Connect with us

Kriminalitas

92 Kg Ganja Kering Diamankan Sat Narkoba Polres Lamsel

Published

on

Hanuang.com – Puluhan kilogram narkotika jenis ganja berhasil diamankan Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan (Lamsel), pada Selasa lalu, (04/12/18).

Narkotika yang dibawa menggunakan jasa pengiriman paket PT Els Exspress dari daerah Kalibalok, Bandar Lampung itu akan dikirim ke Jakarta, melalui Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lamsel.

“Ganja dengan total seberat 92 kg tersebut diamankan di area Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni. Petugas menemukan empat kardus berwarna coklat, masing-masing berisi 23 paket ganja,” kata Syarhan saat Ekpose di Mapolres Lamsel, Senin (10/12/2018).

IMG-20181210-WA0106-1024x486 92 Kg Ganja Kering Diamankan Sat Narkoba Polres Lamsel
Kapolres Lamsel, AKBP. Mohamad Syarhan Beserta Jajaran Saat Merilis Tangkapan Narkotika Jenis Ganja Di Halaman Mapolres Setempat

Syarhan melanjutkan, saat penemuan narkotika tersebut petugas tak menemukan pemilik barang tersebut, namun petugas mendapatkan alamat dan nama si penerima barang haram itu.

“Hanya ada nama pengirim yakni Iwan dan Munandar yang sampai saat ini masih DPO (Daftar Pencarian Orang),” lanjut Syarhan.

Setelah dilakukan pengembangan yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba, Iptu Ferdiansyah, petugas mengamankan dua orang tersangka yakni Suyafi Prasura warga Depok, Jawa Barat dan Reynaldi Aditya Purnama alias Aldi warga Bekasi, Jawa Barat.

“Dari hasil pengembangan, pada hari Rabu (05/12/18) petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka ini yang hendak mengambil barang tersebut di daerah Jakarta,” terang Syarhan.

IMG-20181210-WA0103-1024x486 92 Kg Ganja Kering Diamankan Sat Narkoba Polres Lamsel
Kedua Tersangka Saat Diwawancarai Oleh Para Awak Media

Menurut pengakuan para tersangka, mereka hanya diperintah oleh Iwan dan Munandar yang menjadi DPO untuk mengambil paket tersebut di tempat pool ekspedisi itu.

“Pengakuan mereka, mereka diperintah dan akan mendapatkan imbalan sebesar Rp. 20 juta,” pungkas Syarhan.

Saat ini para tersangka diamankan di Mapolres Lamsel dan akan dijerat dengan pasal 111 ayat (2) dan pasal 115 ayat (2) undang undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup (Arya)

 7,044 total views,  4 views today

Kriminalitas

Maling Jahe Di Way Kalam, Warga Penengahan Diamankan Polisi

Published

on

By

Hanuang.com – Pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) kembali diamankan Polsek Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel). Yakni SP (36) warga Desa Penengahan, Kecamatan Penengahan.

Pria pengangguran tersebut, dibekuk polisi saat tengah mencuri jahe dikebun milik Sanusi (49) yang berada di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Lamsel, Kamis (30/4/2020) sekitar pukul 21.30 wib.

Sebelumnya, aksi pencurian jahe yang dilakukan tersangka SP diketahui oleh sang pemilik. Selanjutnya, sembari mengintai, pemilik kebun jahe tersebut menghubungi pos jaga Polsek Penengahan.

“Kemudian, pelaku dapat diamankan berikut satu karung buah jahe hasil curian. Selain itu, saat di tangkap, pada pinggang pelaku di temukan Sajam jenis pisau garpu,” ungkap Kapolsek Penengahan, AKP Hendra mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM kepada wartawan, Jum’at (1/5/2020).

AKP Hendra melanjutkan, pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Penengahan beserta barang bukti.

“Tindakan kepolisian, yakni dari menerima laporan, cek TKP dan buat sket TKP. Kemudian, menangkap pelaku, mengamankan BB lalu sidik tuntas,” tutupnya. (Arya)

 7,493 total views,  13 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Ditengah Pandemi COVID-19, Polres Lamsel Berhasil Amankan Puluhan Kilo Ganja & Ribuan Butir Ekstasi

Published

on

By

Hanuang.com – Kinerja Polres Lampung Selatan (Lamsel) dalam memberantas peredaran Narkoba sepertinya patut diapresiasi. Pasalnya, baru-baru ini Korp Bhayangkara itu kembali berhasil mengamankan sekitar 72 kilogram ganja dan 5.087 butir ekstacy.

Kapolres Lamsel, AKBP Edy Purnomo, SH, SIK, MM menegaskan, sejumlah barang haram tersebut berhasil diamankan polisi dari pemeriksaan yang dilakukan di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Penyebrangan ASDP Bakauheni.

