Connect with us

Bandar Lampung

69 Peserta CPNS Lamsel Gabung Dengan Pesawaran Ikuti Tes SKB

Published

on

Hanuang.com – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2018 untuk Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dipusatkan di Gedung Hall A Komplek PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Untuk hari pertama atau Minggu (9/12/2018), peserta Kabupaten Lamsel tergabung bersama peserta asal Kabupaten Pesawaran pada sesi ke IV. 

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lamsel, M. Dharma Kurniawan mengatakan, pelaksanaan SKB dihari pertama, hanya berlangsung satu sesi.

IMG-20181209-WA0071-1024x631 69 Peserta CPNS Lamsel Gabung Dengan Pesawaran Ikuti Tes SKB

“Memang persesinya diikuti sebanyak 140 peserta. Tetapi, karena kita (Lamsel, red) tergabung dengan Pesawaran, jadi hanya 69 peserta yang ikut SKB,” kata Dharma mendampingi Kepala BKD Lamsel Akar Wibowo.

Dia menjelaskan, Pelakasanaan tes SKB tidak jauh seperti SKD sebelumnya yang menggunakan sistem CAT (computer Assist Test). Pelaksanaan SKB pada sesi IV dimulai pukul 14.30 WIB.

“Alhamdulillah, pelaksanaan hari ini tidak ada kendala yang signifikan,” katanya.

Sementara itu, panitia BKD Lamsel juga masih membuka pelayanan bagi peserta yang nomor ujiannya hilang atau rusak.

“Untuk peserta yag nomornya hilang, panitia menyiapkan pos khusus untuk pelayanan,” katanya lagi.

IMG-20181209-WA0069-1024x581 69 Peserta CPNS Lamsel Gabung Dengan Pesawaran Ikuti Tes SKB

Sedangkan, untuk hari kedua dan ketiga, pelaksanaan tes SKB kembali dibagi menjadi 4 sesi. 

Dimana masing-masing sesi berdurasi 90 menit, satu sesinya diikuti sebanyak 140 peserta.

“Untuk besok dan lusa, kita berlakukan kembali 4 sesi. Untuk Sesi pertama dimulai pukul 08.00 WIB. Total keseluruhan peserta yang ikut SKB berjumlah 767 peserta,” punkasnya. (Arya/Kmf)

 1,376 total views,  8 views today

Advertorial

Made Bagiasa : “Perubahan Perilaku Pada Anak Harus Dipantau”

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Made Bagiasa, melakukan Sosialisasi Perda (Sosperda) nomor 1 tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif.

Dengan tetap mengedepankan protokoler Kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan social distancing, Wakil Ketua Komisi II DPRD Lampung tersebut menerangkan betapa pentingnya isi dari Perda tersebut.

Menurutnya, penyelamatan generasi bangsa dari bahaya narkoba harus dimuali sejak dini, seperti dari satuan lingkungan terkecil yaitu keluarga. Keluarga harus memberi pemahaman yang baik dari efek negatif dari penggunaan atau pemakaian narkoba dan mewaspadai lingkungan sekitar anak agar jangan terpangaruhi dan dicekoki narkoba.

“Perubahan perilaku pada anak harus terus dipantau oleh orangtua secara terus menerus. Dengan menanamkan keimanan akan keagamaan dan pendidikan yang baik pada anak dan pengawasan secara terus menurus sampai anak beranjak dewasa maka akan tertanam sikap dan daya tangkal yang kuat pada anak untuk menjauhi narkoba,” terangnya pada Sosper di Desa Umbul Tinggi Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Jumat (10/07/2020).

Politisi Golkar Lampung tersebut juga mengajak, kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda untuk perangi narkoba dengan salah satu cara menerapkan pola hidup sehat.“Di tengah Pandemi Covid-19, sebaiknya masyarakat khususnya para generasi muda beraktifitas dengan kegiatan yang positif, seperti olahraga demi menjaga ketahanan imunitas dalam tubuh,” ujarnya.

Kemudian diiakhir acara, dirinya juga kembali menghimbau kepada seluruh elemen agar jangan sekali-kali mendekati barang haram dan sejenisnya tersebut.

“Saya selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya anak muda agar menjauhi yang namanya narkoba. Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensosialisasikan tentang bahaya narkoba di tengah keluarga ataupun masyarakat,” jelasnya.

Perlu diketahui, dalam kegiatan Sosperda tersebut, juga menghadirkan Perangkat dan para Pamong setempat, serta ratusan masyrakat sekitar. Diakhir kesempatan tersebut juga, Bli Made memberikan buku dan beberapa bantuan kepada masyarakat. (*)

 131 total views,  72 views today

Continue Reading

Advertorial

Di Kota Gajah, Ketua DPRD Lampung Sosialisasi Perda Tentang Narkoba

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Guhmay menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyelenggaraan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya, di kampung Sritejo Kencono, Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah. Kamis, (09/07/20).

