra Destorie memaparkan bahwa Petugas Pengamanan harus memiliki integritas dan komitmen dalam melaksanakan tugas.

“Petugas Pengamanan harus memiliki Integritas dan Komitmen, supaya bisa berhasil dalam melaksanakan tugas pengawasan dan pemeliharaan tata tertib di Lapas,” papar Kalapas.

“Karena dengan Integritas dan Komitmen menjadikan manusia bisa memimpin dan dipimpin, serta membuat lahirnya kepercayaan, sehingga tujuan kita di bidanh Pengamanan bisa berhasil,” tambahnya.

Dengan Penguatan Tusi Pengamanan, dirinya percaya bahwa Gangguan Keamanan dan Ketertiban bisa diantisipasi sedini mungkin oleh Petugas Pengamanan.

“Sekecil apapun bentuk Gangguan Kamtib harus diantisipasi sedini mungkin, sehingga Lapas kita jadi aman dan kondusif. Saya yakin dan percaya kepada Petugas Pengamanan kita untuk bisa menanggulangi hal tersebut,” tutup Dr. Tetra Destorie. (*)

 121 total views,  121 views today

Continue Reading

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Berhasil Amankan Ribuan Burung Kicau

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil amankan 2.057 (dua ribu lima puluh tujuh) ekor burung, diantaranya berjenis satwa liar yang dilindungi.

Burung-burung itu, dipergoki oleh petugas ketika melakukan pemeriksaan kendaraan di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Rencananya, burung yang dikemas dalam paket keranjang plastik itu akan di seberangkan ke daerah Cikande, Serang – Banten menggunakan sebuah mobil.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdiansyah membenarkan kejadian itu.

“Betul. Tepatnya hari Selasa (15/6/2021), pukul 01.00 WIB. Petugas mengamankan IH (32) alias S bersama satu unit mobil yang mengangkut satwa liar di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” sebut Kapolsek, Rabu (16/6/2021) pagi.

Diketahui, kendaraan Toyota Avanza warna silver ber-nopol BG 1544 FD yang kedapatan mengangkut 2.057 ekor burung berbagai jenis yang dikemas dalam 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 buah kardus kecil warna coklat.

“Berdasarkan keterangan saudara IH, satwa liar tersebut diangkut dari rumah B di Way Kanan dan akan dibawa menuju daerah Cikande. Sedangkan, inisial B sudah di tetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang, red.),” terang AKP Ferdi.

Ketika ditanya, IH nekat mengirimkan satwa liar itu karena mendapat ongkos kirim berjumlah lumayan menggiurkan. “Iya. Dapat bayaran Rp. 3,5 juta,” ujarnya bernada lesu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, pengangkut berikut barang bukti berupa 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 kardus kecil warna coklat, satwa liar jenis burung sejumlah 2.047 ekor, dengan rincian satwa yang tidak dilindungi diantaranya, 930 ekor burung Jalak Kebo, 510 ekor burung Perenjak, 210 ekor burung Gelatik, 270 ekor burung Perkutut, 96 ekor burung Pleci, 24 ekor burung kepodang, 5 ekor burung Konin dan 5 ekor Burung Muncang. Sedangkan, jenis satwa yang dilindungi seperti, 5 ekor burung Cucak Ranting dan 5 ekor burung Cucak Ijo Mini. Kesemuanya dibawa ke kantor KSKP Bakauheni.

“IH dipersangkakan melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf (a) Jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No.5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan,” pungkas AKP Ferdi. (*)

 247 total views,  247 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Di Sragi, Babinsa Palas Gotong-Royong Perbaiki Fasilitas Umum

Published

on

By

Hanuang.com – Babinsa Koramil Palas, menggelar gotong-royong dalam membangun dan melakukan pengecatan fasilitas Umum di desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (16/06/21).

Hal itu dilakukan oleh Serda Anwar dan 4 Personil anggota Koramil 421-08/Palas yang melaksanakan kegiatan gotong-royong bersama warga masyarakat setempat.

“Kegiatan gotong-royong adalah salah satu budaya warisan leluhur yang harus kita lestarikan karena mempunyai nilai-nilai kebersamaan/persatuan, guyup, dan penuh kekeluargaan” beber Serda Anwar.

“Oleh karena itu dalam kegiatan ini saya bersama warga masyarakat ds Baktirasa Kecamatan Sragi melakukan pembangunan dan pengecetan fasilitas umum supaya masyarakat bisa menggunakan fasilitas umum dengan nyaman” tutupnya. (*)

 245 total views,  245 views today

Continue Reading

Trending Topic