Hanuang.com

Home

Aparatur Desa Ini, Diduga Biarkan Bendera Pusaka RI Robek & Lusuh

Hanuang.com – Kepedulian Ormas GML terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Memiliki kebersamaan akan kesadaran dari pemerintah desa setempat.

Ormas GML Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pasawaran, Yang diketuai oleh Rudi Sapari A.S, Dan Jajarannya, Muhlisin Serta Ariyadi, Sangat menyayangkan sikap dari pihak aparatur desa setempat yang tidak peka dengan keadaan bendera pusaka RI, dengan dibiarkan Lusuh, Rusak, Robek dan Terkoyak tetap berkibar tanpa diganti.

Bendera Merah Putih yang menjadi alat pemersatu bangsa, Dibiarkan berkibar rusak dan lusuh seolah tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Desa setempat, Khususnya pihak kantor Sekretariat Sukamandi, Waylima, Pesawaran.

Ormas GML setelah melihat Bendera Merah Putih yang Rusak, Robek terpasang, lalu mereka mencari bendera baru dan menggantinya dan sebelum menurunkan bendera ormas GML menemui salah satu kadus di Desa tersebut dan menyaksikan¬† penurunan dan pergantian bendera merah putih tersebut,” Jelasnya Rudi.

Bendera Pusaka RI sebagai simbol negara, Apalagi Pada tgl 10 November 2019, Adalah hari pahlawan dan bendera ditemukan dalam keadaan rusak dan robek terpasang, Rabu, (13/11/19).

Masih menurut Ketua ORMAS GML, tertuang dalam UU Nomor 24 tahun 2009 Pasal 24c tentang larangan mengibarkan bendera yang sudah dalam keadaan Lusuh, Kusam, Robek, Rusak dan Luntur diancam pidana.” Ungkapnya.

Barang siapa yang mengibarkanya dipenjara 1 satu tahun penjara paling lama, Dengan denda paling banyak Rp100 Juta.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun. Hingga berita ini diterbitkan, Aparatur desa setempat belum dapat dikonfirmasi. (Arya)

Share

BERITA TERBARU