“Polisi berhasil mengamankan 6 tersangka dari total 3 kasus,” ungkap AKBP Edy Purnomo dalam press release di Halaman Mapolres Lamsel, siang tadi (20/4/2020).

Berdasarkan kronologisnya, pertama, polisi berhasil mengamankan YP (35) dan MM (34) di SI Pelabuhan Penyebrangan Bakauheni pada Senin (16/3/2020) sekitar pukul 00.15 wib. Modus yang digunakan, yakni dengan membawa 40 paket ganja yang dikemas dalam 2 buah kardus. Kemudian, 10 paket di dalam tas ransel, 10 paket dan 2 paket besar ditemukan didalam tas koper. 62 paket tersebut diamankan dari kendaraan bus penumpang Sempati Star BL 2817 AA.

“Ganja tersebut diduga berasal dari Aceh untuk diselundupkan ke Pulau Jawa. Para pelaku berusaha mengecoh petugas disaat situasi pandemi Covid-19,” lanjut AKBP Edy.

Ditempat yang sama, pada Senin (13/4/2020) pukul 22.30 wib, Satres Narkoba Polres Lamsel kembali mengamankan sekitar 7 kilogram ganja dengan modus pengiriman paket yang akan dikirimkan ke Bekasi. Barang tersebut dikemas dengan lakban warna coklat yang dimasukan didalam 2 buah kardus dan dibungkus plastik warna biru.

“Dari hasil pengembangan, polisi berhasil mengamankan FA (37) pada Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 10.00 wib, yang diduga sebagai penerima paket ganja tersebut, di Bekasi,” imbuh AKBP Edy.

Mantan Kapolres Mesuji itu menambahkan, kasus ke tiga yakni ekstacy sebanyak 87 butir yang juga berhasil diamankan petugas di SI Bakauheni, Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 2.20 wib dinihari.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan 2 pelaku. Yakni BH (36), DK (27) yang mengendari Toyota Inova Reborn B 1422 NRS.

“Modusnya, ekstacy dimasukkan kedalam celana dalam yang digunakan tersangka BH untuk mengecoh petugas. Setelah dilakukan pengembangan, pada hari Selasa (14/4/2020) polisi kembali mengamankan satu tersangka lainnya yakni H (36) di daerah Tangerang Banten. Dari penangkapan terhadap tersangka H, petugas kembali menemukan sekitar 5 ribu butir ekstacy,” katanya.

Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Lamsel. (Arya)

 4,227 total views,  10 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Tiga Pelaku Maling Motor Asal Lamtim, Berhasil Diringkus Jajaran Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Polsek Jati Agung, Lampung Selatan (Lamsel) berhasil meringkus tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Lampung Timur (Lamtim), Minggu (12/4/2020).

Ketiga pelaku yakni masing-masing, HS (15), RN (16), SAP (16). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lamtim, Lampung.

Sebelumnya, ketiga pelaku telah melakukan tindakan Curat dengan mengambil sepeda motor merk Honda Beat, dengan nopol BE 5787 PK disekitar Komplek Perkantoran Kota Baru Provinsi Lampung, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lamsel, Minggu (12/4).

Kapolsek Jati Agung, IPTU Mayer Siregar, mendampingi Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM mengatakan, pelaku membawa kabur speda motor milik korban, Titin Uun Irawati (42) dengan cara merusak kunci kendaraan, dengan menggunakan kuci leter T.

“Korban baru saja memarkirkan kendaraannya di pinggi jalan, kemudian korban menuju kebun miliknya. Tak berselang lama, hanya sekitar 10 menit, sepeda motor milik korban sudah tidak ada lagi. Diduga, pelaku melakukan pencurian dengan cara menggunakan kunci liter T untuk membuka dan menghidupkan sepeda motor korban,”ternag IPTU Mayer, Minggu (19/4/2020).

Dari kejadian tersebut, korban kemudian melapor ke SPKT Polsek Jati Agung guna dilakukan penyelidikan dan penindakan. IPTU Mayer mengungkapkan, pelaku kemudian dapat diamankan dalam waktu beberapa jam setelah korban melapor.

“Tak berselang lama, setelah anggota mendapatkan informasi yang valid, pelaku kemudian berhasil diamankan. Yaitu disekitar masjid yang berada di wilayah hukum Polres Lamtim. Kemudian, anggota langsung membawa pelaku ke Mapolsek Jati Agung,” lanjutnya.

Kapolsek melanjutkan, selain tiga pelaku yang telah diamankan, polisi juga tengah membidik pelaku lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus tersebut.

“Dari hasil pengembangan, masih ada satu pelaku lagi yang belum diamankan, masih DPO,” tukasnya. (Arya)

 5,913 total views,  10 views today

Continue Reading

Trending Topic