Hadir dalam acara sosialisasi Perda ini Camat dan Kapolsek Kota Gajah serta diikuti perwakilan Kelompok Wanita Tani, Pemuda Karang Taruna, tokoh masyarakat se Kecamatan Kota Gajah.

Dalam paparannya mingrum mengajak agar para orang tua dapat terus mengawasi dan menjaga anak-anak serta keluarga dari bahaya narkoba.

Ruang lingkup pengaturan dalam perda ini meliputi antisipasi dini, pencegahan, penanganan, pendanaan partisipasi masyarakat dan penghargaan.

Ditambahkan mingrum, peran lingkungan dan keluarga menjadi kunci utama dalam menjaga bahaya narkoba.

Upaya dapat dilakukan salah satunya dengan membentuk dan mengoptimalkan tim penanggulangan bahaya narkotika, psikotropika dan zat aktif lainya berbasis masyarakat serta peningkatan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi terhadap penyalagunaan narkotika dan psikotropika. Ujarnya

Ditengah pandemi covid 19 dan memasuki tatanan New Normal Mingrum menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam keseharian guna pencegahan penularan covid 19.

Camat Kota Gajah Muliwan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan dan kehadiran ketua DPRD Provinsi Lampung pada acara sosialisasi Perda di Kecamatan Kota Gajah, “upaya telah banyak kami lakukan dalam hal pencegahan penyalagunaan narkoba di wilayah kecamatan Kota gajah salah satunya mengoptimalkan peran Linmas dan Pol PP kecamatan dalam melakukan patroli wilayah guna mengantisipasi pencegahan dini penyalagunaan narkoba, harapan kami kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung agar kiranya dapat membantu program dalam pencegahan penyalagunaan narkoba diwilayah kecamatan Kota Gajah.

Pada kesempatan sosialisasi perda ini juga Mingrum menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta sosialisasi. (*)

 113 total views,  52 views today

Continue Reading

Advertorial

Sahlan Syukur Minta Warga Natar Jauhi Narkoba

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota DPRD Provinsi Lampun, Sahlah Syukur, asal dapil Lampung Selatan Fraksi PDI-Perjuangan, gelar agenda Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung nomor 1 tahun 2019, tentang fasilitas penanganan penyalahgunaan Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainya. Sabtu (11/7/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sukadamai Kecamatan Natar mulai pukul 10.00 WIB, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu jaga jarak dan memakai masker. Menghadirkan dua Narasumber yakni Dra. Nur Prima Qurbani M.Si dari Dinas Pendidikan dan Budaya Provinsi Lampung dan Vania Amanda Samor, S.Farm Mahasiswa lulusan Universitas Gadjah Mada.

Pria yang kerab disapa Aan tersebut mengatakan, Dalam pemaparan pemateri bahwa penggunaan narkoba sangat berbahaya untuk kita semua dan mengakibatkan akan maraknya kejahatan yang terjadi. Maka, dari itu mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah penggunaan narkoba dikalangan remaja.

“Dengan adanya peraturan daerah ini, saya berharap dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat, bagaiamana cara pencegahan narkoba baik di lingkungan tempat bekerja maupun di lingkungan tempat tinggal,” kata Aan, dihadapan masyarakat.

Sejalan hal tersebut, tambahnya, pihaknya siap kapan dan di manapun jika dibutuhkan masyarakat untuk memberikan pencerahan tentang bahaya penggunaan narkoba.

“Narkoba sangat rentan merasuki dan merusak semua kalangan, termasuk dikalangan remaja. Terkadang, tidak sedikit orang terjebak akan pola pikir yang salah, ingin meraih sesuatu dengan cara cepat sehingga menggunakan narkoba. Padahal tidak akan prestasi jika menggunakan narkoba.Yang betul itu “Narkoba No, Prestasi Yes,” ujarnya.

Diselang selesai kegiatan, Aan meluangkan waktu untuk bercengkrama dengan masyarakat Sukadamai terkait pertanian, perternakan, perikanan dll, yang hari ini menjadi tugasnya di komisi II.

“Datangnya saya kesini selain menjalankan tanggung jawab saya perihal Sosialisasi Peraturan Daerah saya berharap jadinya saya sebagai anggota dewan dapat dimanfaatkan oleh bapak ibu, maka itu saya ingin berdiskusi dengan bapak ibu sekalian tentang pertanian, perternakan, perikanan dll,” kata Aan. (*)

 724 total views,  568 views today

Continue Reading

Trending Topic